|
| Info TMC Polda Metro Jaya |
| melalui Twitter.com |
 |
 |
|
|
 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Makhmalbaf: Keluarga Paling Sukses dalam Sejarah Film
Tahun ini, Samira Makhmalbaf memperoleh penghargaan Jury Prize di Festival Film Cannes. Lewat film Five in the Afternoon, Gadis 23 tahun ini berkisah tentang Noqreh, wanita Afghanistan yang bermimpi menjadi presiden usai jatuhnya rezim Taliban di Kabul. Namun keinginan Noqreh ternyata membentur tembok karena sang ayah sangat pro-Taliban. Sejak muncul di Cannes pada 1998, Samira, pada usia baru 18, mencengangkan publik dengan filmnya, The Apple. Pada tahun 2000, Samira datang lagi ke Cannes dengan film keduanya, Blackboard. Pada usia itu, Samira tercatat sebagai sutradara termuda yang filmnya pernah disertakan dalam kategori kompetisi di Cannes. Sekali lagi, satu anggota keluarga Makhmalbaf membuktikan diri. Dalam sejarah sinema, memang belum pernah ada keluarga seunik keluarga Mohsen Makhmalbaf. Ayah, ibu, dan anak-anak, semua berlomba menumpuk penghargaan dari berbagai festival film ternama. Ternyata, keluarga ini punya metode lain dari yang lain untuk mempelajari film.
[Ragam, GATRA, Nomor 32 Beredar Senin 23 Juni 2003]
[ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Anggun C. Sasmi Anggun: Masku Olivier...
Lama di negeri orang, Anggun C. Sasmi (29) masih tetap pakai ungkapan Jawa. Buktinya, ia memanggil pacar barunya, Olivier, pria Kanada, dengan sebutan "Masku Olivier". Penyanyi internasional itu pulang kampung sekaligus manggung di TIM, Jakarta, dalam acara ''Fete de la Musique'' alias ''Pesta Musik''. Sekitar 1.000 penonton antusias ikut bernyanyi, manakala Anggun membawakan hitnya, seperti Snow on Sahara dan Tua-tua Keladi.
[ Print | Email ]
Nicky Astria Nicky, Mempelai Serba Hijau
Nicky Astria (36) tak betah berlama-lama menjanda. Sabtu lalu, janda Satria Kamal alias Mamay itu menikah dengan Hendra Priyadi (56), duda tiga anak, mantan suami Andi Meriem Mattalata. Acaranya dilaksanakan secara sederhana, hanya melibatkan keluarga dan kerabat dekat. ''Saya bukan bermaksud nikah diam-diam. Rumah ini kecil, yang penting perkawinan lancar,'' kata ibu dua anak itu. Nicky tampak cantik mengenakan kebaya hijau muda, kreasi Bonny Louis.
[ Print | Email ]
Iwan Abdurahman Abah Ompong Manggung Politik
Pencipta lagu Melati dari Jayagiri, Iwan "Abah Ompong" Abdurahman (56) mencalonkan diri jadi Wali Kota Bandung, didukung, antara lain, Sunaryo (pelukis), Nyoman Nuarta (pematung), dan Setiawan Djodi (budayawan dan pengusaha). Iwan ingin menciptakan Bandung sebagai kota berbudaya. ''Pohon-pohon dilarang ditebang,'' kata dedengkot kelompok pencinta alam Wanadri ini. ''Becak pun tidak perlu dihilangkan dari Bandung.'' Malah, kalau perlu, didandani.
[ Print | Email ]
Rumah Imajiner Keluarga Makhmalbaf
Kluivert Ancam Tinggalkan Barça
Australia Sangkal Lecehkan Ulama
KPU: Anggaran Pemilu 2004 Rp 5 Triliun
Nessen Jalani Pemeriksaan di RS Banda Aceh
|
|
Melanie Subono Cinta Sebal Melanie Subono
Melanie Subono (27) akhirnya menikah dengan Martuaraja P. Simatupang (30). Padahal awal perjalanan kasih mereka cukup berliku. ''Awalnya sih aku bete banget sama Raja,'' kata putri sulung bos Java Musikindo Adrie Subono itu. Tapi, setelah dipasangkan dalam sebuah sinetron, hati mereka bertaut. Sepanjang perjalanan ke tempat syuting, obrolan mereka ternyata nyambung. Malah, dalam perjalanan pulang, Melanie terlelap di mobil Raja.
[ Print | Email ]
Fitri Handayani Nikmatnya Imajinasi Fitri
Artis sinetron Fitri Handayani (25) lagi mencari seseorang yagn piawai menyeleksi cerpennya. Sekitar tiga tahun, sarjana Ilmu Komunikasi Universitas Sahida Jakarta itu menulis cerpen. ''Lewat cerpen, saya bisa menumpahkan seluruh imajinasi. Nikmat sekali rasanya jika bisa merampungkan sebuah tulisan,'' akunya. Pemeran Tantri dalam serian Satria Banjaran ini punya keinginan menerbitkan buku kumpulan cerpen.
[ Print | Email ]
Aida Aida, Suara Aceh di Gedung Putih
Aida Swenson Simanjuntak (45), atas undangan Presiden AS George W. Bush, berangkat ke "negeri Paman Sam" membawa 36 anak asuhnya dari Paduan Suara Anak Indonesia (PSAI). Meski tak ada hubungannya dengan konflik Aceh, yang jadi maskot acara itu adalah budaya Aceh. Sebelum ke Gedung Putih, PSAI berlomba di Festival Paduan Suara Internasional di California, 28 Juni. Di festival itu, enam tahun silam, PSAI pernah merebut juara pertama.
[ Print | Email ]
Dephub Segera Bangun Pelabuhan di Pulau Nasi
Sultan HB X Terima Gelar Sri Amanah Dwi Wangsa
Kevin Costner Bakal Menikah Lagi
Beckhamania di Thailand & Vietnam
Koops TNI Tangkap Seorang Fotografer Jepang
|
|
 |
|
|
|