 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Langkah Encep Berakhir di Kota Candi
Tersangka gembong teroris Hambali alias Riduan Isamudin sedang diperiksa penyidik Amerika di tempat rahasia. Pria 40 tahun asal Desa Sukamanah, Kabupaten Cianjur, Jabar itu dikabarkan sudah diterbangkan CIA dari tempat penangkapannya, Thailand, ke Guantanamo, Kuba. Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar mempertanyakan sikap Thailand yang menyerahkan "Osama bin Laden dari Timur" itu pada Amerika. Pasalnya, kejahatannya banyak dilakukan di Indonesia. Lagipula, Hambali memegang paspor Indonesia. Apa boleh buat, Hambali lebih dulu digaruk intel Amerika. Intel Thailand dan CIA memperoleh nomor ponsel Hambali dari Ah Hung, yang dicari polisi Singapura karena dituduh akan menabrakkan pesawat ke Bandara Changi, seperti pada peristiwa 11 September. Ia pernah tinggal di Phnom Penh dan berencana menetap bersama komunitas muslim Thai di Chiang Mai. Setelah mengoperasi wajah, CIA yakin, Hambali tengah menyiapkan aksi teror serupa serangan 11 September 2001. Hambali juga diyakini berhubungan akrab dengan Osama bin Laden, pentolan Al-Qaeda. Selain itu, pria bernama asli Encep Nurjaman itu dituduh berada di belakang serangkaian aksi teror di Manila, Filipina.
[Laporan Utama, GATRA, Edisi 41 Beredar Jumat 22 Agustus 2003] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Koleksi Buku Bung Karno di Bengkulu Memprihatinkan Bengkulu, 22 Agustus 2003 16:02 Ratusan buku koleksi Bung Karno sewaktu dibuang Belanda di Bengkulu, dalam kondisi memprihatinkan. Kertasnya sudah rapuh, sehingga tak bisa dibaca lagi.
[ Print | Email ]
Kapolri Bantah JI Punya Laskar
Jakarta, 22 Agustus 2003 15:16 Kapolri Jenderal Polisi Da`i Bachtiar membantah, jika kelompok Jamaah Islamiyah (JI) mempunyai laskar beranggotakan ratusan pasukan. Membantah Erwin Map yang mengatakan punya 300 anggota.
[ Print | Email ]
Pasukan AS Tangkap "Ali Kimia" New York, 22 Agustus 2003 14:48 Pasukan AS mengklaim telah menangkap buronannya, Ali Hassan Al Madjid alias "Ali Kimia" ("Chemical Ali"), ahli kimia sepupu Saddam Hussein. Tak disebutkan, di mana Ali berada.
[ Print | Email ]
Gubernur Sumatera Ingin Jembatan Jawa-Sumatera
Ralf Kembali ke Ajang Pertarungan F1
Inter Siap Jual Crespo ke Chelsea
Honda akan Tarik 29 Ribu Mobilnya
RCTI Dapatkan Hak Siar Euro 2004
|
|
Kapolri: Kewarganegaraan Hambali Belum Jelas Jakarta, 22 Agustus 2003 14:42 Kapolri Jenderal Polisi Da`i Bachtiar mengaku, pihaknya belum mengetahui secara jelas kewarganegaraan tersangka teroris Hambali. Apakah dia menggantinya selama pelarian.
[ Print | Email ]
PB XII Beri Penghargaan bagi 13 Wanita Berprestasi Solo, 22 Agustus 2003 13:44 PB XII akan menganugerahkan penghargaan bagi 13 wanita Solo berprestasi, mereka antara lain Mooryati Sudibyo, Poppy Dharsono, Iga Mawarni, Waljinah, Rini Suwandi dan Nungki Kusumaastuti.
[ Print | Email ]
Pasca-Bom Marriott Wisman ke Borobudur Menurun
Borobudur, 22 Agustus 2003 13:32 Kepala Unit Taman Wisata Candi Borobudur mengeluhkan menurunnya jumlah wisatawan mancanegara (wisman) ke candi yang masuk tujuh keajaiban dunia itu, sejak peristiwa Bom Marriott.
[ Print | Email ]
Catur Bidak Penari Batal Masuk MURI
Kelompok Tak Dikenal Akui Bertanggung Jawab
Prajurit Khusus AS Tewas di Afghanistan
Palestina Kecam Abbas
Sebanyak 1.500 Loyalis Saddam akan Diadili di Irak
|
|
 |
|
|