 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Studi Banding Kabaret Lido
Niatnya studi banding soal DPD ke Eropa. Tapi, rombongan MPR-RI malah dikesankan berpiknik-ria.
Di Paris, Prancis, rombongan itu bergaya laiknya selebriti Hollywood. Selain menyewa dua limusin, rombongan menginap di Hotel Crillon yang bertarif kamar 490 euro hingga 1.100 euro (Rp 4,7 juta sampai Rp 10,5 juta) per malam. Acara jalan-jalan itulah yang kemudian menjadi sorotan media pers. Sebab, selain berlimusin, rombongan pun menikmati kemewahan Paris seperti makan siang di restoran mahal Fuquet dan menonton kabaret Lido. Layaknya turis, tak lupa para anggota MPR itu berfoto-ria di Menara Eiffel dan Arc de Triomphe, serta berbelanja di toko bebas bea, Paris Look. Perjalanan dimulai dari Inggris, Prancis, menyusul kemudian Belanda, Italia, dan Spanyol. Di Belanda pun rombongan gagal bertemu dengan koleganya. Walhasil, lagi-lagi acara jalan-jalannya lebih menonjol ketimbang kegiatan produktifnya. Cuma, rombongan MPR itu sendiri yang tahu apa yang mereka petik dari kunjungan mahal itu.
[Nasional, GATRA, Nomor 32 Beredar Senin 23 Juni 2003]
[ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Aleida Guevara Bela Kuba
Buenos Aires, 25 Juni 2003 18:08 Aleida Guevara, putri Ernesto "Che" Guevara, mengunjungi Argentina. Dokter anak dari Partai Komunis yang kini hidup di Kuba itu datang ke tanah kelahirannya untuk memperingati 75 tahun tokoh revolusioner Amerika Latin itu.
[ Print | Email ]
Gubernur NAD: Tujuh PNS Terlibat GSA Jakarta, 25 Juni 2003 17:44 Gubernur NAD Abdullah Puteh mengatakan, hasil sementara pendataan ulang PNS di lingkungannya menunjukkan, tujuh PNS terlibat kelompok Gerakan Separatis Aceh (GSA/GAM).
[ Print | Email ]
Kasus Pelanggaran Imigrasi Istri Muklas Didenda Rp 6 Juta Solo, 25 Juni 2003 16:32 PN Klaten memvonis Paridah binti Abbas (33), istri terdakwa kasus bom Bali, Muklas, berupa denda Rp 6 juta, karena pelanggaran keimigrasian. Izin tinggal WN Malaysia itu di Indonesia sudah lama habis.
[ Print | Email ]
Dua Pelaku Pembakar Sekolah Serahkan Diri
Ronaldo dan MacArthur Terima Penghargaan Prancis
Pemerintah Perangi Orang Yang Ingin Bubarkan NKRI
Perlu Diplomasi Ofensif dan Kreatif
Dubes AS Berterima Kasih pada Riau
|
|
Jaksa: Tak Cukup Alasan Ali Ghufron Cabut BAP Denpasar, 25 Juni 2003 16:32 Jaksa sidang perkara bom Bali menyatakan, tidak cukup alasan bagi terdakwa Ali Ghufron mencabut BAP polisi. Sebab terdakwa membubuhkan tanda tangannya dalam keadaan sehat lahir batin.
[ Print | Email ]
Panja Sukhoi Tunda Pemanggilan Menantu Presiden
Jakarta, 25 Juni 2003 16:30 Panitia Kerja DPR tentang Sukhoi akan menunda pemanggilan pengusaha Happy Hapsoro, menantu Presiden Megawati, yang diduga terlibat pembelian pesawat tempur Sukhoi. Menunggu informasi tentang Happy.
[ Print | Email ]
Pelanggaran Keimigrasian William Nessen Ditahan 20 Hari Banda Aceh, 25 Juni 2003 16:26 William Nessen (46) warga AS yang baru keluar dari sarang GAM, kini resmi menjadi tersangka karena diduga melanggar UU Keimigrasian. Ia tak memiliki paspor dan visa, sehingga ditahan 20 hari.
[ Print | Email ]
Serena Williams Bakal Tur ke Afrika
Henin Melaju ke Babak Kedua
Rektor: Anggaran Rendah, Mutu Pendidikan Rendah
Menpen Irak As-Sahaf Tertangkap
Pengadilan Imam Samudra Hadirkan Saksi
|
|
 |
|
|