 |
 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Kunjungan Megawati Muhibah Tiga Panggung
Untuk memperlihatkan politik bebas-aktifnya, Presiden Megawati menempuh jalur muhibah ke New York, Tunis, lalu Tripoli. Di Tripoli, Mega bertemu Presiden Libya Muammar Qaddafi, membicarakan pelbagai hal, antara lain, soal Aceh. Dalam 24 jam, empat kali mereka bertemu. Sebelum mendarat di Bandar Udara Tunis, Kamis pekan lalu, rombongan Megawati bertandang ke New York, Amerika Serikat, untuk memberikan pidato dalam panggung Sidang Umum PBB ke-58 tahun ini. Empat jam sebelum tampil di mimbar ruang sidang utama di Gedung PBB itu, Megawati sempat bertemu Presiden Amerika Serikat, George W. Bush, di Hotel Waldorf-Astoria, tak jauh dari Markas Besar PBB. Mereka berbicara selama setengah jam, 15 menit lebih panjang dari yang diagendakan. Presiden Bush, antara lain, menyampaikan kepuasan atas kerja sama Indonesia dalam memerangi terorisme. Menurut anggota DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Amris Hassan, Presiden Megawati ingin mengirim sinyal, Indonesia akan tetap berada di jalur netral. Ia mendatangi Libya, meski Washington masih saja tak ramah dengan Tripoli.
[Nasional, GATRA, Edisi 47 Beredar Jumat 3 Oktober 2003] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Pengamanan KTT ASEAN Jalan Ditutup, Pasien Emergensi Dikawal Polisi Denpasar, 6 Oktober 2003 17:54 Pengamanan ekstra ketat mewarnai KTT ke-9 ASEAN di Bali. Jalan raya sepanjang 60 km ditutup untuk umum. Kejadian emergensi, seperti pasien gawat darurat, dikawal petugas kepolisian.
[ Print | Email ]
Kecelakaan Delapan Anggota Kopassus Ditemukan Banda Aceh, 6 Oktober 2003 16:58 Delapan prajurit Kopassus TNI AD yang jatuh bebas dari helikopter ke laut lepas Pantai Pusong, Lhokseumawe, saat latihan menyambut HUT ke-58 TNI, ditemukan tewas. Mereka masih terikat tali.
[ Print | Email ]
Unjuk Rasa Mahasiswa Desak DPR Panggil Hakim Kasus Tempo Palu, 6 Oktober 2003 16:34 Sejumlah mahasiswa dan aktivis LSM Palu, Sulteng, menyerukan agar DPR memanggil hakim yang mengadili kasus majalah Tempo-Tomy Winata. Mereka menduga, kasus itu sarat muatan politis.
[ Print | Email ]
PN Jakpus: Kapolri Harus Minta Maaf pada Tempo
"Suara Emas" Said Aqil Pukau Pekanbaru
Air Paradise, Oktober Terbang ke Taipei
Tanpa Beckham MU Masih Terbesar di Asia
Veteran Militer Irak Terus Berunjuk Rasa
|
|
RCTI Gelar Acara Mengenang Indra Safera
Jakarta, 6 Oktober 2003 16:16 Impresario Britama di RCTI bakal lain dari biasanya. Guna mengenang presenter alm. Indra Safera, acara itu menampilkan tema "Cinta, Karya dan Persahabatan Indra Safera". [ Print | Email ]
Mu'arif: Tentukan Standarisasi Wartawan Medan, 6 Oktober 2003 16:14 Untuk kesekian kalinya, Meneg Kominfo Syamsul Mu'arif menyerukan, Dewan Pers perlu menentukan standarisasi bagi wartawan, sebagaimana halnya profesi dokter, agar melahirkan insan pers profesional.
[ Print | Email ]
Polisi Bebaskan Delapan Anggota Jamaah Tabligh Jakarta, 6 Oktober 2003 16:06 Polres Sangihe Talaud membebaskan delapan anggota Jamaah Tabligh dan memulangkannya ke daerah asalnya masing-masing. Masyarakat curiga, mereka akan menyeberang ke Moro, Filipina Selatan.
[ Print | Email ]
Terbakarnya Anggota Marinir, Murni Kecelakaan
Jaksa: Tolak Eksepsi Bambang Harymurti
Jadwal Penerbangan Bandara Juanda Terganggu
Uji Coba Underpass Pramuka, Lalulintas Lancar
Pesawat TNI AU Tabrak Lampu Landasan Bandara Juanda
|
|
 |
|
|
|