 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Data Ganjil di Borobudur
Tayangan data hasil perhitungan sementara pemilu versi KPU terlihat ganjil. Pemerhati multimedia asal Yogyakarta, KMRT Roy Suryo Notodiprodjo menemukan beberapa kejanggalan dalam situs tnp.kpu.go.id. Ia rupanya mengamati situs itu sejak hari pencoblosan 5 Juli lalu. Roy melihat jumlah suara yang masuk ke TNP sudah berasal dari 8.908 kecamatan. Padahal, Indonesia hanya punya 5.117 kecamatan. Roy tak habis pikir dari mana datangnya kecamatan sebegitu banyak. Malam itu, pukul 21.08, sebelum tidur, Roy segera menyimpan data dari TNP itu di komputernya. Esoknya Roy kembali mengamati "statistik" di TNP. Ternyata jumlah kecamatan kembali melorot, dari nyaris 9.000 ke 583. Tapi itu tak membuatnya puas. "Itu kan data yang dikeluarkan oleh situs resmi KPU, masa mereka bisa salah tulis," ujar Roy. Roy juga mengkritik lambannya penahanan data dari kecamatan oleh Tim TI KPU. "Sehingga data yang terbaca di TNP itu tidak realtime," katanya. Lalu apa masalahnya. Menurut Kepala Pusat Data Amien Rais For Presiden (AFP) Sayuti Asyatri, hasil penghitungan tim dalam hal tertentu berbeda dengan TNP. ''Data kami cenderung fluktuatif tidak stagnan seperti yang muncul pada pusat data KPU,'' katanya. Memang, dari awal, persentase perolehan kelima kandidat di TNP nyaris tak berubah. Sekitar angka 33% untuk SBY-Kalla, 26% untuk Mega-Hasyim, 22% untuk Wiranto-Wahid, 14% untuk Amien-Siswono, dan 3% untuk Hamzah-Agum. Tapi apa benar penayangan data itu cuma hiburan saja?
[Multimedia, Gatra, Edisi 36 Beredar Jumat 16 Juli 2004] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Perusakan Alam LSM Kecam Wacana Berpikir Anggota DPR Jakarta, 19 Juli 2004 17:32 Walhi Sumsel, Jaringan Advokasi Tambang, dan LBH Palembang mengecam keras wacana berpikir Fraksi PDIP, Golkar dan PPP DPR, yang menyetujui diizinkannya 13 penambang di hutan lindung. [ Print | Email ]
Unjuk Rasa Karyawan Pabrik Gelas Kunci Gerbang Depnakertrans Jakarta, 19 Juli 2004 17:30 Sekitar seratus karyawan pabrik gelas mengunci halaman kantor Depnakertrans Jalan Gatot Subroto Jakarta sejak pukul 15.30 WIB, karena urung bertemu dengan Menakertrans untuk mengadukan nasib mereka. [ Print | Email ]
Pramuka Gelar Jambore Internet-Radio Se-Asia Pasifik Jakarta, 19 Juli 2004 17:28 Gerakan Pramuka mendapat kepercayaan dari Organisasi Kepramukaan Negara-Negara Asia Pasifik untuk menyelenggarakan kegiatan Jambore internet dan Jambaro Radio pertama se-Asia Pasific. [ Print | Email ]
Nurdin Halid Tak Diizinkan Pindah ke RS Lain
Populasi Gajah Liar di Riau Terus Berkurang
Sungai Code Miliki Potensi Wisata
Hari Pertama Sekolah, Siswa Baru Ikuti MOS
Bambang Harrymurti Dituntut Dua Tahun Penjara
|
|
MOS SMP di Gunungkidul Tekankan Tatakrama Yogyakarta, 19 Juli 2004 16:20 Masa Orientasi Siswa Baru (MOS) tahun ajaran baru 2004/2005 SMP di Kabupaten Gunungkidul DI Yogyakarta, ditekankan pada tatakrama siswa dalam berbicara, berpakaian dan tatakrama pergaulan. [ Print | Email ]
Roy Suryo: TI KPU Terlalu Canggih Jakarta, 19 Juli 2004 15:50 Pakar multimedia Roy Suryo Notodiprojo mengemukakan, teknologi informasi (TI) yang dipakai KPU untuk menghitung perolehan suara, terlalu canggih. Padahal, cukup excel saja. [ Print | Email ]
Pemeriksaan Nurlela ke Polda Metro Jaya Diantar Belasan Pendukung Jakarta, 19 Juli 2004 15:44 Nurlela, guru SMPN 56 Melawai Jaksel, datang memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Kamis siang, sebagai tersangka pelanggaran UU No 20 tahun 2003 Sisdiknas, diantar belasan pendukungnya. [ Print | Email ]
Kapolri Minta Maaf pada Gubernur Sulteng
Pengguna Vaksin Flu Unggas akan Dihukum
Banjir di Jepang, 15 Tewas
Gowa Tanggung Biaya Operasional SMPN 56
Guru SMPN 56 Melawai Nurlela, Jadi Tersangka
|
|
 |
|
|