 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Jurus-Jurus Maut Gus Dur Pendekar Ciganjur Memeluk Kursi
Jakarta, 2 April 2001 11:10 Lewat jurus ''memorandum satu menuntut jawaban'', para pendekar dari Gedung DPR Senayan berhasil membuat Gus Dur sempoyongan. Tapi Gus Dur tak kenal menyerah. Ia malah mengeluarkan jurus maut ''menggeser menteri memukul sekjen''. Lewat layar kaca Gus Dur juga melemparkan berbagai jurus. Seperti ''memeluk kursi mengancam merdeka'', ''mengakui hubungan tanpa rasa setia'', "Pertemuan sembunyi-sembunyi" juga "Kawan Kita Menggoyang Golkar". Pada Marzuki Darusman Gus Dur meleparkan jurus "menangkap tiga koruptor." Ada juga jurus, "Melempar koruptor ke Nusakambangan".
Boleh jadi, jurus-jurus yang dikembangkan Gus Dur belakangan ini memang jurus rahasia yang tak banyak dikenal. Semacam jurus ''dewa mabuk'' dalam saga (cerita sejarah yang telah bercampur fantasi rakyat) tentang Wong Fei Hung, tokoh pejuang Tiongkok antipenjajahan Barat. Tapi di tengah hembusan keras angin maut ''memorandum usai terbitlah sidang'', ada lagi satu gempuran baru bagi Gus Dur. "Tinjauan murni neurologi, psikiatri, dan optalmologi," empat dokter yang disampaikan ke DPR. Jika dalam film-film kungfu Hong Kong Wong Fei Hung selalu digambarkan tak terkalahkan, maka akhir jurus ''dewa mabuk'' Gus Dur layak ditunggu. [Laporan Utama Gatra, Nomor 20, Beredar 2 April 2001] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Massa Anarkhis Polri Akan Tindak Tegas Massa Anarkhis Jakarta, 3 April 2001 21:35 Kapuspen Polri Irjen Pol Didi Widayadi berjanji bahwa aparat Polri akan menghadapi setiap massa anarkis dengan tegas, tanpa memandang dari mana kelompok tersebut.
[ Print | Email ]
HAM PBB Mary Robinson Tak Jadi Lengser Dari PBB New York, 3 April 2001 20:41 Mary Robinson yang 19 Maret lalu bikin geger dengan rencana mundur dari Ketua Komisi Hak Asasi Manusia (HAM) PBB menarik ucapannya. Pada Sekjen PBB Kofi Anna, mantan Presiden Irlandia itu menyatakan masih bersedia jabatannya diperpanjang. [ Print | Email ]
Fatwa Jihad PBNU Sekjen PKB: Resolusi Jihad Hanya Sebatas Isu Jakarta, 3 April 2001 20:29 Resolusi atau Fatwa Jihad yang kabarnya bakal dikeluarkan untuk melawan penolakan DPR atas Memorandum Presiden disangkal Muhaimin Iskandar. "Resolusi itu hanya isu," katanya. PKB, lanjutnya, tak menganggap DPR sedang melakukan makar. [ Print | Email ]
Akbar Tidak Meragukan Kemampuan Mega
Bendahara PDIP: Kemampuan Mega Sudah Teruji
Gaji Pak Pos Naik Sekitar Rp 300 Ribu
Kedatangan Tim Review Masih Terganjal UU Bank Indonesia
Ribuan Orang Mendaftar Jadi 'Relawan Berani Mati Sahid'
|
|
KKN Listrik Karyawan PLN Gugat Paiton I dan Kuntoro Mangkusubroto Jakarta, 3 April 2001 20:24 Setelah gugatan Direksi PT PLN akhir 1999 ditarik pemerintah, kini karyawan PLN kembali menggugat Paiton I. Lewat lobi kuatnya ke pemerintah, usaha patungan yang dimiliki perusahaan Amerika tersebut, waktu itu berhasil melengserkan Dirut PLN Adhi Satria dari jabatannya. [ Print | Email ]
Impor Mobil Mewah Impor 50 Mobil Mewah Dibatalkan Jakarta, 3 April 2001 17:26 Pemerintah akhirnya membatalkan rencana impor mobil mewah untuk KTT G-15. Sebelumnya impor tetap dilakukan untuk 50 mobil. Gantinya, pemerintah akan menyewa, menggunakan mobil sitaan dan mobil menteri. "Biar saya naik taksi saja," kata Rizal Ramli. Jangan marah dong Pak Menteri. [ Print | Email ]
Kompromi Politik Kompromi Mustahil Jika Gus Dur Menolak Jakarta, 3 April 2001 17:06 Riswanda Imawan dan Sri Soemantri berpandangan bahwa kompromi ada di tangang Gus Dur. "Itu tak mungkin dilakukan, karena Gus Dur sebenarnya tidak suka dengan kompromi, apalagi bagi-bagi kekuasaan di pemerintahan," kata Riswandha. [ Print | Email ]
Gubernur Minta Diberi Kewenangan Mengatur Keamanan
Gus Dur Ingin Bertahan Hingga 2004
Kurs Rupiah Sesi Pagi Bertahan
Serikat Pekerja PLN Gugat Paiton I
William Soeryadjaya Digugat Mitra Bisnisnya
|
|
 |
|
|