 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Pamong Praja Maut Selepas Apel Malam
Praktik kekerasan jadi tradisi terselubung di STPDN. Padahal, menurut Mendagri Hari Sabarno, "Tak ada alasan pembenar bahwa untuk menegakkan disiplin harus melalui kekerasan." Hari lalu mengutip Peraturan Kehidupan Praja, berisi rambu-rambu berikut sanksi bagi para praja. Di Pasal 63, misalnya, dimuat larangan menendang, memukul, menampar, menenggak narkotika, berkelahi, dan desersi. "Itu pelanggaran berat," kata Hari Sabarno. Namun penganiayaan itu berlangsung di luar jadwal kegiatan kuliah. Parahnya, kesalahan satu orang harus ditanggung renteng semua teman seangkatan. Hukuman macam ini pula yang menjemput maut Wahyu Hidayat. Selepas apel malam pukul 21.00, Selasa pekan lalu, mereka dibariskan di barak Bangka Belitung, tempat bermukimnya 50 praja senior atau tingkat III asal Jawa Barat. "Buk-buk-buk!" Versi polisi, setiap senior mendapat jatah dua pukulan untuk tiap junior. Malang bagi Wahyu. Rentetan bogem mentah itu membuatnya ambruk. Korban tewas berjatuhan. Namun pembina kampus terkesan menutup-nutupi. Menurut dr. Raden Budi Setiadi, dokter jaga di Rumah Sakit Al-Islam yang menerima jenazah Wahyu, kala itu pihak STPDN menyatakan bahwa Wahyu tak sadarkan diri karena kelelahan. Mereka menolak saran untuk mengotopsi korban. Syarif Hidayatullah, ayahanda Wahyu, mengaku mendapat kabar anaknya meninggal karena sakit.
[Nasional, GATRA, Edisi 44 Beredar Jumat 12 September 2003] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Kapolri Siap Hadapi Gugatan Keluarga Aktivis Islam
Jakarta, 18 September 2003 15:56 Kapolri Jenderal Pol Da`i Bachtiar menyatakan siap dan senang menghadapi gugatan hukum keluarga 15 aktivis Islam yang ditangkap polisi dengan tuduhan terlibat aksi terorisme.
[ Print | Email ]
BIN Perlu UU Intelijen Jakarta, 18 September 2003 14:56 Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Hendropriyono akan meminta pemerintah agar membuat Undang-undang Intelijen, yang mengatur apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan intelijen.
[ Print | Email ]
NU-Muhammadiyah Jatim: Ramadhan Mulai 27 Oktober Surabaya, 18 September 2003 14:40 Pengurus Wilayah Nalhdlatul Ulama dan Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jatim sepakat memutuskan, tanggal 1 Ramadhan 1424 H jatuh pada tanggal 27 Oktober mendatang.
[ Print | Email ]
Wisma BNI Diancam Bom, Karyawan Panik
AS Bahas Pembekuan Dana Teroris dengan Saudi
Tersangka Pembunuh Lindh Sangkal Bersalah
Lagi, Pasukan AS Salah Tembak Fatal di Irak
Carter: Bush Sulit Tangani Konflik Palestina-Israel
|
|
Sepak Bola Otobiografi Beckham Versi Mandarin Segera Beredar Hong Hong, 18 September 2003 14:26 Otobiografi bintang sepakbola David Beckham berjudul My Side sedang diterjemahkan ke bahasa Mandarin. Akan dipasarkan ke seluruh Cina bulan depan.
[ Print | Email ]
Bush: Tak Ada Bukti Saddam Terlibat Tragedi 11 September Washington, 18 September 2003 13:58 Presiden AS George W Bush mengakui, tak ada bukti mantan Presiden Irak Saddam Hussein terlibat dalam tragedi 11 September. Namun jajak pendapat menunjukkan, 69% warga AS percaya Saddam terlibat.
[ Print | Email ]
CIFOR: UU Pencucian Uang, Selamatkan Hutan Indonesia Bogor, 18 September 2003 13:18 Pusat Penelitian Hutan Antarbangsa (CIFOR) menyambut baik keputusan DPR-RI yang memasukkan kejahatan di bidang kehutanan dan lingkungan dalam perubahan atas UU Tindak Pidana Pencucian Uang.
[ Print | Email ]
Pakar Forensik Temukan Kuburan Massal Muslim Bosnia
Yahudi Tersinggung Ucapan Berlusconi
Delapan Terpidana Bom Bali Naik Banding
Mu'arif: Perlu, Standar Profesi Kewartawanan
Putera Beckham Dilarikan ke RS
|
|
 |
|
|