 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Memorandum II Dan Nasib Gus Dur Patah Menjelang Istighotsah
Jakarta, 30 April 2001 09:39 Jumat malam lalu usai tampil di TVRI untuk menyampaikan pidato perdamaian Presiden Abdurrahman Wahid langsung mengikuti rapat di Partai Kebangkitan Bangsa. Malam itu Gus Dur seolah sudah kehilangan kegemaran guyonnya. Ia terlihat serius, termasuk ketika memberikan pandangannya atas situasi politik terakhir kepada para peserta rapat. ''Gus Dur terkesan sudah patah arang,'' kata sumber Gatra yang hadir dalam forum itu.
Tiba-tiba, dalam kata sambutannya, nada bicara Gus Dur meninggi ketika menyinggung kemungkinan keluarnya memorandum jilid kedua. ''Kalau memorandum II berisi penilaian kinerja atas presiden dan mengarah pada penggulingan pemerintah yang sah, saya akan membiarkan rakyat bersikap,'' kata sumber itu. Sikap Gus Dur itu seakan menjadi gong bagi pendukungnya untuk bergerak. Arifin Junaidi, Sekretaris Dewan Syuro PKB, secara tegas menyatakan, bila yang dicemaskan presiden itu terjadi, pihaknya akan melakukan perlawanan habis-habisan. ''Kalau perlawanan parlementer tak bisa lagi, kami akan melakukan perlawanan ekstraparlementer,'' kata Arifin Junaidi. [Laporan Utama Gatra Nomor 24 Beredar Senin 30 April] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
KKN Orde Baru Adrianus Mooy Diperiksa Kejakgung Jakarta, 30 April 2001 18:45 Mantan Gubernur BI Adrianus Mooy diperiksa Kejaksaan Agung, sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) dengan tersangka mantan Menteri Keuangan Ali Wardana. Mantan Menkeu Bambang Subianto juga diperiksa dalam kasus yang sama. [ Print | Email ]
Rapat Paripurna DPR Hari Sabarno: "Netral, Kok Diributkan" Jakarta, 30 April 2001 18:39 Wakil Ketua MPR dari Fraksi TNI/Polri Hari Sabarno mengaku tidak habis pikir. Karena banyak ditanya soal sikap "netral" dalam pandangan akhir fraksinya di depan Rapat Paripurna tadi siang. "Dulu TNI disuruh netral, sekarang sudah diikuti kok orang masih juga diributkan," katanya. [ Print | Email ]
Rapat Paripurna DPR Posisi Akhir 7:2:1, Rapat Diskor Hingga Jam 8 Malam Ini Jakarta, 30 April 2001 18:38 Setelah semua fraksi memberikan pandangan, sidang ditunda hingga pukul 8 malam ini. Posisi akhir sementara 7 mengusulkan Memorandum II, 2 Fraksi menolak, dan 1 Fraksi tidak abstain, yaitu Fraksi TNI/Polri. Keputusan akhir malam ini yang ditunggu-tunggu para pendukung Gus Dur yang masih bertahan di Jakarta. [ Print | Email ]
FKKI: Boleh Memorandum Tapi Bukan Keputusan Final
Massa Pro Gus Dur Muncul di Depan Gedung DPR
Posisi Sementara Masih 4:1; Fraksi TNI/POLRI Tak Sebut Memorandum II
Tokoh Front Kedaulatan Maluku Dipanggil Polisi
Fraksi Reformasi Setuju Memorandum II
|
|
Rapat Paripurna DPR F-PDU Minta DPR Keluarkan Memorandum II Jakarta, 30 April 2001 18:31 Fraksi Perserikatan Daulat Umat mengusulkan DPR mengeluarkan Memorandum II kepada Presiden Gus Dur. "Kami berpandangan tidak ada kesungguhan Presiden Wahid memperhatikan Memorandum I DPR bahkan cenderung menentang memorandum tersebut," kata juru bicara fraksi tersebut. [ Print | Email ]
Rapat Paripurna DPR FPBB: Setuju Memorandum II, Tapi Itu Bukan Vonis DPR Jakarta, 30 April 2001 18:03 Fraksi Partai Bulan Bintang menilai tidak ada kesungguhan presiden untuk memperbaiki kinerjanya. Presiden dianggap telah mengabaikan DPR yang seharusnya dalam penyelenggaraan pemerintah negara bekerja sama. Karena itu FBB menyetujui dikeluarkannya Memorandum II [ Print | Email ]
Sidang Paripurna DPR Fraksi PDKB Tidak Setuju Memorandum II Jakarta, 30 April 2001 17:49 Fraksi Partai Demokrasi Kasih Bangsa (FPDKB) meminta agar konflik antara Presiden dengan DPR dihentikan dengan tidak mengeluarkan memorandum II. Dengan sikap ini, berarti ada dua fraksi (dengan PKB) yang menolak memorandum II.
[ Print | Email ]
Ulama NU Berhasil Redam Amarah Massa Pro Gus Dur
Eki Sjahruddin: Masih Ada Harapan Buat Gus Dur
Penyebrangan Bakauheni Turun 50%
Puluhan Tangki BBM Biasa 'Kencing' Di Tengah Jalan
Penyeberangan Selat Bali Nyaris 'Lumpuh'
|
|
 |
|
|