 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Film Berkangen-kangen Dahulu Bangkit Kemudian
Membuat film kian mudah. Berdasar "kasak-kusuk" di kalangan produser dan sutradara, Erwin Arnada, produser dari rumah produksi Rexinema, berani menyebut paling kurang 30 film Indonesia akan diproduksi sepanjang 2005. Bandingkan dengan produksi film nasional dalam kurun lima tahun (2000-2004), yang dalam catatan Gatra tak sampai hitungan 50 judul. Jika perkiraan Erwin terbukti, akan terjadi lonjakan jumlah cukup besar dalam industri film di Indonesia. Jumlah itu mendekati prediksi angka produksi ideal film Indonesia di lima tahun kedua --pascareformasi bergulir di negeri ini-- versi Garin Nugroho. Beberapa faktor yang saling mempengaruhi, seperti perkembangan teknologi dan strategi pengadaan dana atau investasi, memicu lahirnya produser-produser baru dengan konsep manajemen produksi yang rapi. Faktor lain yang tak bisa tidak harus disebut tentu saja tumbuhnya pasar film domestik yang sangat menjanjikan. Di sisi teknologi, munculnya teknologi digital video (DV) di Amerika dan Eropa pada 1995 membuat banyak sineas melirik format ini sebagai alternatif. Akankah penonton lebih rajin datang ke bioskop?
[Film, Gatra Nomor 06 beredar Jumat, 17 Desember 2004] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Tora Sudiro Obsesi Gundala Tora
Mengobrol dengan aktor terbaik Festival Film Indonesia (FFI) 2004, Tora Sudiro, seakan tak pernah serius, bercanda melulu. Ketika ditanyakan apa arti kemenangan FFI 2004 baginya, dengan ringan ia menjawab, "Ya nggak kalah," katanya sambil ngakak. Namun Tora punya satu obsesi besar: memerankan tokoh superhero Gundala Putra Petir. "Kalau ada, tolong telepon saya," ujarnya. [ Print | Email ]
Dana Iswara Hari Bahagia Dana
Dana Iswara memutuskan menikah lagi. Mantan penyiar RCTI, Metro TV, dan TV7 itu terpaut hati pada pengamat ekonomi dari UI, Chatib Basri. Keduanya bertemu saat sama-sama kuliah di Australia. Dari pertemuan itu, mereka merasa cocok satu sama lain. "Tetapi komitmen untuk menata hubungan lebih serius terjadi sekitar tahun 2002 di Jakarta," kata ibu dua anak itu. [ Print | Email ]
Liza Natalia Liza Bantu Bisnis Suami
Liza Natalia membantu suaminya, Yusuf Kyber Hasnoputro, menjalankan proyek "SMS Selebritis". Dengan layanan ini, para selebritis Indonesia diberi wadah untuk berkomunikasi dengan semua penggemarnya. "Biasanya fans menanyakan tentang kegiatan, tips-tips kebugaran, jadwal-jadwal show, atau segala macem. Mungkin kalau dari saya... belajar nari," ungkap instruktur senam ini. [ Print | Email ]
Pegawai Pos Inggris Curi 133.000 Surat
Porto Kembali Memimpin Liga Utama
Polisi Amankan 472 Gereja di Jabar
Polda Jabar Keluarkan Sketsa Wajah Pembawa Bom di Bus
Polisi Belum Tetapkan Tersangka
|
|
Enditha Peran Horor Enditha
Bagi Enditha (29), peran horor dalam film layar berbeda dengan karakter kesehariannya: penakut. Selama syuting ia selalu ditemani seorang pawang, yang setia memberinya masukan. Ia mengisahkan, ada salah satu keanehan saat syuting di RS Sintanala Tangerang. Saat itu, semua lampu menyala, padahal gensetnya tidak jalan. Untungnya ada pawang, yang menyarankannya jangan bengong. [ Print | Email ]
Rossa Album Bukan KKN Ocha
Bagi Rossa alias Ocha, berkolaborasi dalam musik, apalagi dalam pembuatan sebuah album solo bersama suami, Surendro Prasetyo alias Yoyo 'Padi', merupakan hal yang baru. Kasih honornya gimana? "Kasih sayang aja deh," canda Ocha. Dalam album bertajuk "Kembali" ini, Yoyo hanya mengaransemen satu lagu: Wanita Yang Kau Pilih. Kenapa? "Saya nggak mau ada KKN," kata Ocha. [ Print | Email ]
Mahyuddin Puisi Karya Mahyuddin
Kesibukan Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mahyuddin tidak hanya untuk urusan pemerintahan. Selain dunia politik yang keras, Mahyuddin juga jitu merangkai kata dalam bentuk puisi. Hobi sejak SMU itu keterusan sampai sekarang. Karya yang sudah dibukukan dengan judul Hidupku itu kini akan dilombakan dalam Festival Seni Tari Melayu Nusantara III di Palembang. [ Print | Email ]
Prabowo Tarik Dukungannya pada Akbar
Tingkat Hunian Hotel Hilton Surabaya Terus Merosot
Sproule Diskors 30 Tahun Karena Serang Wasit
Polres Pwk: Tersangka Ternyata Bukan Nurdin M Top
Wiranto dan Agung Laksono Batal Calonkan Diri
|
|
 |
|
|