 |
 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Thai Boxing Nonton Adu Jotos di Lumpini
Dolan-dolan ke Bangkok, sekalian saja nonton Thai Boxing. Seru dan keras, tapi cukup menghibur. Santun di awal, sengit di tengah, lalu habis-habisan sampai akhir. Ketiga unsur ini terasa mewarnai setiap pertandingan Thai Boxing. "Sangat keras, tapi menarik. Saya suka," kata seorang turis asal Jepang. Sebagai pelancong, yang kebetulan gemar tontonan tinju, atraksi tersebut cukup menghibur. Setidaknya, ia memberikan warna lain tentang Bangkok. Maklumlah, Bangkok kadung identik dengan hal-hal berbau berahi. "Saya tahu tempat yang asyik, ceweknya cantik-cantik. Good lady, good service, no AIDS," ujar seorang sopir taksi dengan bahasa Inggris patah-patah. Saya tersenyum. "O ya, menarik sekali," kata saya. Dalam hati saya mencibir: "No AIDS apaan, bisa modar ane!" Ketika si sopir makin bernafsu, saya memotong: "Saya lebih kepingin nonton Thai Boxing. Di mana pertunjukan itu digelar?" Si sopir pun memberikan informasi. Di banyak brosur wisata di Thailand, Thai Boxing selalu dicantumkan. Malah, ada maskapai penerbangan yang menyediakan paket wisata kilat bagi penumpang transit. Salah satu isi paket itu, ya, nonton tinju.
[Perjalanan, Gatra No. 38, beredar Jumat, 30 Juli 2004] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Sahrul Gunawan Niat Suci Alul
Jiwa sosial Sahrul Gunawan (28) rupanya tak mengenal akhir. Alul, begitu ia dipanggil, mendirikan Yayasan Al-Hikmah --bergerak di bidang santunan dan perjalanan haji-- tahun silam. Kini, bujangan yang dua kali naik haji ini sudah punya angan-angan baru: mendirikan sekolah kejuruan. Biayanya sekitar Rp 2 milyar. Sementara dari kantongnya sendiri. Pihak luar juga diminta bantuan. [ Print | Email ]
Hemalia Putri Puput Laris di Negeri Jiran
Helmalia Putri ketiban rezeki. Ketika bertandang untuk pemotretan sebuah majalah di Malaysia, Puput, demikian dia biasa disapa, malah ditawari main film berjudul Istri CEO. Peran utama pula. Datangnya kesempatan pertama ini bukan kebetulan. Namanya lebih dulu dikenal lewat sinetron Cinta Pertama, yang juga sudah diputar di stasiun televisi Astro, Malaysia. [ Print | Email ]
Happy Salma Ikon Internasional Happy
Karier artis seksi Happy Salma (24) makin melebar. Happy tak cuma main sinetron, jadi presenter, atau mencoba rekaman untuk beberapa album. Gadis kelahiran Sukabumi, Jawa Barat itu baru menjadi ikon sebuah merek kursi pijat terkenal. Untuk langkah awal, Happy baru melakukan beberapa pemotretan untuk iklan cetak dan roadshow ke beberapa kota di Indonesia. [ Print | Email ]
Williams Pukul KO Mike Tyson
Helena Selamat, Lucky Tersisih
Pinatun: Polri Tak Perlu Bersandiwara
Sukhoi-30 TNI-AU Mengudara
Tim Kasus Buyat Ditolak Masuk Kedubes AS
|
|
Neno Warisman Tiga Kenyamanan Neno
Neno Warisman kini fasih bicara soal anak. Menurut aktivis pembela hak anak ini, seorang anak membutuhkan setidaknya tiga kenyamanan, yakni fisik, emosi dan spiritual. Semuanya harus dipenuhi para orangtua. Neno menyayangkan bakat anak yang menulis novel setebal 100 halaman disia-siakan oleh seorang pengarang besar. "Sayang, padahal anak itu sangat jenius," katanya. [ Print | Email ]
Lance Armstrong Kesempatan Sekali Armstrong
Juara Tour de France enam kali berturut-turut asal AS, Lance Armstrong, baru sembuh dari kanker testis. Pembalap sepeda yang yakin bisa meraih juara Tour de France ketujuh kalinya ini akan mengunjungi pasien anak-anak penderita kanker, untuk sekadar berbagi cerita, meski dirinya mengaku masih trauma dengan penyakit mematikan itu. Ia yakin, penderita kanker masih memiliki harapan. [ Print | Email ]
Joy Destiny Tobing Saingan Kakak-Adik Joy
Finalis Indonesian Idol babak Spektakuler yang ditayangkan di RCTI, Joy Destiny Tobing, ternyata harus bersaing dengan adik bungsunya, Jelita Tobing. Bedanya, Jelita berhasil duduk di 12 besar Akademi Fantasi Indosiar 3 (AFI 3), yang ditayangkan Indosiar. Namun baik Joy maupun Jelita sama-sama senang melihat saudaranya bisa masuk ke dua ajang bergengsi itu. [ Print | Email ]
SBY Temui Amien Rais di Yogyakarta
Theo: Golkar Cenderung Berkoalisi dengan PDIP
Penculik WNI dan AS Dihukum di Cina
TPF SBY Bantu Polisi Cari Data
Polisi Tangkap Seorang Tersangka
|
|
 |
|
|
|