 |
 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Korupsi Bulog Skenario Pasang Badan

Jakarta, 8 Mei 2002 00:08 Winfried Simatupang, saksi kasus dana Bulog dengan terdakwa Rahardi Ramelan di Pengadilan Negeri Jakarta, kemarin, dicecar habis. Ketua majelis hakim Lalu Mariyun, SH bertanya, “Sebagai businessman, mengapa berbaik hati mengembalikan dana yang sudah dipakai,” Winfried, yang juga terdakwa pada kasus yang sama pada sidang di Pengadilan Negeri Jakpus, tampak kewalahan. “Apa perlunya saudara melindungi Ir. Akbar Tandjung?” tegas hakim. “Apakah saudara bermaksud melindunginya?” sambungnya lagi. “Melindungi sebagian, Pak Hakim,” jawabnya, gugup, disambut derai tawa pengunjung sidang.
Pekan lalu, di ruang yang sama, pengacara Rahardi Ramelan, Trimoelja D. Soerjadi, yang mencecar habis Dadang Sukandar, Ketua Yayasan Raudlatul Jannah. Dadang gelagapan. Beberapa kali ia hanya bisa menjawab tidak tahu atau tidak ingat. Awalnya Dadang menceritakan bahwa penyaluran bahan pokok makanan alias sembako senilai Rp 25.000 per paket itu sudah berjalan lancar. Berdasar laporan Winfried Simatupang, penyaluran bahan pokok itu telah selesai 100%. Kebohongan Dadang mulai terungkap saat majelis hakim menanyakan soal pengembalian dana Rp 40 milyar oleh Winfried. ''Betul. Tapi, Winfried bilang, itu semua fiktif,'' kata Dadang, seperti tanpa rasa bersalah.
Sementara Akbar Tandjung sendiri menanggapinya enteng saja. Mantan Menteri Sekretaris Negara itu dengan kalem menjawab. ''Saya tidak tahu soal fiktif-fiktifan itu,'' katanya. Tentang pengakuan saksi yang plin-plan, Ketua Umum Partai Golkar itu mengaku tak ambil pusing. ''Yang saya tahu, mereka mengajukan proposal dan kami tanggapi dengan positif,'' kata Akbar. [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Peringatan Rebo Pungkasan Kirab Lemper Raksasa Berlangsung Meriah Yogyakarta, 8 Mei 2002 17:48 Kirab lemper raksasa berdiameter 100 cm dan panjang 150 cm dalam upacara Rebo Pungkasan (Rabu terakhir) di Desa Wonokromo, Pleret, Bantul, Yogyakarta berlangsung meriah. Ribuan penonton “tumpah” ke jalan yang menjadi rute kirab sepanjang satu kilometer. [ Print | Email ]
Imigran Ilegal Imigrasi Batam Pusing, Imigran Afghanistan Tak Kunjung Dipulangkan Kota Batam, 8 Mei 2002 17:37 Hingga kini, Organisasi Imigrasi Internasional belum menetapkan jadwal pemulangan 41 imigran ilegal asal Afghanistan, yang sejak enam bulan lalu terdampar di Riau. Keberadaan mereka, yang menempati ruang karantina Imigrasi Sekupang, Batam, membikin pusing pihak Imigrasi Batam, karena belum ada kejelasan tentang mereka.
[ Print | Email ]
Mutilasi Masih Miterius, Potongan Mayat di Cirebon Cirebon, 8 Mei 2002 17:23 Potongan mayat korban mutilasi ditemukan dalam gorong-gorong jembatan Jl. Cipto Mangunkusumo Kota Cirebon, Selasa sore. Hingga kini, potongan mayat lelaki berupa kepala, pinggul dan kaki itu masih misterius. Ciri-cirinya, berusia sekitar 30 tahun, berambut hitam lurus dan berkulit kuning langsat. Diduga, korban seorang keturunan Tionghoa.
[ Print | Email ]
Bom Bunuhdiri di Tel Aviv, 15 Tewas, 50 Cedera
Elza Berhalangan, Sidang Ditunda
Polres Bekasi Ringkus Tiga Pengedar Ganja dan Putaw
Polresta Jambi Sudah Tembak 20 Penjahat
DPRD: Warga Desa Harus Berani Laporkan Pencurian Kayu
|
|
Kecelakaan Penerbangan Tak Ada yang Selamat Dalam Kecelakaan China Northern Dalian, Cina, 8 Mei 2002 16:51
Petugas penyelamat kecelakaan pesawat tak menemukan korban selamat dalam kecelakaan pesawat MD-82 China Northern Airlines yang berpenumpang 112 orang itu. Lebih dari 70 mayat diangkat dari laut, beberapa jam setelah pesawat jatuh. Sebelumnya, pilot pesawat bernomor 6136 itu melaporkan terjadinya kebakaran kabin.
[ Print | Email ]
Sidang Kasus Pembunuhan Hakim Agung Noval dan Mola Divonis Seumur Hidup Jakarta, 8 Mei 2002 15:27 Majelis hakim pada sidang kasus pembunuhan Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita yang menghadapkan terdakwa Noval Hadad dan R. Maulawarman alias Mola, menjatuhkan vonis penjara seumur hidup bagi kedua terdakwa karena terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana terhadap korban. Vonis ini jauh lebih berat dari tuntutan jaksa yang hanya 14 tahun penjara.
[ Print | Email ]
Komisi Eropa Kutuk Keras Pembunuhan Fortuyn Brussel, 8 Mei 2002 14:57
Komisaris Eropa untuk masalah pasar internal, Frederik Bolkestein, yang berasal dari Belanda, menyesalkan sekaligus mengutuk keras peristiwa pembunuhan politikus Belanda Pim Fortuyn, dan menganggap hal itu merupakan serangan atas kehidupan berdemokrasi di Belanda.
[ Print | Email ]
Ekspor Kerajinan Kayu Bali Turun 11,47%
Helikopter Militer Jatuh di Siberia, 11 Tewas
Pesawat Boeing 737 EgyptAir Jatuh, 20 Penumpang Tewas
Petugas Temukan 60 Jenazah Korban Pesawat MD-82
Wanita Cantik Inggris, Tersenyum Saat Dijatuhi Vonis 6 Bulan
|
|
 |
|
|
|