 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Altria Datang, Sampoerna Hengkang
Keluarga Sampoerna melego semua sahamnya di bisnis rokok yang dikuasainya hingga tiga generasi sejak didirikan oleh Liem Seeng Tee dan istrinya, Tjiang Nio, pada 1916 itu, kepada Philip Morris. Selama ini, keluarga Sampoerna menguasai 32,41% saham HM Sampoerna lewat Dubuis Holding Limited. Perusahaan investasi yang bermarkas di Mauritius yang sepenuhnya dikendalikan Putera Sampoerna. Selain itu, perusahaan keluarga bernama PT Lancar Sampoerna Bestari ikut urun saham hingga 7,73% dan Boedi Sampoerna 1,95%. Saham-saham itulah yang diborong Philip Morris. Jika transaksi selesai, kepemilikan keluarga Sampoerna pada perusahaan rokok HM Sampoerna tinggal sekitar 5%. Sedangkan Philip Morris menguasai 40%, sisanya dimiliki publik. Mundurnya Sampoerna dari bisnis rokok di dalam negeri diduga lantaran beratnya tekanan terhadap bisnis rokok. Tak mengherankan, ketika keluarga Sampoerna tiba-tiba melego saham, beberapa analis pasar tersentak. Mereka menduga, ada agenda tersembunyi di balik transaksi menghebohkan itu. "Ini transaksi paling besar yang pernah terjadi di Indonesia," ungkap Adrian R. Setiamihardja, Kepala Peneliti BNI Securities. Ia berharap, pihak Sampoerna memberi penjelasan agar tidak membingungkan investor publik.
[Ekonomi, Gatra Nomor 19 Beredar Senin, 21 Maret 2005] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Walla Minta Pemblokiran Rekeningnya Dicabut Jakarta, 25 Maret 2005 14:14 Terdakwa kasus korupsi pengadaan tanah di Maluku Tenggara senilai Rp 10,8 miliar, Captain Tarcisius Walla, meminta majelis hakim memerintahkan KPK mencabut pemblokiran rekeningnya. [ Print | Email ]
Suporter PSM Sesalkan Insiden Pelemparan Pemain PSM Makassar, 25 Maret 2005 14:04 Pengurus kelompok suporter fanatik PSM Makassar menyesalkan aksi pelemparan benda keras ke arah pemain dan ofisial PSM Makassar, setelah ditahan 0-0 oleh Persik Kediri. [ Print | Email ]
Gombloh Terima Penghargaan Hari Musik Indonesia Surabaya, 25 Maret 2005 13:46 Penyanyi asal Surabaya, Gombloh (alm), akan menerima penghargaan "Nugraha Bhakti Musik Indonesia" pada puncak Hari Musik Indonesia III-2005 di Jakarta, 30 Maret 2005. [ Print | Email ]
TPST Bojong Kembali Bergolak
Massa Duduki Kantor Pemerintah, Presiden Lari
Gattusso Akhirnya Setuju Tes Darah
Menlu: Wolfowitz Cukup Bersahabat dengan Indonesia
PBB: Kebijakan Pemerintah RI Masuk Akal
|
|
Sengketa Ambalat RI Tunggu Sikap Shell Jakarta, 25 Maret 2005 13:42 Deplu RI masih menunggu sikap Shell, perusahaan minyak yang dapat teguran keras dari RI karena menerima konsensi dari Petronas, perusahaan minyak Malaysia. [ Print | Email ]
Panglima TNI Imbau Warga Aceh Pelihara Infrastruktur Aceh Besar, 25 Maret 2005 13:36 Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto minta masyarakat Aceh memelihara semua infrastruktur, seperti jalan dan jembatan, yang dibangun TNI. [ Print | Email ]
Antisipasi Pencaplokan Wilayah Sulteng akan Berdayakan Tiga Pulau Terluar Palu, 25 Maret 2005 13:14 Pemprov Sulteng akan memberdayakan tiga pulau terluar di Laut Sulawesi, guna mencegah pencaplokan wilayah oleh negara lain. [ Print | Email ]
Ali Alatas jadi Penasihat Tim Perunding RI untuk Ambalat
Polri Periksa Wakil Direktur HRD Garuda
Juwono Panggil Pejabat Bawahannya
RI-Malaysia akan Berunding Kembali Mei Mendatang
Rusdihardjo Kesandung Kata "Rendah Diri"
|
|
 |
|
|