 |
 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
BUMN Cuek Dibalas Vonis

Bandung, 17 Mei 2002 00:00 Kabar buruk dilayangkan melalui sepucuk surat dari kantor Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), di Jenewa, Swiss, 1 Mei lalu. Surat dua lembar itu ditujukan kepada Presiden Direktur PT Bio Farma, Abdullah Marzuki, di Bandung, Jawa Barat. Surat tersebut berisi anjuran kepada Unicef (badan internasional di bawah PBB yang mengurusi anak-anak) dan PAHO (Organisasi Kesehatan Amerika Latin) untuk menghentikan sementara impor vaksin dari Bio Farma. Langkah drastis ini ditempuh karena kekecewaan WHO yang menganggap Bio Farma cuek atas laporan vaksin yang tercemar.
Kendati mendapat sodokan keras itu, Presiden Direktur Bio Farma, Abdullah Marzuki, tampak tenang. Marzuki mengaku sudah mengirim surat balasan ke WHO dan Unicef. "Kami masih menunggu," katanya. Seorang bekas pejabat yang dikenal sangat tahu soal vaksin menilai, keputusan tersebut akan berdampak luas. Soalnya, vaksin merupakan produk sangat sensitif. Reputasi Bio Farma di mata dunia bisa rontok. Negara-negara lain bisa dengan mudah mengikuti langkah WHO serta Unicef. Padahal, untuk masuk dalam deretan 21 produsen vaksin dunia yang mendapat legalitas dari WHO Bio Farma butuh waktu tiga tahun. [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Diprotes, Pemuatan Gambar Bugil Kanselir Jerman
Bonn, 17 Mei 2002 17:46 Pemerintah Jerman menyatakan protes atas pemuatan gambar Kanselir Gerhard Schroeder dalam keadaan bugil pada sampul depan majalah Stern. Gambar untuk ilustrasi artikel Kebenaran Telanjang, Apakah Schroder Bisa Menang? itu dikatakan sebagai pengungkapan yang tidak pantas.
[ Print | Email ]
TNI Kerahkan 2.000 Personil Amankan Presiden di Timtim Jakarta, 17 Mei 2002 17:33 TNI membentuk Komando Tugas Gabungan berkekuatan 2.000 personil, enam kapal perang, tank amfibi dan beberapa pesawat tempur untuk mengamankan kunjungan Presiden Megawati ke Timtim, 20 Mei mendatang. Dikatakan, langkah itu bukanlah tindakan berlebihan, melainkan antisipasi situasi kondisi, disesuaikan dengan tingkat eskalasinya.
[ Print | Email ]
Sekelompok Orang Menembaki Restoran, 8 Tewas Bogota, 17 Mei 2002 16:36 Sejumlah orang bersenjata yang mengendarai mobil dan motor, secara membabi buta, menembaki sebuah restoran di Buenaventura, Kolombia. Akibatnya, delapan pengunjung restoran itu tewas seketika. Namun polisi setempat belum bisa mengidentifikasi, apakah penyerang itu dari kelompok pemberontak atau para militer.
[ Print | Email ]
“Malin Kundang Moderen” Gorok Ibu Kandung
Dirjen WTO: Proteksionisme Hambat Usaha Internasional
Nomor Seri Uang Palsu Beredar, Resahkan Masyarakat
IOM Akhirya Pulangkan Pengungsi Afghanistan
Timtim Lepas Kepergian Kepala UNTAET
|
|
Gilas Anak, Bus Garuda Indonesia Dibakar Massa Tangerang, 17 Mei 2002 15:39 Bus karyawan Garuda Indonesia B 7969 DC, yang sedang dalam perjalanan menuju Bandara Soekarno Hatta, Jumat pagi di Jembatan Simpang Tujuh Pintu Air Sewan Tangerang, dibakar massa setelah menggilas Aditya, anak berusia sekitar 10 tahun hingga tewas. Ironisnya, Aditya ternyata anak karyawan PT Garuda Indonesia.
[ Print | Email ]
Kebutuhan Karet Dunia Terus Meningkat Banjarmasin, 17 Mei 2002 15:25
Seorang pengusaha karet di Kalimantan Selatan optimis kebutuhan karet alam dunia terus meningkat, disebabkan meningkatnya produksi ban kendaraan bermotor. Selain itu, di negara maju karet alam banyak dimanfaatkan sebagai bahan campuran aspal, sehingga hasilnya lebih baik.
[ Print | Email ]
Ujicoba Demokrasi di Myanmar Suu Kyi Tinggalkan Yangon ke Shwepyitha Yangon, 17 Mei 2002 15:15 Pemimpin oposisi Myanmar, Aung San Suu Kyi (56), yang baru saja dibebaskan dari tahanan rumah, meninggalkan Ibukota negara itu, Yangon, ke Shwepyitha, sebuah kota di utara Yangon, guna mengunjungi perwakilan partainya. Kepergian Suu Kyi itu dinilai sebagai ujicoba demokrasi setelah pembebasannya.
[ Print | Email ]
Direktur LM-21: Bupati Pamekasan Lecehkan Keputusan PTUN
Menparsenibud Minta SIA Lebih Banyak Datangkan Turis Cina
Rusuh Perayaan Kemenangan Real Madrid, 104 Cedera
PPRT: Laks Segera Terbitkan Kepmen Tentang Persiapan TVRI Menjadi PT
Sikap Luwes Irak Berpengaruh Terhadap Hubungan dengan AS dan Inggris
|
|
 |
|
|
|