 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Kurang Bensin Loncat Pagar
Karena ngadat-nya mesin politik, perolehan suara Wiranto-Wahid di kantong-kantong Golkar jeblok. Anjloknya suara Wiranto-Wahid ini tentu di luar dugaan. Jauh sebelum coblosan, Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung optimistis jagoannya bakal unggul. "Setiap kampanye, banyak yang hadir," kata Akbar. Ia mengaku menyaksikan sendiri melubernya peserta kampanye saat mendampingi Wiranto ke berbagai daerah. Apalagi, dalam pemilu 4 April lalu, Golkar berjaya dengan meraih 24,48 juta suara (21,58%). Sementara PKB meraup 12 juta suara (10,57%). Ditambah dukungan dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (1,4 juta suara), Partai Patriot Pancasila (1,07 juta), dan Partai Nahdlatul Ummah Indonesia (0,89 juta), di atas kertas tidak sulit bagi Wiranto-Wahid untuk meraih 30 juta suara. Itulah yang meyakini Akbar bahwa jagoannya bisa melaju dengan mudah ke babak kedua, 20 September nanti. Namun, optimisme itu tak terbukti. Semula, kata Slamet, pihaknya berharap mesin politik Partai Golkar dan PKB bisa mengantarkan Wiranto-Wahid ke babak kedua. "Namun ternyata, preferensi pemilih ke orang," ia mengaku. "Rezeki nomplok" dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang terang-terangan mendukung Amien-Siswono, Rabu pekan lalu, juga tak mampu mendongkrak suara. Rupanya, tidak sedikit pemilih PKS yang memilih kandidat lain.
[Laporan Utama, Gatra, Edisi 35 Beredar Jumat 9 Juli 2004] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Kasus Tempo-TW Jaksa Belum Siap, Tuntutan Ditunda Jakarta, 12 Juli 2004 17:00 Sidang pembacaan tuntutan dalam kasus pencemaran nama baik ditunda hingga pekan depan, karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sebastian Hutabarat menyatakan belum siap. [ Print | Email ]
Pembangunan Jangka Panjang Bappenas: Indonesia Tak Miliki Perencanaan Jakarta, 12 Juli 2004 15:44 Indonesia tidak memiliki perencanaan pembangunan jangka panjang. Hal itu merupakan kenyataan yang amat menyedihkan, karena tidak bisa diketahui kemana arah pembangunan ke depan. [ Print | Email ]
Iran Perang Lawan Narkoba Teheran, 12 Juli 2004 15:00 Iran benar-benar melakukan perang melawan pengedar obat-obatan terlarang. Mulai dari menggali parit raksasa di sepanjang perbatasan Pakistan hingga menurunkan tank-tank dan helikopternya. [ Print | Email ]
India Keberatan Eksekusi Ayodya
Objek Wisata Aceh Besar Dibanjiri Pengunjung
Guru: Buat Perda Sumbangan Pendidikan di Malang
Mentawai Incar Rp 100 Miliar/Bulan dari Selancar
Nurdin Halid akan Diperiksa Secepatnya
|
|
PN Jakpus Sidangkan Gugatan Gus Dur pada KPU dan IDI Jakarta, 12 Juli 2004 13:30 Pengadilan Jakarta Pusat, Senin siang mulai membacakan gugatan yang diajukan Ketua Dewan Syuro PKB Abdurrahaman Wahid (Gus Dur) terhadap KPU dan IDI, yang dinilai sewenang-wenang. [ Print | Email ]
DPR Sahkan RUU Perkebunan Jakarta, 12 Juli 2004 13:28 Rapat paripurna DPR di Jakarta, Senin, mengesahkan RUU Perkebunan menjadi Undang-Undang (UU). Diharapkan jadi dasar pengelolaaan sektor perkebunan profesional dan mensejahterakan rakyat. [ Print | Email ]
Deplu Segera Panggil Dubes Myanmar Jakarta, 12 Juli 2004 13:00 Deplu RI segera memanggil Dubes Myanmar di Jakarta, berkaitan dengan indikasi kuat penyadapan telepon di ruang Duta Besar RI dan ruang Athan di Kedubes Indonesia di Yangoon, Myanmar. [ Print | Email ]
Panitia akan Pasang Layar Raksasa
Bom Ikan Riyanni
Sekolah Biola Sang Maestro
Eva Menunggangi Lagu
Iis Cinta Laut
|
|
 |
|
|