 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Emha Ainun Nadjib* Kasan Kusen
SESUDAH dibantai dengan jenis kekejaman yang sukar dicari tandingannya dalam peradaban umat manusia, penggalan Sayidina Husein putra Fatimah putri Muhammad Rasulullah SAW diarak, diseret dengan kuda sampai sejauh 1.300 kilometer. Wallahua'lam, ada yang bilang dibawa sampai ke Mesir, yang lain bilang ke Syria --sebagaimana ada beberapa makam Sunan Kalijogo di Pulau Jawa-- tapi pasti pembantaian sesama muslim itu terjadi di Karbala. Keperihan maut Husein itulah yang menjadi sumber kebesaran jamaah Syii di dunia. Maut dan derita Husein adalah sumber tenaga sejarah. Kematian Husein bukan balak atau tragedi, melainkan kebanggaan yang melahirkan kesadaran baru mengenai ideologi ''jihad'' dan ''syahid''. Jadi, masalahnya bagi kaum Syiah bukan sekadar bagaimana mereka mendapatkan kemerdekaan hidup di Irak, karena sesungguhnya sekadar di Irak pun, pasca-Saddam, kemerdekaan kaum Syiah itu juga semu. Peta Timur Tengah dan dunia sudah berubah total. Konflik Sunni-Syiah seharusnya sudah menjadi sekunder. Kasan Kusen --demikian masyarakat santri tradisional Jawa menyebut nama kedua cucu Nabi itu-- abad ke-21 tak kalah menderitanya. Mereka tak hanya dicacah-cacah tubuhnya dan dipenggal kepalanya. Mereka bahkan dirudal, dibom, dimusnahkan, disirnakan, diinjak-injak harga diri kemanusiaan dan martabat kebangsaannya, bahkan dirampok hartanya secara terang-terangan.
[Kolom, GATRA, Nomor 24 Beredar Senin 28 April 2003]
[ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Inul Pasca Pencekalan Walau Dinilai Kurang Maksimal, Inul Tetap Ngebor di Pontianak Pontianak, 30 April 2003 21:56 Inul Daratista di Pontianak dalam penampilan perdananya setelah mengunjungi Rhoma Irama dan bertemu Gus Dur di Jakarta baru-baru ini, Rabu malam tetap tampil ngebor di GOR Pangsuma. Penampilannya kali ini, mendapat beragam reaksi dari sekitar 6.000 penonton yang memadati GOR Pontianak. [ Print | Email ]
Kontroversi Inul Inul: "Banyak Artis Tak Rela Saya Disakiti"
Pontianak, 30 April 2003 18:40 Ratu "ngebor" Inul Daratista, sebelum naik pentas di Pontianak mengatakan, banyak rekan-rekannya sesama artis tidak rela melihat dirinya disakiti. Misalnya artis anggota PARSI. Bahkan, Gus Dur juga mendukung ekspresi berkesenian Inul.
[ Print | Email ]
Wabah SARS Beijing Karantina Dua Apartemen Beijing, 30 April 2003 18:18 Pemerintah Beijing kembali mengarantina dua gedung apartemen, guna mengatasi penyebaran wabah virus sindrom pernapasan sangat akut (SARS), sehingga jumlah orang yang dikarantina di Cina mencapai hampir 10.000 orang.
[ Print | Email ]
Seniman Surabaya Bentuk "Negara Kesatuan Rakyat Inul"
Defisit RAPBN 2004 Ditargetkan Satu Persen
Moral Bangsa Sudah Rusak Sebelum Ada Inul
Pelawak Daftar Jadi Cagub Jatim
Australia Usulkan RI Jadi Anggota Tetap DK PBB
|
|
Penilaian Nuriana Wajar, Pro-Kontra Pemilihan Gubernur Jabar Garut, 30 April 2003 16:58 Gubernur Jawa Barat R Nuriana menilai, wajar jika dalam proses pemilihan gubernur Jabar ada pro dan kontra, sebab merupakan wacana yang berkembang di era Reformasi. Ada indikasi ketidakpercayaan terhadap wakil rakyat di legislatif.
[ Print | Email ]
Kasus Penistaan Dua Kader Golkar Dituntut Enam Bulan Penjara Cirebon, 30 April 2003 16:54 Dua kader Golkar, masing-masing Moch Hasan Azis (42) dan Rochim Ridwan (52), dituntut enam bulan penjara masa percobaan oleh jaksa pada sidang Pengadilan Negeri Cirebon, dengan dakwaan penistaan terhadap anggota DPRD Kota Cirebon.
[ Print | Email ]
Satelit BeppoSAX Jatuh di Pasifik
Bandung, 30 April 2003 16:50 Koordinator pemantauan BeppoSAX Thomas Djamaluddin mengatakan, kepingan satelit Italia, BeppoSAX, diyakini jatuh di Lautan Pasifik, sehingga kawasan Indonesia dinyatakan aman. Yang jatuh di Sulawesi, diduga kepingan satelit Rusia.
[ Print | Email ]
Belanda Gelar Pesta Rakyat
Annan Kecam Serangan Bom di Tel Aviv
Serangan Bom di Tel Aviv, Tiga Tewas
Jaksa Diminta Hadirkan Umar Al-Farouk
Pembantu Utama Saddam Menyerah
|
|
 |
|
|