 |
 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Pemain Tua di Pasar Kopi
Tak jelas, berapa banyak merek kopi yang beredar di pasar. Antara daerah satu dengan daerah lain sering tak sama. Sebab, ditengah persaingan berbagai merek kemasan kopi moderen, terselip pula produk tradisional hasil olahan industri rumahan. Tak mengherankan jika jumlahnya dari tahun ke tahun naik turun, timbul tenggelam. Satu pergi (bangkrut) diganti merek baru lagi, dan seterusnya. Dari sekian produk tua yang ada, hanya sebagian kecil yang bisa bertahan, dan hingga kini masih berkembang. Tiga di antaranya, kopi "Warung Tinggi", sebagai kopi tertua, mulai dijual pada 1878, dirintis oleh Liauw Tek Siong di Jalan Molenvliet Oost (kini, Jl Hayam Wuruk) Jakarta. Lalu, kopi "Kapal Api", yang merebut 65% pasar kopi nasional, dirintis sejak 1927 oleh Go Soe Loet. Selain itu, ada pula kopi "Aroma" dari Banceuy, Bandung, yang dirintis sejak 1930 oleh Tan Houw Sian. Hingga kini, banyak orang mengenal kualitas kopi yang sampai kini masih diolah dengan mesin kuno buatan Jerman itu. Lebih-lebih, orang jadi mudah mengingat merek Aroma setelah singgah di toko berarsitektur art deco itu.
[Ragam, GATRA, Edisi 47 Beredar Jumat 3 Oktober 2003] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Bella Saphira Tawaran Mandarin Bella
Diam-diam, pesinetron Bella Saphira terampil berbahasan Mandarin. Ia dengan fasih menyanyikan lagu Ni Yao De Ai, lagu pengiring film televisi Taiwan, Meteor Garden, di acara Oriental Night di Diskotek Hailai, Ancol, Jakarta. Ternyata, secara ia belajar bahasa yang terbilang sulit itu dari salah seorang pacarnya, seorang Tionghoa yang fasih berbahasa Mandarin. "Selama empat tahun saya belajar dari dia," ujarnya, buka rahasia.
[ Print | Email ]
Cokelat Atraksi Udara Cokelat
Kelompok musik Cokelat bikin kejutan unik. Peluncuran Segitiga, album terbaru mereka, dilakukan sambil ngamen di kabin bisnis pesawat Star Air yang sedang mengudara. Dengan iringin gitar akustik dan simbal, Kikan melantunkan beberapa lagu terbaru Cokelat. Sambutan penumpang meriah, tak ubahnya ketika mereka manggung di tempat hiburan. Selesan nyanyi, para penumpang berebut tanda tangan idola mereka.
[ Print | Email ]
Ferry Salim Koleksi Parfum Ferry
Pesinetron Ferry Salim selama belasan tahun sudah mengoleksi ribuan botol parfum versi miniatur. Ia berburu botol parfum dari Tasik hingga Vancouver, dari model kuno hingga yang paling mutakhir, tak peduli apakah masih lengkap dengan isinya atau cuma tinggal botolnya. Ferry mengaku hobinya itu sama sekali tak mahal. Soalnya, parfum kuno ada yang cuma Rp 5.000, dan yang termahal, ia patok Rp 200.000.
[ Print | Email ]
Jalur Hukum Remy
Komisi IV DPR Dukung Langkah Karyawan Telkom Jateng/DIY
Wiranto Tolak Jadi Wapres
Jenazah Ahmad Sakri Disemayamkan di Masjid PT DI
Karyawan Telkom Divre IV Jateng/DIY Siap Dipecat
|
|
Kafi Kurnia Jurus Kaya Si Jabrik
Kafi "Si Jabrik" Kurnia meluncurkan buku 7 Jurus Sukses di Singapura. Buku saku terbitan Gatra Pustaka dan AKUR itu merupakan kumpulan "dongeng bisnis" yang diangkat dari rubrik In-Trik majalah GATRA, sejak dua tahun lalu. Di Akademi Manajemen Kesatuan Bogor, bukunya diluncurkan sebagai acara kuliah perdana mahasiswa baru. Setelah itu, Kafi akan terbang ke Australia, menemui warga Indonesia yang ingin kembali berbisnis di Tanah Air.
[ Print | Email ]
Rossa "Ocha" Rosliana Tanggal Baik Ocha
Penyanyi Rossa sekitar lima bulan lagi jadi pengantin. Namun ia belum berani menentukan tanggal pernikahannya dengan Yoyok, penabuh drum kelompok musik Padi. Pasalnya, ia belum dapat gedung. Meski demikian, ia sudah menyiapkan perlengkapan untuk seserahan. Selain itu, ia juga sudah membeli sepasang cincin platina bertatahkan berlian mungil. Untuk mas kawin, ia menyebut lempengan emas dan seperangkat alat salat.
[ Print | Email ]
Remy Silado Jalur Hukum Remy
Budayawan Remy Silado kesal karyanya, cerita bersambung Sam Pho Kong yang dia tulis untuk koran Suara Merdeka Semarang, dibajak harian Palopo Pos. Rupanya, koran asal Sulawesi Selatan itu mengambil begitu saja cerita bersambung itu dari situs Suara Merdeka tanpa pemberitahuan sama sekali. Karena itu, kini Remy tak mau kompromi. Ia dan Suara Merdeka akan menggugat Palopo Pos atas kelancangan itu.
[ Print | Email ]
Polda Jatim Waspadai Isu Bom Desember
Lima Berkas Kasus STPDN Dilimpahkan ke Kejaksaan
Sekolah Indonesia Jeddah Belum Miliki Gedung Sendiri
Anggota DPR: Nusakambangan Bisa Saingi Bali
KPU akan Gugat Laode Ida
|
|
 |
|
|
|