 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Wawancara KH Hasyim Muzadi Saya Tahu Mega Lemah
Suara warga NU terpecah belah dalam pemilihan presiden 5 Juli lalu. Hasyim Muzadi berupaya menyelesaikan konflik di kalangan nahdliyin, dengan "mendamaikan" beberapa tokoh yang tarik-menarik. Pasalnya, calon presiden/wapres dari NU ada tiga orang, masing-masing Sholahuddin Wahid, Hamzah Haz dan Hasyim sendiri. Sedangkan Yusuf Kalla menurutnya NU begitu saja, karena tidak pernah ngurusi ormas Islam terbesar di Indonesia ini. Hasyim pun menginginkan dihilangkannya polarisasi. Sebab harga NU ini lebih mahal ketimbang harga pilpres. "Kalau pilpres itu kan sebuah langkah taktis untuk kepentingan NU dan bangsa. Maka tidak boleh dibalik, sehingga NU-nya dikorbankan gara-gara pilpres. Alhamdulillah, kesadaran sudah mulai merata," kata Hasyim kepada Gatra dalam sebuah wawancara khusus. Hasyim ingin mendapat dukungan sepenuhnya pada putaran kedua. Karena itu Hasyim berkeyakinan, jika ketemu Gus Dur, insya Allah semuanya selesai. Namun itu semua tidak bisa otomatis begitu saja, karena adanya faktor psikososial dan psikopolitis. Sebagai manusia Jawa, Hasyim merasa perlu ada exit dan permit. Ia pun perlu mengatur agar gerakannya tidak kontradiktif, sebab ada calon wakil presiden sama-sama dari NU.
[Nasional, Gatra Nomor 38 Beredar Jumat, 30 Juli 2004] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Baru Dua Persen Ibu Berikan ASI Eksklusif Jakarta, 2 Agustus 2004 18:46 Konsultan Neonatology RSCM Prof Rulina Suradi, SpA (K) IBCLC mengatakan, baru dua persen ibu yang memberikan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif kepada bayinya sampai berumur enam bulan. [ Print | Email ]
Perkiraan Kak Seto Anak-anak Korban Buyat Berpotensi Alami Penurunan IQ Jakarta, 2 Agustus 2004 17:44 Ketua Komnas PA Dr Seto Mulyadi mengatakan, anak-anak korban kasus pencemaran Teluk Buyat erpotensi mengalami penurunan IQ, sulit berkonsentrasi, dan kehilangan percaya diri. [ Print | Email ]
Pemerintah akan Tertibkan Orang Asing Jakarta, 2 Agustus 2004 17:42 Menko Kesra ad interim Malik Fadjar mengatakan, pemerintah Indonesia akan melakukan penertiban terhadap orang-orang asing yang kini berada di Indonesia. [ Print | Email ]
FKH-IPB Buka Rumah Pemotongan Unggas Halal
Mega: Pemerintah akan Bangun Tugu Perbatasan
SBY Minta MK Obyektif
Kalla Yakin Menang
Bayi Prematur, Berisiko bagi Kesehatan
|
|
Penghargaan Yayasan Kehati akan Anugerahkan Kehati Awards Jakarta, 2 Agustus 2004 17:28 Yayasan Kehati akan menyelenggarakan Kehati Awards 2004, Oktober mendatang, bagi upaya dan karya luar biasa, baik perorangan maupun kelompok, yang mendukung keanekaragaman hayati Indonesia. [ Print | Email ]
Gerakan Nasional Pemerintah akan Rehabilitasi Hutan 3 Juta Hektar Denpasar, 2 Agustus 2004 17:00 Kepala Dinas Kehutanan Bali mengatakan, pemerintah berencana merehabilitasi tiga juta hektar hutan dan lahan dalam lima tahun, dengan sasaran utama, daerah aliran sungai. [ Print | Email ]
Razia BKSDA Sita 13 Ekor Siamang Bengkulu, 2 Agustus 2004 16:02 Kepala BKSDA Bengkulu Agus Priambudi mengatakan, pihaknya sudah menyita 13 dari 32 ekor siamang dari tangan warga. Warga yang sukarela menyerahkannya, diberi sertifikat dan foto satwa itu. [ Print | Email ]
Mahkamah Konstitusi Mulai Sidangkan Gugatan Wiranto
Anas Yakin, MK Tolak Gugatan Wiranto-Wahid
Kuasa Hukum: Bukan Masalah Kalah-Menang
Baru Sakit, Nania Tampil Memesona
Pengamat: Gugatan Wiranto ke MK Diperkirakan Kalah
|
|
 |
|
|