 |
 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Pengacara Tommy Soeharto Tiga Fakta Menguak Borok Elza
Jakarta, 29 April 2002 00:39 Soal duit Rp 200 juta itu, Iwah Setiawaty, istri kedua Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita (almarhum) tidak sekadar bicara. Kepada majelis hakim, ia menyodorkan bukti. Yakni secarik kertas berisi tulisan Elza tentang bantuan perkara Bulog-Goro. "Dana akan diberikan bersamaan dengan hasil fotokopi putusan; S (Syafiuddin Kartasasmita) Rp 100 juta, I (Iwah S.) Rp 50 juta, dan E (Elza Syarief) Rp 50 juta," kata Iwah seraya menyatakan punya bukti pula berupa kaset rekaman percakapan Elza, Tommy, dan Syafiuddin. Pengakuan blak-blakan itu, tak pelak, mengundang tepuk tangan pengunjung sidang. Ditambah dengan gaya bicara yang kocak. Bahkan, Tommy, yang duduk di kursi terdakwa, ikut tergelak saat Iwah membeberkan singkatan namanya: ''indah, wangi, asyik, dan hangat''.
Tapi kehangatan Iwah ditanggapi muka cemberut pengacara Tommy, Elza Syarief. Apalagi pengacara berdarah Minang itu juga sedang dibidik oleh polisi untuk dijadikan tersangka. Karena dua pengakuan saksi sebelumnya
membuat pengakuan serupa. Di Markas Polda, Rahmat mengaku telah menerima duit Rp. 2 juta dari Elza. Begitu pula Tatang Soemantri, yang sejak Selasa sore pekan lalu secara resmi menjadi tersangka dan ditahan Polda. ''Saya memang menerima uang Rp 1 juta langsung dari Ibu Elza sebelum persidangan, dan Rp 1 juta lagi dari stafnya setelah persidangan. Saya hafal wajah Ibu Elza dan stafnya,'' kata Tatang. "Kini, bukti-bukti perkara ini sudah lengkap," kata Kepala Direktorat Reserse Polda Metro Jaya, Bambang Hendarso Danuri, seraya mengatakan akan segera menangkap Elza. Kapan? ''Dalam waktu dekat.''
[Laporan Utama GATRA Nomor 24 Tahun ke VIII, Beredar 29 April 2002]
[ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Pelantikan Xanana Gusmao Gus Dur Puji Mega Jika Berani ke Dili Jakarta, 29 April 2002 21:23 "Silakan kalau mau ke Timtim untuk menghormati hari kemerdekaannya, bagus sekali kalau mau datang," kata Mantan Presiden Abdurrahman Wahid. Apakah untung-rugi kehadiran Megawati di DIli, menurut Gus Dur, itu urusan pemerintah. "Nggak mengerti, Mega nggak pernah omong, dia diam saja, saya nggak tahu," katanya. [ Print | Email ]
Pensiun Dili Polisi Sofjan Jacoeb Tuding Kapolri Lakukan Kebohongan Publik Jakarta, 29 April 2002 21:09 "Pak Da'i bilang tak ada keresahan. Itu tidak benar. Itu kebohongan publik. Sekarang saja, sudah ada beberapa anggota di daerah yang mengirim surat ke beberapa lembaga tinggi negara guna mengadukan keresahan mereka setelah ada kebijakan pensiun. Mereka juga 'curhat' ke saya," jelas mantan Kapolda Mentro Jaya Sofjan Jacoeb. [ Print | Email ]
Telkom Jawa Barat Agum Gumelar: Sengketa PT Telkom-Ariawest Segera Beres Jakarta, 29 April 2002 19:59 Pemerintah memastikan kisruh pengambilalihan saham Aria West Internasional (AWI) dengan PT Telkom di Kerjasama Operasi (KSO) III Jawa Barat bakal segera selesai. "Tunggu saja dalam waktu dekat akan ada kesepakatan. Dengan kesepakatan ini otomatis jika sudah diselesaikan, maka proses arbitrasenya akan batal," kata Menhub Agum Gumelar. [ Print | Email ]
Pencari Fakta Dugaan Suap Elza Temui Satpam Cemara
Pembalap Superbike Liam McGee Tewas Kecelakaan
Dua Ratus Pegawai Honorer Kalteng Tuntut Pengangkatan
Separuh Dana Normalisasi Sungai Palu Dialihfungsikan
Puluhan Alumnus UT Belum Teruma Ijazah
|
|
Ganja Simpan 16 Kg Ganja Divonis 14 Tahun Penjara Medan, 29 April 2002 19:52 Abdul Halim (20) dan bersama rekannya Amir (23), keduanya warga Nangroe Aceh Darusalan (NAD), yang tertangkap menyimpan 16 kg ganja dalam karung pakaian bekas dihukum masing-masing 14 tahun penjara dan membayar denda sebesar Rp 10 juta oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, hari ini. [ Print | Email ]
Dugaan Korupsi Balongan Faisal Abda`oe dan Ginanjar Kembali Bakal Diperiksa Kejaksan Jakarta, 29 April 2002 19:46 Mantan Dirut Pertamina Faisal Abda`oe dan mantan Mentamben Ginanjar Kartasasmita, segera diperiksa sebagai saksi dalam kasus proyek pembangunan Kilang Minyak Balongan, dengan tersangka mantan Direkur Pengolahan Pertamina, Tabrani Ismail. Sedikitnya sudah 20 saksi diperiksa dalam dugaan korupsi yang merugikan negara US$ 190,58 juta itu. [ Print | Email ]
Damai di Maluku Jusuf Kalla: Malam Ini Pemerintah Bahas Insiden Soya Surabaya, 29 April 2002 19:42 Menko Kesra Jusuf Kalla menegaskan, pemerintah baru Senin malam (29/4) akan membahas terjadinya Insiden Soya. "Kita sayangkan kejadian ini, ini terjadi karena kenekadan beberapa pihak. Satu pihak nekad sekali menaikkan bendera RMS, kemudian ada pihak lain yang haus darah, nanti kita akan segera kita selesaikan," katanya. [ Print | Email ]
Badai Es Landa Kamp Pengungsi, Lima Tewas, 10 Luka
LBH Yogyakarta Pertanyakan Pemutasian Jaksa Kasus JEC
Persidangan Bupati Sampang Mungkin di Surabaya
Wartawan Reformis Iran Diganjar 23 Bulan Penjara
Tabrakan di Jalan Tol Cikampek, Seorang Tewas
|
|
 |
|
|
|