 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Tak Ada Osama, Iran Pun Jadi
Amerika Serikat mengumumkan keadaan siaga dua. Isu terorisme yang berkembang di Amerika belakangan bukan hanya sebatas di dalam negeri. Ke luar, Washington kini mengarahkan sasaran ke "negeri para mullah", Iran. Hal itu tampak dari laporan akhir Komisi Penyelidik Tragedi 9 September 2001. Komisi menganggap pemerintahan Bush salah, bukan Irak yang terkait dengan tragedi itu, melainkan Iran. Menurut seorang pejabat senior yang tak mau disebut namanya, delapan hingga 10 orang dari 14 anggota Al-Qaeda yang terlibat dalam serangan 11 September 2001 didapati melintasi wilayah Iran pada kurun Oktober 2000 dan Februari 2001. Paling tidak, para penyelidik komisi mendapati Iran mengizinkan anggota Al-Qaeda keluar-masuk negerinya, melintasi perbatasan Afghanistan sejak Oktober 2000. Pemerintah Teheran, katanya, mengeluarkan perintah khusus kepada penjaga perbatasan untuk memfasilitasi keluar-masuknya anggota Al-Qaeda, termasuk untuk tidak menstempel paspor mereka. Namun sejumlah kalangan mencurigai maklumat Bush dan langkah aparat keamanan ini sebagai upaya mengimbangi pemberitaan media massa yang belakangan lebih menaikkan pamor John F. Kerry, saingannya dalam pemilihan presiden. Konvensi Partai Demokrat memang terus menjadi berita utama berbagai media massa.
[Internasional, Gatra Nomor 39 Beredar Jumat, 6 Agustus 2004] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Pemred Tempo Laporkan Walikota Jakpus ke Polisi
Jakarta, 11 Agustus 2004 18:24 Terdakwa kasus pencemaran nama baik Tomy Winata yang juga Pemimpin Redaksi Majalah Mingguan Tempo, Bambang Harymurti, melaporkan Walikota Jakarta Pusat Khosea Petra Lumbun ke Mabes Polri atas dugaan memberikan keterangan palsu di bawah sumpah. [ Print | Email ]
Izaac Fatari Ditemukan Tewas Terapung Jayapura, 11 Agustus 2004 18:08 Mantan pemain PSSI Izaac Fatari (31 tahun) ditemukan tewas terapung di perairan Pulau Jefman, Kota Sorong akibat speadboad yang ditumpangi terbakar, 6 Agustus lalu. [ Print | Email ]
Anak Berbakat, Berasal dari Keluarga Harmonis Jakarta, 11 Agustus 2004 17:28 Fisikawan Yohanes Surya menilai, semua anak berbakat binaannya berasal dari keluarga harmonis, yang peduli pada anak-anaknya. Mereka sudah difasilitasi perlengkapan belajar, seperti buku-buku. [ Print | Email ]
KRD Bandung Padalarang Anjlok di Stasiun Cimindi
Lapas Palangka Raya Gelar "Napi Idol"
Seratus Peterjun Berhasil Bentuk Formasi "Kipas Merah-Putih"
Polo Dituntut Lima Tahun Penjara
Novel yang Terbit Setelah Kemerdekaan Lebih Bermutu
|
|
Penilaian Meneg Kominfo Kebebasan Pers Dirampas Penegak Hukum Jakarta, 11 Agustus 2004 16:32 Menneg Kominfo mengatakan, kebebasan pers sekarang ini ada kecenderungan dirampas aparat penegak hukum, seperti polisi dan jaksa. Hukuman kurungan adalah ancaman bagi kebebasan pers. [ Print | Email ]
Situs Resmi PON XVI Meneg Kominfo Luncurkan Portal PON XVI
Jakarta, 11 Agustus 2004 16:22 Meneg Kominfo Syamsul Muarif meluncurkan portal PON XVI, beralamat www.pon-online.org, sekaluigus menyerahkannya kepada Gubernur Sumatera Selatan Syahrial Oesman. [ Print | Email ]
Polisi Thai Sita 4,3 Juta Butir Pil Ekstasi Bangkok, 11 Agustus 2004 16:12 Polisi Thailand menyita 4.384.000 butir pil ekstasi dari Phisit Na Wichi, seorang pengedar berusia 37 tahun. Penyitaan terbesar dalam setahun terakhir. Diduga, melibatkan sindikat obat-obatan terlarang. [ Print | Email ]
Mendiknas: Kembangkan Pendidikan Multikulturalisme
Menpan: PNS Jangan Dekati Tempat Kampanye
RI Kirim Nota Protes pada Malaysia
Bandung Seharusnya Tak Lagi Beri Izin Industri
Banten Promosikan Peluang Bisnis dan Investasi
|
|
 |
|
|