 |
 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Seks Pra Nikah Seks Pagi di Rumah Indekosan
Yogyakarta, 10 Agustus 2002 00:39 Yogya kembali dihebohkan cerita seks pranikah. Jika 18 tahun silam koran-koran terbitan "kota gudeg" itu ramai menyoroti praktek kumpul kebo, hidup sekamar tanpa ikatan pernikakan, yang ketika itu disebut menjangkiti 62% populasi mahasiswa-mahasiswi, kini muncul klaim temuan baru yang lebih ekstrem: 97% mahasiswi Yogya sudah tidak perawan. Temuan ini merupakan hasil penelitian Lembaga Studi Cinta dan Kemanusiaan-Pusat Pelatihan Bisnis Humaniora (LSC&K-Pusbih), Yogyakarta. Menurut Direktur Eksekutif LSC&K-Pusbih, Iip Wijayanto, responden penelitiannya 1.660 mahasiswi dari 16 perguruan tinggi (swasta dan negeri). Semua berstatus mahasiswi indekosan.
Sinta (bukan nama sebenarnya), 23 tahun, mahasiswi di Universitas Pembangunan Nasional, Yogyakarta, mengaku tak kaget dengan hasil penelitian itu. "Situasinya sekarang memang sangat bebas," kata putri Solo itu. Sinta tahu persis banyak kawannya yang tak lagi malu-malu mengakui telah berhubungan jauh dengan teman lelakinya. Menurut Sinta, pasangan mahasiswa itu tak perlu jauh-jauh mencari tempat memadu asmara. "Di tempat indekos pun jadi," katanya, seraya menunjuk pondokannya di Kampung Klebengan. Bangunan berlantai tiga yang terpisah dari rumah induk itu diperuntukkan bagi pondokan putri. Sinta juga berterus terang sang pacar kadang tidur di kamarnya. "Sesekali boleh, dong," katanya. [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Libya Bersedia Bayar Gantirugi Korban Bom Lockerbie London, 9 Agustus 2002 17:23 Pemerintah Libya mengisyaratkan akan membayar gantirugi korban ledakan bom di wilayah udara Lockerbie, Skotlandia tahun 1988, setelah pertemuan Khadafi dengan seorang menteri Inggris. Hal ini merupakan pertama kalinya negara itu secara resmi bersedia mengganti rugi korban ledakan di pesawat Pan Am yang menewaskan 259 penumpang dan awak, serta 11 orang di darat itu.
[ Print | Email ]
Aparat TNI Temukan Tujuh Mortir di Ambon Ambon, 9 Agustus 2002 17:16 Anggota TNI dari Batalyon 741 menemukan tujuh mortir –yang terdiri dari peluru mortir kaliber 81, empat mortir 60 yang merupakan mortir standar- di halaman belakang Gereja Silo, Kota Ambon. Menurut aparat, kemungkinan senjata itu milik warga, dan mereka takut menyerahkannya, lalu menyimpannya di tempat yang mudah ditemukan.
[ Print | Email ]
Kantor Berita AFP Protes Penangkapan Korespondennya Ouagadougou, Burkina Faso, 9 Agustus 2002 17:10 Kantor Berita AFP secara resmi memprotes aparat keamanan di Burkina Faso yang telah menangkap korespondennya, Christophe Koffi, yang berkebangsaan Pantai Gading, berkaitan dengan penyelidikan kasus pembunuhan mantan menteri Pantai Gading. Koffi, yang merangkap sebagai koresponden Reporters Sans Frontieres (RSF) ini berada dalam tahanan polisi sepanjang Rabu malam, tanpa diinterogasi hingga Kamis pagi.
[ Print | Email ]
Komisi E DPRD: Tindak Tegas Guru yang Aniaya Murid
Dua Guru Berprestasi dari Bali akan Terima Penghargaan Presiden
Suasana Haru Iringi Pengambilalihan CPP Block
Menkeu: Pasar Modal Indonesia Bukan Pilihan Investor
Adi Sasono: Semakin Lama, Semakin Tak Menguntungkan Bersama IMF
|
|
Kapolri: Bahan Peledak di Kalideres Berpidahtangan ke Teroris Jakarta, 9 Agustus 2002 17:03
Kapolri Jenderal Pol Da’i Bachtiar mengungkapkan, sebagian besar dari 800 ton bahan peledak yang ditemukan di pergudangan Kalideres Jakarta Barat, berpindahtangan kepada teroris, seperti tersangka peledakan Graha Cijantung dan Bursa Efek Jakarta. Pihaknya kini menahan tiga tersangka pengimpor material peledak itu. "Barangnya memang legal terbatas, tetapi tidak tertutup kemungkinan dijual kepada pihak-pihak yang memanfaatkannya untuk terorisme," katanya.
[ Print | Email ]
Pesawat Militer C-130 AS Jatuh, 10 Tewas
San Juan, Puerto Rico, 9 Agustus 2002 16:57 Sebuah pesawat Hercules C-130 Angkatan Udara AS, jatuh di perbukitan Puerto Rico setelah dihempas badai, mengakibatkan 10 penumpangnya tewas. Pesawat itu meninggalkan pangkalan AL Roosevelt Roads di Puerto Rico bagian timur dalam misi latihan rutin.
[ Print | Email ]
Bayi Kembar Siam Guatemala Sudah Bisa Gerakkan Mata
Los Angeles, 9 Agustus 2002 16:50 Maria de Jesus Quiej-Alvarez dan Maria Teresa, bayi kembar siam berusia setahun dari Guatemala, kini sudah bisa menggerakkan mata dan gerakan lainnya, setelah tiga hari lalu menjalani operasi pemisahan oleh tim dokter RS anak-anak Mattel, UCLA, Los Angeles, AS. "Kami masih optimistik, tentu dengan sangat berhati-hati. Sejauh ini segala sesuatunya berjalan sesuai harapan kami," kata dokter yang merawatnya.
[ Print | Email ]
Kraton Yogya Genap 255 Tahun
Tersinggung Dikritik, Guru Pukuli Murid
Berbagai Kegiatan Peringati Satu Abad Bung Hatta di Sumbar
Nurdin: Warga Tionghoa Indonesia Bisa Berpolitik Praktis
Nakamura: Jika Terus Kacau, Dunia Tolak Indonesia
|
|
 |
|
|
|