|
| Info TMC Polda Metro Jaya |
| melalui Twitter.com |
 |
 |
|
|
 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Edisi Khusus Kemerdekaan Pariwisata Tanpa Seks Dan Judi

Denpasar, 17 Agustus 2002 00:12 Menteri Kebudayaan dan Pariwisata I Gede Ardika tak habis-habisnya memuji pemerintahan desa adat Pemuteran. "Saya tidak pernah membayangkan peran mereka begitu besar," katanya. Di desa itu Ardika menemukan contoh dari konsep pariwisata berbasis masyarakat, yang dia perkenalkan sejak 1990. Pemuteran terletak 15 kilometer arah utara dari Pelabuhan Gilimanuk, atau 150 kilometer lebih dari Denpasar. Desa itu dulunya kering kerontang, tak tersentuh gebyar pariwisata seperti bagian lain di Pulau Dewata itu. Namun sejak 1998, dimulai dengan perbaikan lingkungan laut, desa itu mulai ramai dikunjungi turis. Penghasilan penduduk pun terangkat dengan cepat.
Mereka lebih sadar menjaga pantainya dari perusakan. Apalagi, lebih dari 80% karyawan hotel di sana berasal dari desa setempat, yang tahu persis apa yang dicari wisatawan yang datang ke desanya. "Sekarang kepala desa adat seperti manajer personel bagi hotel-hotel di sana," kata Gede Ardika. Konsep inilah sekarang yang ia tetapkan sebagai landasan pengembangan dan pengelolaan pariwisata nasional. Pariwisata yang dikembangkan masyarakat harus berdasarkan nilai-nilai, kekhasan, dan keunikan yang dimiliki bangsa Indonesia. Artinya, pemerintah tidak akan mengizinkan perjudian, atawa prostitusi, sebagai daya tarik wisatawan. "Dua hal itu tak sesuai dengan nilai-nilai bangsa kita," kata Ardika. Tanpa judi dan seks, pariwisata Indonesia akan berbeda dengan negara lain. "Di sinilah kelebihan kita. Kalau suguhan kita dengan negara lain sama, orang tidak akan datang ke sini," katanya.
[Pariwisata, GATRA, Edisi Khusus, Nomor 39 Beredar Senin 12 Agustus 2002] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Jordania: Pendudukan Israel, Penyebab Konflik Timur Tengah Amman, 16 Agustus 2002 17:34 Raja Jordania Abdullah II, dalam sebuah pidato televisi menegaskan, penyebab konflik di Timur Tengah adalah pendudukan Israel atas wilayah Palestina. Sejak hari pertama serangan Israel terhadap Palestina, Jordania telah melakukan upaya melakukan kontak dengan Amerika Serikat guna menekan Israel mengakhiri pendudukannya. Kerajaan itu mendukung berdirinya negara merdeka Palestina dengan Jerusalem sebagai ibukotanya.
[ Print | Email ]
IMF-Indonesia Kwik: IMF Makin Paksakan Kehendak Jakarta, 16 Agustus 2002 17:09 Meneg PPN/Kepala Bappenas Kwik Kian Gie menyatakan, IMF semakin memaksakan kehendaknya dalam mengatur pemulihan ekonomi nasional pada kurun waktu 1,5 tahun mendatang, hingga kontrak dengan Indonesia berakhir pada akhir 2003. [ Print | Email ]
Cina Eksekusi Sembilan Perampok Beijing, 16 Agustus 2002 16:35 Pemerintah Cina mengeksekusi sembilan perampok, di antaranya disertai pembunuhan tiga korban mereka. Kesembilan terpidana itu mati di hadapan regu tembak dengan peluru pada bagian belakang kepala mereka. Amnesti Internasional mencatat, sedikitnya 4.015 orang divonis mati di Cina, dan 2.468 di antaranya sudah menjalani eksekusi tahun lalu, meski diyakini jumlah sesungguhnya jauh melampaui itu. Cina memang tak pernah mempublikasikan hukuman mati yang dijatuhkannya.
[ Print | Email ]
Soedibyo: Sedikit Optimis, Asumsi Pertumbuhan 5%
Wapres: Masalah TKI Tidak Eksplisit Disampaikan Mega
Jika Membaik, Mega Optimis Pertumbuhan 2002 Capai 4%
TNI AL Tangkap 31 ABK Asing Tanpa Dokumen
Jalan Tol Bakal Dikenai Pajak
|
|
DPR Pahami, Anggaran Pendidikan Tak Sampai 20 Persen Jakarta, 16 Agustus 2002 16:03 Anggota FPG DPR Ferry Mursidan Baldan yakin, DPR akan memahami RAPBN 2003 yang mengganggakan pendidikan tak sampai 20 persen dari APBN, sesuai UUD’45 hasil amandemen, sebab belum sebulan diberlakukan. Namun pemerintah Megawati menyiasatinya dengan menganggarkan 25 persen untuk beberapa sektor, yakni pendidikan, kebudayaan, pemuda dan olahraga. Untuk pendidikan sendiri, bisa jadi tak sampai 20 persen.
[ Print | Email ]
RAPBN 2003 Anggaran Belanja Barang Naik 19,4 % Jadi Rp15,4 T Jakarta, 16 Agustus 2002 15:44 Anggaran belanja barang dalam RAPBN 2003 dialokasikan sebesar Rp15,4 triliun, naik 19,4 persen dibanding APBN tahun sebelumnya sebesar Rp12,9 triliun. Sekitar 92 persen dari anggaran tersebut, digunakan untuk belanja barang dalam negeri, sisanya sekitar 8 persen, digunakan untuk belajar barang luar negeri.
[ Print | Email ]
Jepang Tolak Rencana Korea Ganti Nama Laut Jepang Tokyo, 16 Agustus 2002 15:05 Pemerintah Jepang menyatakan protes dan menolak kampanye Korea Selatan untuk mengganti nama laut Jepang –yang memisahkan Semenanjung Korea dengan Kepulauan Jepang- dengan nama “Laut Timur”. Korsel beranggapan, pemberian nama "Laut Jepang" disebabkan pengaruh besar pemerintah Jepang di masa perang, yang mendesak Organisasi Hydrografi Internasional (IHO) untuk mengganti nama laut itu di peta-peta resmi. Sedangkan Jepang menyangkal anggapan itu.
[ Print | Email ]
Utang LN Dibayar dari SAL
IMF: Indonesia Konsisten, Asumsi Ekonomi 2003 Berjalan
Terbesar, Anggaran Sektor Dikbud, Pemuda dan OR
Komisi I DPR Sambut Baik Kenaikan Gaji PNS, TNI/Polri 10 Persen
Rizal Ramli: Pemerintah Terlalu Optimistis
|
|
 |
|
|
|