 |
 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
BAGHDAD Tanah Air Para Pemikir
Di masa lalu, Baghdad adalah pusat rujukan ilmu pengetahuan dunia. Banyak ilmuwan dan pemikir bermukim di kota itu untuk mengembangkan berbagai disiplin ilmu. Di antaranya tiga filsuf Islam terkemuka: Al-Kindi, Al-Farabi, dan Al-Ghazali. Al-Kindi, filsuf asli Arab yang bermukim di Baghdad, memasukkan unsur Islam dengan mengatakan bahwa waktu, materi, dan gerak itu terbatas, ada awal dan ada akhirnya. Bidang yang dikajinya juga tak hanya sebatas filsafat, juga astrologi. Al-Kindi terhitung filsuf yang dapat menerima astrologi sebagai cabang ilmu pengetahuan. Al-Farabi, filsuf kelahiran Farab, Turkestan, pada 870 M, meninggalkan tanah kelahirannya dan bertolak ke Baghdad untuk menuntut ilmu sekaligus mengajar di Bait al-Hikmah (lembaga yang berfungsi sebagai pusat pendidikan tinggi). Di Baghdad-lah lahir sebagian besar karyanya, yang meliputi bidang metafisika, filsafat politik, dan filsafat pengetahuan (epistemologi). Al-Ghazali, (1058-1111 M), filsuf kelahiran Thus, Persia, ini sempat mengajar dan mendalami pemikiran filsafat di Baghdad selama lebih dari 10 tahun. Ia diakui sebagai seorang pemikir paling orisinal dalam Islam. Konsep-konsep metafisika dan epistemologi yang dikembangkan filsuf Yunani dan filsuf Islam diruntuhkannya. Selama ribuan tahun, Baghdad menjadi saksi bisu evolusi peradaban, kebudayaan, dan pencapaian puncak sains umat manusia.
[Ragam, GATRA, Nomor 24 Beredar Senin 28 April 2003]
[ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Yosefanny Waas Bakti Sosial Fanny
Yosefanny Waas (29), dokter cantik yang juga bintang iklan dan sinetron, dengan sabar melayani lebih dari 40 pasien usia lanjut, dalam bakti sosial memperingati Hari Kartini di Gedung Juang, Menteng, Jakarta Pusat. Menurut artis yang juga jadi korban ''VCD kamar mandi'' itu, kegiatan serupa akan berlanjut Mei ini untuk memperingati hari ulang tahun Dewan Harian Nasional Angkatan 45. Alumnus FK-Usakti ini berniat mengambil kuliah spesialis di luar negeri.
[ Print | Email ]
Dixie Chicks Protes Bugil Dixie Chicks
"Saya malu Presiden Amerika Serikat berasal dari Texas!'' seru kelompok vokal antiperang Dixie Chicks. Dampak kata-kata pedas itu memang cukup memusingkan Maines cs. Hampir seluruh radio di Amerika memboikot lagu-lagu mereka. Penjualan album baru, Home, pun akhirnya turun drastis. Perlakuan publik Amerika ini membuat Martie cs sepakat melakukan protes bugil di sampul majalah Entertainment Weekly.
[ Print | Email ]
Kirsten Dunst Forum Politik Kiki
Kirsten Dunst (21) alias Kiki sedang mematangkan rencananya membentuk sebuah forum selebriti. Pemeran Mary Jane Watson dalam film Spider-Man ini berharap, forum itu bisa menjadi ajang pertemuan bintang-bintang muda Hollywood yang berminat mendiskusikan berbagai masalah politik. Lewat forum itu, ia mendorong teman sebayanya lebih serius memperhatikan masalah-masalah dunia. ''Kami cuma tidak menginginkan terjadinya perang,'' katanya.
[ Print | Email ]
Akan Turun Dalam Balap Formula World Series Lights
Semangat Ilmiah dari Istana
Virus SARS Bermutasi
Bantuan Kemanusiaan UE untuk Irak Ditunda
Israel Tembak Mati Kamerawan TV Inggris
|
|
Reza Artamevia Kemesraan Reza dan Putrinya
Meski dibebani segudang kesibukan, penyanyi Reza Artamevia Adriana Eka Suci (28), selalu membawa kedua putrinya, ke manapun di manggung. Istri aktor Adjie Massaid itu merupakan sosok seorang ibu biasa yang amat menyayangi putrinya, Zahwa Rezi Massaid, 2 tahun 5 bulan, dan Aaliyah Massaid, 13 bulan. ''Repot, ya, repot, tapi itu membuat saya tenang,'' kata penyanyi yang sedang mengadakan show "The Touch of Reza" di tujuh kota itu.
[ Print | Email ]
Desy Ratnasari Kampus Biru Desy
Desy Ratnasari (29) memerankan karakter dosen killer yang cantik dalam sinetron Cintaku di Kampus Biru, yang diangkat dari novel laris Ashadi Siregar. Peran Desy mengingatkan kembali sosok Rae Sita yang dulu memerankan Yusnita dengan apik dalam versi layar lebar. Tapi, menurut Desy, yang mengaku belum pernah menonton versi layar lebarnya, cerita sinetron bukan terjemahan film bioskop. Cerita televisi diadopsi langsung dari novel aslinya.
[ Print | Email ]
Marissa Haque Kejutan Bali Icha
Marissa Haque (41) kecewa melihat berita-berita tentang Indonesia di luar negeri yang selalu miring. Karena itu Icha --panggilannya-- membuat film Bali Enigma. Namun film yang disutradai dan disebutnya fiksi ilmiah itu tidak berkisah tentang tragedi Bali. Menurut istri penyanyi Ikang Fawzi ini, peristiwa bom Bali cuma dijadikan momentum. Icha belum mau menyebut nama bintang utamanya. ''Saya ingin membuat kejutan,'' kata ibunda Isabella dan Marsya ini.
[ Print | Email ]
Rakyat Irak Tuntut Pekerjaan
Sahetapy: "Indonesia, Mirip RS Gila"
PDIP Siap Koalisi dengan Golkar dan PKB
Lima Puluh Tokoh Aceh akan Bertemu Mega
Goyang "Ngebor" Inul, Masih dalam Batas Kewajaran
|
|
 |
|
|
|