 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Nasib Akbar Tandjung Pesan Pendek Menjelang Vonis
Jakarta, 22 Januari 2003 00:18 Vonis pengadilan Tinggi Jakarta pekan lalu ternyata tak terlalu mengagetkan Akbar Tandjung dan para pendukungnya. Malah menjelang hari pembacaan vonis "teror" via telepon seluler alias short messaging services (SMS) berseliweran dari nomor-nomor tak dikenal. Isinya, antara lain, "Akbar sudah kritis. Kok, masih dekat dia?". Perang SMS itu merupakan satu warna dari gerahnya suhu politik di dapur Pimpinan Pusat Golkar. Menurut seorang penentang politik Akbar, yang enggan disebut namanya, di tubuh beringin telah mengkristal dua kelompok besar. Yaitu kelompok atas nama keselamatan partai yang dimotori Agung Laksono, dan kelompok pembela Akbar yang disimbolkan dengan sosok Mahadi Sinambela. "Dengan jatuhnya vonis itu, perang terbuka tinggal tunggu waktu," kata sang sumber. Namun, dia pesimistis Akbar bisa dilengserkan. "Di Golkar, sistemnya warisan Soeharto: sangat susah mengganti pimpinan," katanya. [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Malpraktek Persalinan Berujung Maut Bangkalan, 22 Januari 2003 20:24 Manajemen Rumah Sakit Swadaya, Bangkalan, dilaporkan ke polisi. Dituduh lalai menangani pasien. Wanita sedang bersalin jadi korban. [ Print | Email ]
Pegawai Negeri Simalakama Takalapeta Alor, 22 Januari 2003 20:20 Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur, Ans Takalapeta, menghadapi perkara memusingkan. Ia setuju mengulang proses pemilihan pegawai setelah didemo karena, hampir 80% peserta yang lulus berasal dari famili Asisten III dan Kepala Bagian Kepegawaian. Namun keputusan mengulang itu didemo oleh para famili pejabat tadi ke PTUN. [ Print | Email ]
Antraks Serangan Dadakan Lewat Daging Bima, 22 Januari 2003 20:08 Delapan orang tewas terkena bakteri Bacillus anthracis di Bima, Nusa Tenggara Barat. Mengatasi kuman antraks sebenarnya tak terlalu sulit. Kalau belum terlambat, pemberian obat kuratif arsenikum dan antibiotik bisa menyelamatkan korban. [ Print | Email ]
Irak Tidak Terbukti Terkait Al Qaeda
Polisi: "Tak Boleh Ada Orasi di Teuku Umar"
Bawa Pistol, Pilot AS Ditangkap
Depkeu Terapkan Fit & Proper Test pada Asuransi
Gus Dur Tolak Pergi ke AS
|
|
Reli Monte Carlo Makinen Incar Gelar Juara
Monte Carlo, 22 Januari 2003 18:20 Pereli Finlandia juara dunia empat kali, Tommi Makinen, mengincar gelar juara di Reli Monte Carlo untuk kelima kalinya berturut-turut, sebelum mengundurkan diri.
[ Print | Email ]
Kasus Bom Bali Mulai Terungkap, Beberapa Fakta Tersembunyi Denpasar, 22 Januari 2003 17:38 Jubir tim investigasi kasus bom Bali, Kombes Pol Zaenuri Lubis mengatakan, dengan tertangkapnya Ali Imron dan Mubarok, beberapa fakta tersembunyi mulai terungkap, seperti rumah di Jl Pulau Menjangan tempat rapat dan ujicoba bom.
[ Print | Email ]
Tenis Australia Terbuka Agassi & Ferreira Rayakan Grand Slam Ke-50 Di Semifinal

Melbourne, Australia, 22 Januari 2003 17:20 Lebih dari satu dasawarsa setelah hanya sekali masuk ke semifinal Grand Slam yang terjadi di Melbourne 1992, Wayne Ferreria dari Afrika Selatan kembali untuk melawan petenis veteran Andre Agassi dari AS di Australia Terbuka. [ Print | Email ]
Presiden: "Daerah Kaya, Bantulah Daerah Lain"
Pengusaha Dapat Kemudahan dari Bea Cukai
Kings Tundukkan Nets, Webber Cetak 36 Angka
Utang, Solusi Terbaik bagi Indonesia
Gus Dur Dilarang Bicara oleh Mega
|
|
 |
|
|