 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Dituding Teroris Di Negeri Tetangga Tangkap Dahulu Selidik Kemudian
Jakarta, 25 Maret 2002 00:05 Tamsil Linrung dan kawan-kawan sangat berbeda dengan Fathur Rohman Al-Ghozi, yang juga tertangkap di Filipina. Jika Al-Ghozi --dicurigai sebagai bagian dari Jamaah Islamiyah yang dituding sebagai kelompok teroris Asia Tenggara-- nyaris tak dikenal di Indonesia, Tamsil, Agus Dwikarna, dan Jamal Abdul Balfas adalah sosok terhormat. Tamsil, pernah menjabat Bendahara Umum Partai Amanat Nasional serta dikenal cukup dekat dengan Ketua MPR, Amien Rais. Ia juga dikenal sebagai pengusaha kecil-menengah yang cukup berhasil.
Agus Dwikarna juga cukup dihormati karena punya peran penting dalam pembicaraan damai Malino I untuk kasus Poso, serta Malino II untuk Ambon. Sedangkan Abdul Jamal Balfas adalah seorang pengusaha muda di bidang pertambangan batu bara. Ia Direktur Utama PT Bumi Daya Kutai di Samarinda, Kalimantan Timur, yang bergerak di bidang penyewaan alat berat pertambangan batu bara.
Yang menyamakan mereka adalah tehnik yang diterapkan Biro Imigrasi Filipina. Taktik "yang penting tangkap dulu selidiki kemudian" dan mereka semua dititipkan di penjara polisi Camp Crame di Quezon City. Akankah Agus, Tamsil, dan Abdul Jamal Balfas bernasib seperti Al-Ghozi? Atau akan menjadi korban-korban yang harus dikorbankan (the victims of the victimized) bagi perang antiterorisme negara tetangga.
[Laporan Utama Gatra Nomor 19 Tahun ke VIII, Beredar 25 Maret 2002] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Mendagri: Revisi UU Politik Tinggal Tunggu Amanat Presiden Jakarta, 25 Maret 2002 23:08 Pembahasan revisi UU Politik kini sudah hampir final dan tinggal menunggu amanat Presiden (Ampres) yang sebelumnya akan didahului dengan pemaparan terhadap rancangan UU tersebut. [ Print | Email ]
Pemerintah Akan Meluncurkan Kembali Proyek-Proyek Berskala Besar Ende, Flores, NTT, 25 Maret 2002 22:11 Pemerintah pusat akan segera meluncurkan kembali proyek-proyek berskala besar yang tertunda akibat krisis multidimensi melanda bangsa Indonesia sejak tahun 1997, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah di Tanah Air. [ Print | Email ]
Pemerintah Bidik "E-Commerce" Pasar Jaya Jakarta, 25 Maret 2002 21:53 Pemerintah membidik PD Pasar Jaya sebagai sasaran berikutnya untuk memperluas penggunaan teknologi informasi (TI) dalam perdagangan atau yang lebih dikenal dengan "e-commerce" di sejumlah pasar yang dimiliki pemerintah daerah itu. [ Print | Email ]
Hamzah Haz: PPP Reformasi Hanya Buat-Buatan Saja
Polda Metro Sita Rp. 7 Miliar dari Pembobol Bank Mandiri
Pemerintah Minta Paris Club Setujui Masalah "Debt Swap"
Penyimpangan BLBI Berdasar Audit BPKP Rp. 54,5 Triliun
ATM BCA Berfungsi Kembali
|
|
Presiden: "Jangan Pesimis Pada Penegakan Hukum di Indonesia" Beijing, 25 Maret 2002 21:15 Presiden Megawati Soekarnoputri meminta masyarakat tidak pesimis pada proses penegakan hukum di Indonesia, termasuk dalam kasus-kasus pemberantasan korupsi yang meilibatkan pejabat tinggi negara. [ Print | Email ]
Indonesia Minta Dukungan Pemerintah Cina Menangi Tender LNG Beijing, 25 Maret 2002 20:56 Indonesia meminta dukungan Pemerintah Cina agar dapat memenangi proses tender suplai LNG ke Guang Zou, Cina, yang saat ini sedang berlangsung prosesnya. [ Print | Email ]
Hamzah Haz: Akbar Tidak Perlu Mundur Pamekasan, 25 Maret 2002 20:24 Wakil Presiden Hamzah Haz menyatakan, walaupun saat ini Akbar Tanjung telah menjadi tersangka dalam skandal dana nonbujeter Bulog, namun ia tidak perlu mengundurkan diri dari jabatannya saat ini sebagai Ketua DPR RI. [ Print | Email ]
Aktif-Non Aktif Syahril Tergantung yang Bersangkutan
Pembajakan Software di Indonesia Terbesar Ketiga di Dunia
PN Jaksel Terima Salinan Putusan Kasasi MA Ginandjar Lewat Pos
Tim Advokasi TNI: Surat Dakwaan Jaksa Melanggar Hukum
Yusril: Akbar Tak Bisa Dipaksa Mundur dari DPR
|
|
 |
|
|