 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Lamar Melamar Jual Mahal
Peraih kursi DPR terbesar diperebutkan kubu Mega dan SBY. Petinggi Golkar terbelah. Selepas pilpres 5 Juli, Ketua Umum Golkar, Akbar Tandjung, rajin menebar sinyal dukungan pada Megawati. Akbar disokong sebagian petinggi Golkar, seperti Mahadi Sinambela, Agung Laksono, Rambe Kamarulzaman, dan Ade Komarudin. Namun, tak semua fungsionaris DPP mengekor Akbar. Fahmi Idris, salah satu Ketua Golkar, justru jadi motor pendukung SBY-Kalla. Fahmi ditemani Marzuki Darusman, Andi Mattalatta, Priyo Budi Santoso, Idrus Marham, dan Yamin Tawary. Akbar sendiri dalam penjelasan resminya menyampaikan, "Pikiran yang berkembang menyebutkan pentingnya dibangun koalisi, khususnya dengan partai yang memiliki dukungan kuat di DPR." Itu dalam rangka membangun pemerintahan yang kuat dan memperkuat posisi DPR. "Soal rencana memasuki pemilihan presiden tahap kedua, putusan akan diambil melalui mekanisme partai. Setelah itu, melalui instansi yang paling representatif, yaitu rapim tanggal 15 Agustus," katanya. Ketegangan internal Golkar tak lepas dari langkah proaktif Jusuf Kalla menggarap potensi pendukung di kalangan Golkar. Langkah itu mendapat sambutan elemen Golkar yang bersimpati pada duet SBY-JK.
[Laporan Utama, Gatra Nomor 40 Beredar Jumat, 13 Agustus 2004] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Mega Minta Keturunan Tionghoa Mawas Diri Jakarta, 13 Agustus 2004 18:00 Presiden Megawati Soekarnoputri minta warga Indonesia keturunan Tionghoa untuk mawas diri atau introspeksi terhadap tingkah laku mereka. Jangan hanya menuntut penghapusan diskriminasi. [ Print | Email ]
Baghdad Bantah Sadr Terluka Baghdad, 13 Agustus 2004 17:00 Kementerian Pertahanan Irak, membantah pemimpin Syiah Moqtada al-Sadr terluka dalam pertempuran dengan pasukan AS di Najaf. Terlukanya Sadr itu memicu rangkaian protes dari para pendukung setianya. [ Print | Email ]
Jika AS Tak Pergi dari Najaf, Sandera Dibunuh Basrah, 13 Agustus 2004 14:54 Gerilyawan Irak yang menculik wartawan Inggris di kota Basrah Irak, mengancam akan membunuh sandera wartawan Inggris, jika dalam waktu 24 jam tentara AS tak menarik diri dari kota suci Najaf. [ Print | Email ]
Tugas Dirut Indosat Dilaksanakan Wakil Dirut
Theo Sambuaga: Golkar Pilih Mega
Foksi Protes Penyitaan Satwa Liar oleh ProFauna
Gunung Semeru Ditutup
Tarif Penerbangan Tak Harus Mahal
|
|
As-Sadr Desak Pengikutnya Lanjutkan Jihad Najaf, 13 Agustus 2004 14:48 Moqtada As-Sadr, meski dalam keadaaan cedera di dada, kaki dan lengan, akibat pemboman tentara AS di Najaf, menyeru pengikutnya untuk melanjutkan jihad sekalipun ia syahid. [ Print | Email ]
Allawi Sangkal Izinkan AS Serang Najaf Baghdad, 13 Agustus 2004 14:40 Juru bicara PM Irak Iyad Allawi menyangkal telah mengizinkan pasukan AS menyerang Makam Imam Ali bin Abu Talib di kota suci Najaf, yang menyulut kecaman dari ulama Iran dan Lebanon. [ Print | Email ]
Topan Charley Lebih 500 Ribu Warga Florida Mengungsi St.Petersburg, 13 Agustus 2004 14:30 Lebih dari setengah juta warga Amerika diperintahkan untuk mengungsi dari rumah pantai, rumah mobil mereka di taman dan pulau di pantai Florida, Kamis, saat Topan Charley bergerak menuju Kuba. [ Print | Email ]
Tempat Parkir BEJ Diancam Bom
Mahasiswa Baru Unhalu Wajib Tes Urine
Calon Mahasiswa Unri Wajib Test Urine
Tiga Wartawan BBC Ditahan Israel
Lebih dari 22 Tewas, 1.000 Luka di Cina Timur
|
|
 |
|
|