 |
 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Menopause Terapi Tempe Tangkal Menopause

Yogyakarta, 3 Agustus 2002 00:38 Banyak jalan menuju Roma, pepatah kuno itulah rupanya yang dipegang dr. Rukmono Siswishanto, SpOG, ahli kebidanan pada Rumah Sakit Sarjito, Yogyakarta. Untuk menangani pasien menopause Rukmono tak selalu menyarankan terapi hormon. Selain mahal, dan pemberian hormon buatan itu bisa memberi efeksamping, Rukmono lebih suka menyarankan pasiennya dengan hormon alamiah yang ada pada makanan sehari-hari wong Jogja. Yaitu estrogen yang terdapat pada kedelai, serta pepaya dan tanaman lain yang mengandung kalsium.
Hal senada diungkapkan ahli gizi UGM, Prof. Dr. Ir. Mary Astuti, MS. Mengonsumsi kedelai dengan segala bentuknya, seperti tempe dan tahu, sangat baik untuk menghambat masa menopause. Dalam tempe, kata Mary, terdapat isoflavonid 2, senyawa mirip estrogen. Kacang-kacangan lain juga mengandung senyawa sejenis, namun kandungan estrogennya lebih rendah ketimbang kedelai. "Konsumsi tempe sekitar 75 gram per hari bisa menghambat gejala-gejala menopause. Tapi konsumsinya harus pas agar efektif," kata Mary, yang pernah mengadakan penelitian dengan Monash University, Australia, soal ini. [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Penegakan Hukum Indonesia Ibarat Sarang Laba-Laba Palu, 2 Agustus 2002 18:37 Pakar hukum Unhas Prof Dr. Achmad Ali mengatakan, penegakan hukum di Indonesia baru sampai sebatas pada keadilan "sarang laba-laba". Artinya, hanya menjerat serangga kecil, sedangkan yang besar-besar justru yang merobek sarang itu, sehingga lolos. Kondisi penegakan hukum kita demikian buruknya, sehingga masyarakat tak lagi percaya pada aparat penegak hukum.
[ Print | Email ]
Bentrok Unjuk Rasa Anti-AS di Filipina, 12 Luka Manila, 2 Agustus 2002 18:23 Unjuk rasa yang berujung bentrokan terjadi di Manila, saat sekelompok pengunjuk rasa sayap kiri berusaha memaksa melewati garis polisi di Kedubes AS di Manila, menjelang kunjungan Menlu AS Colin Powell. Akibatnya, 12 orang, termasuk dua polisi luka ringan. Polisi menjaga ketat Kedubes AS. Sebuah senapan mesin dinaikkan ke sebuah jip militer untuk menjaga gerbang fasilitas AS itu.
[ Print | Email ]
Kawasan Sub Urban akan Berkembang Jadi Perkotaan Semarang, 2 Agustus 2002 18:04 Guru besar tata kota dan wilayah, Prof Dr Ir Sugiono Soetomo mengatakan, kawasan atau ruang sub urban akan menjadi masa depan perkembangan kota di Indonesia, karena beban ekologis, sosial dan ekonomi perkotaan yang semakin berat. Namun kumuh atau rapinya kawasan baru tersebut tergantung bagaimana merencanakan tata ruang dengan faktor terkait lainnya.
[ Print | Email ]
Powell Akui Salah Persepsi Tentang Indonesia
Sodetan Ciliwung-Cisadane, Solusi Terbaik Atasi Banjir
Powell: Reformasi Hukum Dorong Pemulihan Ekonomi
Ketergantungan RI pada IMF Terlampau Jauh
Deadlock Amandemen UUD’45, Berdampak Buruk Bagi Investasi
|
|
RI Minta Malaysia Tidak Tangkapi TKI Jakarta, 2 Agustus 2002 17:09 Menlu Hassan Wirajuda meminta pemerintah Malaysia tidak melakukan penangkapan terhadap TKI ilegal, sebab Indonesia sedang melakukan proses kelengkapan administrasi “pendatang haram” tersebut. RI juga minta Malaysia menyediakan tempat penampungan sementara bagi TKI yang tertangkap, sehingga proses pemberian dokumen menjadi lebih cepat dan mudah, karena sebetulnya mereka ingin pulang.
[ Print | Email ]
Polda Jatim Pecat Empat Perwiranya Surabaya, 2 Agustus 2002 16:38 Polda Jawa Timur memecat empat perwira pertama (Pama) “nakal” secara tidak hormat, karena tindak pidana dan pelanggaran yang berbeda-beda. Antara lain, desersi, penipuan, penggelapan, perselingkuhan dan pemalsuan identitas. Menurut Kadispen Polda Jatim, tindakan tegas itu dimaksudkan sebagai upaya mencetak polisi yang bersih dan berwibawa. Apalagi perwira adalah contoh bagi anggota kesatuannya
[ Print | Email ]
AS akan Bantu Indonesia 15 Juta Dolar Jakarta, 2 Agustus 2002 16:00 Pemerintah AS memutuskan memberikan bantuan 15 juta dolar AS kepada Indonesia, di antaranya bagi peningkatan kapasitas, kemampuan dan organisasi TNI/Polri. "Bantuan senilai itu akan secepatnya diberikan pemerintah AS kepada Indonesia dalam waktu dekat dan saat ini masih digodok di kongres," kata Menlu AS Colin Powell. Pemberian dana bantuan itu didasarkan pada informasi bahwa Indonesia memiliki komitmen kuat memerangi terorisme.
[ Print | Email ]
Baru Diresmikan, Mess Atlet KONI Cianjur Rusak Parah
TNI AL akan “Sikat Habis” Penyelundup Pasir Laut
Sekjen PDI P: Itu Manuver Biasa Saja
Bupati Donggala Cabut Kembali Rekomendasi Penambangan Emas
FPBB Tetap Perjuangkan Tujuh Kata Piagam Jakarta
|
|
 |
|
|
|