spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
spacer
Info TMC Polda Metro Jaya
melalui Twitter.com
spacer
spacer
spacer
Teras BRI
spacer
BritAma BRI
spacer
spacer
Wisma Indonesia London
spacer
spacer
panduan
tarif iklan
Valid HTML 4.0!
sudut
spacer
spacer
spacer spacer spacer spacer spacer
TOPIK KITA HARI INI  
spacer
 
Penyelamatan Akbar Tandjung
Akal-akalan Jaring Pengaman
cov-viii-18Jakarta, 18 Maret 2002 00:34
Dengan wajah kuyu dan berlagak lugu, Winfried Simatupang meninggalkan ruang tahanan nomor 102 di Gedung Jaksa Agung Muda Pidana Umum, Kamis siang pekan lalu. Hari itu, ia harus menandatangani berita acara pemeriksaan (BAP), yang segera dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Jakarta. Itu adalah BAP baru, karena pria lulusan SMA ini telah menarik pengakuan sebelumnya setelah menyetorkan "uang Bulog" sebesar Rp. 40 Milyar. Winfried bersikeras, dana yang dikembalikan itu benar-benar uang Bulog. Ia "baru saja sadar" bahwa uang itu masih tersimpan di brankas rumahnya. ''Uang itu saya simpan di brankas dalam bentuk valuta asing,'' katanya.

Tapi, banyak pihak melihatnya sebagai akal-akalan untuk menyelamatkan Akbar Tandjung. Di kalangan anggota DPR, berembus kabar bahwa sejumlah pimpinan Golkar mengumpulkan dana untuk dikembalikan ke Kejaksaan Agung.
Misalnya Setya Novanto, anggota DPR yang mewakili Timor Timur --ketika Pemilu 1998 masih jadi bagian dari Indonesia-- yang juga Wakil Bendahara Golkar, menyetor Rp 10 milyar. Nama lain yang termasuk dalam isu itu adalah Mohammad S. Hidayat. Pengusaha pengembang yang juga Wakil Bendahara Golkar ini kabarnya menyetor Rp 15 milyar. Selain itu, disebut-sebut juga nama Fadel Muhammad dan Enggartiasto Lukita, semuanya menduduki pos bendahara di Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar.

Tapi kabar burung "Dana Jaring Pengaman Akbar" itu dengan enteng disangkal oleh nama-nama yang disebutkan di atas.
[Laporan Utama Gatra Nomor 18 Tahun ke VIII, Beredar 18 Maret 2002] [ Print | Email ]
 
   
gatra mobile
spacer
spacer
YANG HANGAT
spacer
 
KKN Bulog
Subijakto Tjakrawerdaya Meringkuk Di Tahanan Polda
Jakarta, 18 Maret 2002 23:07
Mantan Menteri Koperasi dan Pembinaan Usaha Kecil Menengah (Menkop/UKM) Subijakto Tjakrawerdaya, Senin pukul 22.30 WIB, resmi menjadi tahanan Polda Metro Jaya di Jakarta dalam kasus korupsi Rp 10 miliar di Koperasi Pegawai Departemen Koperasi (KPDK) saat ia menjadi Ketua KPDK. [ Print | Email ]


Pansus Bulog II
Pembentukan Pansus Bulog II Kembali Ditunda
Jakarta, 18 Maret 2002 22:57
RAPAT paripurna yang lebih banyak diisi dengan lobi itu akhirnya gagal membentuk Panitia Khusus Bulog yang melibatkan Ketua DPR Akbar Tandjung. Setelah melalui lobi dan konsultasi lebih dari 10 jam dan pembahasan tersendat-sendat, 10 fraksi akhirnya menunda membentuk Pansus hingga masa sidang berikutnya pada awal Mei. [ Print | Email ]


IBI: Kredit Macet, Akibat Risiko Tak Dapat Dikontrol Lebih Dominan
Mataram, 18 Maret 2002 16:36
Direktur Institut Bankir Indonesia (IBI) Purwoko mengatakan, kredit macet yang terjadi selama ini diakibatkan risiko tak dapat dikontrol lebih dominan dibanding risiko yang dapat dikontrol. Misalnya, dengan mencampuradukkan penggunaan dana perusahaan dan pribadi.

[ Print | Email ]


 
PT MEI Terbitkan Surat Utang Senilai 100 Juta Dolar AS
Jakarta, 18 Maret 2002 16:28
Anak perusahaan PT Medco Energi Internasional di Singapura -MEI Euro Finance Ltd.- telah menerbitkan surat utang berupa Senior Unsecured Notes senilai 100 juta dolar AS. Surat utang berjangka waktu lima tahun dengan bunga kupon sebesar 10%/tahun ini akan dicatatkan di Bursa Efek Singapura dengan harga penawaran perdana 98,09% dari nilai nominal. [ Print | Email ]


Proyek KSO IV
Telkom Telah Bayar Initial Payment Rp600 Juta Kepada Indosat
Bandung, 18 Maret 2002 16:18
PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom), akhir Februari lalu telah membayar initial payment kepada PT Indonesia Satelite (Indosat) sebesar Rp600 juta dalam terminasi perjanjian jual beli KSO IV Jawa Tengah dan DIY.

[ Print | Email ]


Kapolri
Tindakan Hukum Terhadap Obligor, Setelah Penilaian Tim Ekonomi
Jakarta, 18 Maret 2002 15:58

Kapolri Jenderal Polisi Da'i Bachtiar mengatakan, tindakan hukum, berupa pencekalan atau penangkapan terhadap obligor yang tak kooperatif, akan dilakukan setelah mendengar penilaian dari tim ekonomi -yang akan akan membentuk tim untuk mengklarifikasi para obligor itu.
[ Print | Email ]


 
spacer
sudut spacerspacer sudut spacer spacer spacer

sudut spacer spacer sudut
      diagonal GATRA MAJALAH   
  spacer spacer spacer
http://www.gatra.com/images/gambar/17/19.jpg (Tim Desain Gatra)
   
 
sudut   sudut
spacer

sudut spacer spacer spacer sudut
spacerspacer   
spacer
spacer spacer
nusa
 
sudut     sudut
spacer spacer

sudut spacer sudut
search calendar
<< 18 March 2002 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdot12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer