 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Bila Platform Terbentur Gizi
Mundurnya Nurcholish Madjid dari konvensi pemilihan calon presiden Partai Golkar sebenarnya sudah disiapkan sejak lama. Cak Nur, demikian Nurcholish biasa dipanggil, mengatakan, ada kesenjangan etika antara platform serta prinsip yang ia yakini dan kenyataan di lapangan. Perkara Akbar mengambil formulir? ''Itu hanyalah the last hard proof, bukti nyata yang terakhir, yang membenarkan hipotesis kami soal konvensi ini,'' Cak Nur menambahkan. ''Tapi, yang paling jelas, ada kesenjangan etika antara kami dan praktek konvensi.'' Contohnya, ketika ia menyampaikan visi dan misi di beberapa daerah, ada yang menyampaikan tanggapan: ''Ya, sudah. Visi dan misinya kami terima, tapi gizinya mana?'' Lelucon ini jelas menjurus ke praktek politik uang, hal yang ditentang keras oleh Cak Nur. Menurut Cak Nur, bisa saja ia mengupayakan gizi yang dimaksud, tapi itu akan menghanguskan agenda utama platformnya, menciptakan good governance. ''Cak Nur kan sudah tahu aturan-aturannya. Bilamana sudah tahu, kan harus mengikuti aturan. Masak kalau orang luar boleh, orang dalam tidak,'' ujar Ketua Umum DPP Partai Golkar Akbar Tandjung.
[Nasional, GATRA, Edisi 38 Beredar Senin 4 Agustus 2003] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Bom Marriott Taufiq Kiemas: Dampak Bom Takkan Berkepanjangan
Jakarta, 5 Agustus 2003 20:42 Meski menimbulkan banyak korban jiwa, Taufiq Kiemas yakin dampak sosial-politik-ekonomi akiban bom mobil itu tak akan berlangsung lama. Polisi cukup confident menghadapinya. Ia juga melihat adanya semangat gotong-royong di lapangan. [ Print | Email ]
Bom Marriott Dubes Lebanon Selamat
Jakarta, 5 Agustus 2003 18:08 Dubes Lebanon untuk Indonesia Dr. Taufik Jaber selamat dari ledakan bom di Hotel JW Marriott, meski saat itu ia berada di hotel itu. Namun saat ledakan terjadi, ia berada di lantai 15.
[ Print | Email ]
Pasal Impeachment Disepakati
Jakarta, 5 Agustus 2003 17:52 Menkeh dan HAM Yusril Ihza Mahendra mengatakan, pasal 10 RUU Mahkamah Institusi mengenai penghentian (impeachment) terhadap presiden yang diperdebatkan, akhirnya disepakati.
[ Print | Email ]
Sebanyak 35 Korban Boleh Pulang
Sebanyak 20 Korban Dievakuasi ke RS MMC
Akbar: Manimaren Belakangan Stres
Kedubes Kanada Data Warganya
Akbar: Teroris Benar-benar Ada di Indonesia
|
|
Bom Marriott Amien Rais: Jangan Saling Tuding
Jakarta, 5 Agustus 2003 17:02 Ketua MPR Amien Rais mengimbau semua pihak agar tidak saling tuding, melempar tanggung jawab dan mencoba mengambil kesimpulan sendiri mengenai pelaku peledakan Hotel JW Marriott, Jakarta.
[ Print | Email ]
Bom Marriott Pemerintah Mengutuk Keras Aksi Terorisme
Jakarta, 5 Agustus 2003 16:28 Menko Polkam Susilo BY mengatakan, pemerintah Indonesia untuk kesekian kalinya mengutuk keras aksi terorisme yang menimpa Hotel JW Marriott, Jakarta, sekaligus menyampaikan belasungkawa.
[ Print | Email ]
Bom Marriott Menko Polkam: Terlalu Pagi, Menduga Pelakunya Jakarta, 5 Agustus 2003 16:04 Menko Polkam Soesilo BY mengatakan, terlalu pagi untuk menduga siapa pelaku peledakan bom di Hotel JW Marriott, Jakarta. Biarkan polisi yang menyelidiki
[ Print | Email ]
Kapolri dan Kapolda Tinjau Lokasi Ledakan
Empat Korban Tewas Terbakar
Baramuli:Manimaren Tidak Punya Musuh
Sebelum Ledakan, Dubes Lebanon Masuk
Tamu Hotel Dievakuasi
|
|
 |
|
|