spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
spacer
Teras BRI
spacer
BritAma BRI
spacer
spacer
Wisma Indonesia London
spacer
ERESHA Technologies
spacer
panduan
tarif iklan
Valid HTML 4.0!
sudut
spacer
spacer
spacer spacer spacer spacer spacer
TOPIK KITA HARI INI  
spacer
 
"Cuma Memancing Masalah"
Syed Hamid Albar (Yahoo! News/REUTERS/Darren Whiteside)Krisis Indonesia-Malaysia dalam kasus Blok Ambalat memasuki babak baru. Kedua pihak sepakat "berdamai", yakni penyelesaian lewat proses diplomatik. Pembicaraan tim teknis segera dilakukan pada 22-23 Maret mendatang di Jakarta. Namun perbedaan pandangan kedua pihak sepertinya tidak akan mudah larut. Menteri Luar Negeri Malaysia, Syed Hamid Albar, misalnya, bersikeras bahwa pihaknya tidak salah dalam melakukan uniteralisasi peta 1979. Di lain pihak, Indonesia tetap bersikeras bahwa klaim Malaysia atas Blok Ambalat yang didasarkan peta 1979 salah. Akankah pendekatan diplomasi menyelesaikan perkara ini? Syed Hamid mengaku kaget sekali melihat reaksi bangsa Indonesia. "Kami punya hubungan yang erat dengan Indonesia. Banyak warga Indonesia yang berada di Malaysia. Ada pula keturunan Indonesia yang sudah jadi warga negara Malaysia," ungkapnya. Menurutnya, Malaysia sama sekali tidak pernah menganggap Indonesia sebagai musuh, melainkan selalu berbicara sebagai bangsa serumpun. Ketika ditanya apakah ada yang keliru di Indonesia, sehingga rakyat Indonesia bereaksi, Syed mengaku tidak tahu. "Tapi media-media di Indonesia semuanya bersifat provokasi terhadap Malaysia. Membangkitkan rasa marah. Memutar lagu-lagu perjuangan. Artis ditanyain apakah patut Malaysia diganyang saja? Saya tidak tahu, apakah itu pendekatannya yang keliru."

[Laporan Utama, Gatra Nomor 18 Beredar Senin, 14 Maret 2005] [ Print | Email ]
 
   
gatra mobile
spacer
spacer
YANG HANGAT
spacer
 
Kenaikan Harga BBM
Marisa Haque: Selidiki Kemungkinan Suap
Jakarta, 17 Maret 2005 17:10
Anggota FPDIP DPR Marisa Haque mendesak aparat terkait untuk menyelidiki kemungkinan terjadinya suap dalam proses pengambilan keputusan DPR mengenai kenaikan harga BBM. [ Print | Email ]


TVRI Palembang Kesulitan Bayar Gaji Karyawan
Palembang, 17 Maret 2005 15:14
TVRI Palembang mengalami kesulitan membayar gaji karyawan, setelah TVRI Pusat mulai awal April ini menghentikan bantuan ke daerah. Padahal pendapatan lewat iklan sangat kecil. [ Print | Email ]


Kristina Bintangi Sinetron Kristina
Kristina (GATRA/Edward Luhukay)Jakarta, 17 Maret 2005 15:00
Pedangdut Kristina tahun ini akan terjun ke dunia sinetron, yang judulnya sama dengan namanya, Kristina. Ia memerankan gadis desa yang ingin jadi penyanyi dangdut terkenal. [ Print | Email ]


 
Indonesia Pusat Keanekaragaman Hayati Laut Dunia
Sanur, 17 Maret 2005 14:58
Alhi terumbu karang dari AS mengatakan, perairan Indonesia tercatat sebagai satu-satunya pusat keanekaragaman hayati laut dunia, dengan koleksi ribuan species flora dan fauna. [ Print | Email ]


Setiap Gol Persijap Dihargai Rp 2,5 Juta
Jepara, 17 Maret 2005 14:16
Gol pemain Persijap ketika bermain dengan tim lain pada Kompetisi Sepakbola Divisi Utama Liga Indonesia (LI) XI dihargai Rp 2,5 juta oleh manajemen tim. [ Print | Email ]


Penolakan Kenaikan BBM
Mahasiswa Desak DPR Nyatakan Sikap
Jakarta, 17 Maret 2005 13:58
Ratusan anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jabotabek dan BEM Bandung Raya, Kamis, berunjuk rasa menuntut DPR menyatakan sikapnya menolak kenaikan harga BBM. [ Print | Email ]


 
spacer
sudut spacerspacer sudut spacer spacer spacer

sudut spacer spacer sudut
      diagonal GATRA MAJALAH   
  spacer spacer spacer
Cover GATRA Edisi 18/2005 (GATRA/Foto: Imam Sukamto)
Kafi KurniaKafi Kurnia
Kamera
Menyatunya telepon genggam dengan kamera digital merupakan contoh nyata bagaimana dua teknologi menyatu dan mempengaruhi gaya hidup kita. [ Print | Email ]
  Yudhistira MassardiYudhistira ANM Massardi
NKRI
"Makanya, perang harus benar-benar dikobarkan mengganyang kebodohan, kemiskinan, kemalasan, dan korupsi agar bangsa ini memiliki martabat, dan tidak dihinakan di muka bumi!" [ Print | Email ]
  Widi YarmantoWidi Yarmanto
Ngalah
Di mata saya, apa yang dilakukan Malaysia sudah sampai tahap melakukan kekhilafan secara sengaja, dan mengarah pada perbuatan mempermalukan bangsa. Ini soal harga diri yang tak bisa ditawar! [ Print | Email ]
 
sudut   sudut
spacer

sudut spacer spacer spacer sudut
spacerspacer   
spacer
spacer spacer
nusa
 
sudut     sudut
spacer spacer

sudut spacer sudut
search calendar
<< 17 March 2005 >>
SuMTW ThFSa
dotdot12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer