 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Ngeper Perang Siaga di Perundingan
Di lapangan, ketegangan tentara dari dua negara terus berlangsung. Gerakan anti-Malaysia mencuat di pelbagai kota. Jargon "Ganyang Malaysia" yang digelorakan Bung Karno pada 1960-an kembali dikumandangkan para demonstran. Anggota Komisi I DPR-RI, Permadi, pun ikut berdemo bersama mahasiswa. Komisi yang mengurusi bidang pertahanan, luar negeri, dan informasi itu menggelar aksi di depan Kedutaan Besar Malaysia, Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan. "Usir Malaysia," teriak para demonstran. Meruncingnya hubungan RI-Malaysia bermula dari langkah perusahaan minyak Malaysia, Petronas, yang memberi konsesi eksplorasi kepada perusahaan Inggris-Belanda, Shell, 16 Februari lalu. Malaysia mengklaim wilayah sebelah timur laut Kalimantan Timur itu miliknya. Ia menyebut wilayah Ambalat Blok XZY berdasarkan peta yang dibuatnya pada 1979. Indonesia menyebut blok yang sama sebagai Blok Ambalat dan Blok Ambalat Timur. Wilayah di kedua blok ini diperkirakan mengandung minyak dan gas ratusan juta barel. Belakangan Malaysia ngeper, karena dalam waktu singkat Indonesia mampu menggerakkan tujuh kapal perangnya ke Ambalat. Sengketa Ambalat diupayakan selesai lewat jalur diplomasi.
[Laporan Utama, Gatra Nomor 18 Beredar Senin, 14 Maret 2005] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
April 2005, Enam Stasiun KA Dikelola Secara Mandiri Jakarta, 14 Maret 2005 18:36 Mulai 1 April 2005, PT Kereta Api (KA) memutuskan enam stasiun kereta api di DKI Jakarta dan sekitarnya, yakni Gambir, Jatinegara, Kota, Tanah Abang, Senen dan Bekasi dikelola secara mandiri oleh kepala stasiunnya masing-masing. [ Print | Email ]
Presiden Dukung UU Pornografi dan Pornoaksi Disahkan Jakarta, 14 Maret 2005 17:54 Presiden Yudhoyono mendukung desakan Kongres Wanita Indonesia agar DPR segera mengesahkan UU Pornografi dan Pornoaksi, UU Perlindungan Saksi dan UU Perdagangan Perempuan dan Anak, karena hal itu telah menjadi keprihatinan bangsa. [ Print | Email ]
Mahasiswa Yogyakarta Serukan RI-Malaysia Damai Yogyakarta, 14 Maret 2005 17:04 Ratusan pengunjuk rasa Gerakan Mahasiswa Pembebasan (GMP) menyerukan pemerintah RI dan Malaysia agar menempuh cara damai untuk menyelesaikan sengketa Ambalat. [ Print | Email ]
Kekayaan Mantan Jaksa Agung Bertambah Rp 290 Juta
Australia Pilih Sikap Netral
Ular Kobra Curian Disajikan Jadi Menu Restoran
Dubes Australia: Biaya Belajar di Australia, Naik
Polres Boyolali Tangkap Empat Tersangka Pencuri
|
|
Para Petenis Putri Rusia Kuasai Indian Wells Indian Wells, 14 Maret 2005 16:02 Petenis putri Rusia mendominasi Seri Master ATP/WTA Indian Wells berhadiah 4,8 juta dolar, dengan enam dari 10 unggulan teratas, dan total 13 pemain dalam undian. [ Print | Email ]
Jerman akan Realisasikan Sistem Peringatan Dini Tsunami Jakarta, 14 Maret 2005 15:54 Pemerintah Jerman akan membantu pembangunan Sistem Peringatan Dini Tsunami di Indonesia dalam waktu tiga tahun, berupa peralatan yang akan dipasang di Samudera Hindia. [ Print | Email ]
Mabes Polri Periksa Pollycarpus Jakarta, 14 Maret 2005 15:42 Tim penyidik Mabes Polri, sejak Senin pagi, masih memeriksa saksi kunci kasus kematian aktivis hak asasi manusia Munir, Pollycarpus Budihari Priyanto. [ Print | Email ]
Gubernur NAD Minta Warga Hindari Dirikan Bangunan di Pantai
Pemerintah-Shell Minggu Ini Bahas Ambalat
Paus Tinggalkan Rumah Sakit
Solberg Juara Reli Meksiko
Newcastle dan Blackburn Lolos ke Semifinal
|
|
 |
|
|