 |
|
 |
|
JAWA |
 |
| |
Sutiyoso: "Busway Perlu Dievaluasi"
Jakarta, 28 Pebruari 2003 18:12 Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso menilai, pengoperasian busway (bus dengan jalur khusus) di ibukota perlu dievaluasi agar program tersebut dapat terlaksana sesuai yang diharapkan.
Penilaian Gubernur tersebut disampaikan di Balaikota, Jumat, seusai mencoba busway dari kantornya, di Jl. Merdeka Selatan hingga Patung Pemuda di Jl. Sisingamangaraja dan kembali lagi ke Jl. Merdeka Selatan.
"Ini saya harapkan untuk dievaluasi terus. Bagaimana sopir tahu titik yang tepat untuk berhenti serta konstruksi-konstruksi yang lain secara umum juga akan dievaluasi," kata Gubernur.
Dalam perjalanan selama sekitar satu jam dengan rute Balaikota - Jl. Merdeka Selatan - Jl.MH Thamrin - Jl. Jenderal Sudirman - Patung Pemuda - Jl. Jend.Sudirman - MH Thamrin - Jl.Merdeka Barat - Jl.Merdeka Selatan tersebut, Gubernur sempat mencoba halte di depan Museum Gajah (Museum Nasional).
Akibat bus berhenti terlalu maju, pintu bus yang dibuka secara otomatis dan langsung tersambung dengan pintu halte tidak dapat terbuka, namun setelah bus dimundurkan pintu itu dapat terbuka normal dan Gubernur dapat turun ke halte yang dilengkapi sistem pendingin ruangan itu.
"Di halte perlu ditulisi pemberitahuan `Yang turun duluan`, kalau tidak, nanti semrawut. Petugas di situ juga harus mengatur," ujar Gubernur yang selama perjalanan berdiri di depan pintu dan sesekali melambaikan tangan kepada masyarakat yang kebetulan melihat percobaan busway itu.
Disinggung mengenai jalanan yang macet pada saat mencoba buswaytersebut, Sutiyoso berharap, setelah dioperasikannya buswayjumlah kendaraan pribadi akan berkurang dan orang memilih kendaraan umum dengan jalur khusus tersebut.
"Kalau ada transportasi massal yang menjangkau secara makro ke daerah-daerah (macet) itu, otomatis kemacetan akan berkurang," katanya.
Ia berharap setelah buswaydioperasikan, bus-bus angkutan umum biasa berangsur-angsur akan berkurang karena kalah bersaing.
"Jadi berangsur-angsur saya harapkan bus-bus seperti tadi yang kalian lihat itu harus pergi dari sini, dia akan kalah bersaing dengan kita kalau tidak memperbaiki diri karena tidak akan ada penumpang kalau kita punya jumlah (bus) yang cukup," kata Gubernur.
Dioperasikan Desember 2003
Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Rustam Effendy, yang mendampingi Gubernur mencoba buswaytersebut mengatakan, bus dengan jalur khusus itu akan dioperasikan pada bulan Desember 2003 dengan jumlah armada bus direncanakan 50 unit bus.
"Diharapkan pertengahan Desember 2003 sudah operasional, rencananya sekitar 50 bus," ujar Rustam yang menyebutkan untuk pembelian bus seharga Rp 700 juta lebih itu akan menggunakan dana APBD.
Ia mengatakan, setelah dicoba oleh Gubernur, dua buah bus uji coba buatan Mercedes Benz dan Hino itu akan berkeliling setiap hari, sebagai upaya sosialisasi kepada masyarakat.
"Namun tidak terus-terusan berkeliling, misalnya pagi dua kali, sore dua kali, dan tidak membawa penumpang. Hanya memperkenalkan kepada masyarakat," jelas Rustam.
Dua buah bus berwarna gabungan putih, merah dan oranye, bergambar burung elang bondol dan bertuliskan Transjakarta Buswaydengan nomor polisi sementara B 9625 XX dan B 8582 XX itu, direncanakan akan membawa 31 penumpang duduk dan 55 penumpang berdiri.
Bus dengan tarif sekitar Rp 2.500 yang rencananya mempunyai jarak waktu kedatangan antara 1,5 menit hingga lima menit tersebut, diharapkan memperpendek waktu perjalanan dari Kota ke Blok M yang biasanya ditempuh selama satu jam menjadi hanya 45 menit. [Tma, Ant]
|
|
 |
|
BERITA TERKAIT |
|
 |
| |
Proyek Busway Diundur Hingga Akhir 2003
|
|
 |
 |
|
| | |
 |
| KOMENTAR PEMBACA |
 |
| | |
| |
terus aja pak Gub.. (ndeot2000@ya..., 25/12/2003 10:58) menurut saya sih lebih baik ada daripada tidak ada sama sekali..semoga aja bermula dari busway terus bisa ke subway...so..biasanya orang yg berpikiran pesimis kan karena iri aja..so busway jalan terus pak Gub..biasalah mental kampung kalo ada yg baru pasti pada ribut dan komentar ..gimana negara mau maju kalo ada hal baru pada pesimis dan berpikiran negatif..coba deh liat negara tetangga spt disini << seoul>> wah pasti pada ngiri deh...biar pikiran dan pandangan jadi tambah luassssss jangan han... <34 huruf lagi> | |
 |
| | |
| |
Redfunkee:"Sutiyoso Perlu Dievaluasi" (redfunkee23@ya..., 24/12/2003 23:42) Duh!!..program Pemda DKI selalu kontroversial & hanya utk jangka pendek:pagarin monas plus bonus rusa, bangunin monumen & penggusuran. Sekarang jalur busway, ttp Jl.Jend.Sudirman tambah ancur..lalu perpanjang jam berlaku 3-in-1 biar lancar lagi, huh..hanya mindahin kemacetan..Ini Gubernur khan kerjanya nyisir rambut melulu, belum pantas mimpin Jakarta, perlu dievaluasi lagi!! | |
 |
| | |
| |
Angkutan Alternatif selain BUSWAY (erlk2000@ya..., 01/03/2003 07:12) Sampai sekarang belum terpikirkan bahwa angkutan alternatif yang paling efective dan efisien adalah Kereta Api bertenaga Listrik ?!Jakarta sudah macet parah tetapi justru ditambah busway lagi ?
Pak Sutiyoso, cara anda menyingkirkan saingan tidak mendidik Rakyat !!! Pantaskah berbicara seperti itu sebagai seorang Gubernur ???
Terimakasih | |
 |
| | |
| |
bagus sekali kalo jadi (komangaditra@ya..., 01/03/2003 07:12) Wach kalo dari dulu ada, mungkin saya bisa merasakan hal yang sama seperti di Jepang atau Oz. Saya dukung semua planning ke arah itu. Soalnya angkutan yang sekarang ada sudah keterlaluan terhadap penumpang maupun pengendara lain dan sangat membahayakan.
Hidup Busway, semoga nantinya nggak hanya jalur kota saja...
Thanks | |
 |