spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
spacer
Info TMC Polda Metro Jaya
melalui Twitter.com
spacer
spacer
spacer
Teras BRI
spacer
BritAma BRI
spacer
spacer
Wisma Indonesia London
spacer
spacer
panduan
tarif iklan
Valid HTML 4.0!
sudut
spacer
spacer
spacer spacer spacer spacer spacer
TOPIK KITA HARI INI  
spacer
 
Pertanian
Kurang Gizi di Lumbung Padi
Anak Penderita Busung Lapar di Nusa Tenggara Barat (GATRA/Hernawardi)Busung lapar merebak di sentra-sentra penghasil padi. Surplus beras, tetapi daya beli rakyat anjlok. NTB, misalnya, di era 1980-an, justru dikenal sebagai "bumi gogo rancah". Pola bertanam padi dengan mengandalkan genangan curah hujan itu berhasil membuat NTB surplus beras, dan ditetapkan sebagai penyangga stok pangan nasional dan lumbung padi nasional. Juga Timor Tengah Selatan, yang 16 kabupatennya di dilanda kasus kurang gizi. Menurut beberapa pejabat, rawan pangan di wilayah ini terjadi lantaran curah hujan terlalu sedikit. Akibatnya, sebagian besar wilayah di NTT, khususnya di daratan Timor Barat, mengalami gagal panen beruntun sejak dua tahun ini. Saking miskinnya masyarakat di sana, beras untuk rakyat miskin yang didrop pemerintah melalui kepala desa pun tak terbeli. Persediaan bahan makanan, jagung dan umbi-umbian, ludes. Warga keluar-masuk hutan, menggali ubi liar untuk menyambung hidup. Di luar Nusa Tenggara, kasus gizi buruk juga muncul di sepanjang jalur pantura. Jalur yang dikenal sebagai sentra produksi beras ini pun tak luput dari busung lapar. Misalnya di Lamongan, Tegal, Brebes, Bekasi, dan Tangerang. Beberapa kabupaten di Jawa Tengah, seperti Wonogiri dan Gunung Kidul, juga disebut-sebut sebagai wilayah rawan gizi buruk. Program revitalisasi masih di awang-awang.

[Ekonomi, Gatra Nomor 34 Beredar Senin, 4 Juli 2005] [ Print | Email ]
 
   
gatra mobile
spacer
spacer
YANG HANGAT
spacer
 
Bom London
Wakil GM BNI Ikut jadi Korban
London, 7 Juli 2005 23:10
Agus Warcoko, Deputi General Manager Bank Negara Indonesia (BNI) di London, tercatat menjadi korban dalam serangan bom di London Kamis pagi. Menurut Jubir Deplu RI, Agus salah satu penumpang bus yang meledak itu hanya luka ringan. [ Print | Email ]


Bom London
Bush: Perang Melawan Teror Dilanjut
Gleneagles, 7 Juli 2005 21:22
Di tengah pertemuan G-8 Presiden AS George W. Bush berikrar: "Perang melawan terorisme akan terus berlanjut setelah sejumlah ledakan mematikan di London hingga 'ideologi kebencian' berakhir. Ada iblis di dalam hati mereka sehingga mereka dapat mencabut nyawa mahluk yang tidak bersalah." [ Print | Email ]


Bom London
Ratu Inggris Sangat Terguncang
London, 7 Juli 2005 21:00
Ratu Inggris Elizabeth II mengatakan dia "sangat terguncang" oleh serangkaian serangan teroris di bus dan kereta bawah tanah London. "Saya berbicara bagi seluruh bangsa dalam mengungkapkan simpati saya kepada seluruh mereka yang terkena dampak serangan tersebut," kata sang Ratu. [ Print | Email ]


 
Sholeh Akui Kirim SMS ke Staf MA
M. Sholeh (GATRA/Edward Luhukay)Jakarta, 7 Juli 2005 20:54
Panitera Muda Pidana Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta, M. Sholeh, mengaku telah mengirimkan beberapa pesan pendek (SMS) kepada seseorang bernama staf Mahkamah Agung "Arifin". [ Print | Email ]


Bom London
Pemerintah Kutuk Aksi Pengeboman
Jakarta, 7 Juli 2005 20:14
Pemerintah Indonesia mengutuk tindakan pengeboman yang terjadi di London, Inggris, pada Kamis pagi yang menyebabkan setidaknya 12 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka. "Kami terhenyak dan mengutuk tindakan tersebut," kata Juru Bicara Deplu RI, Marty Natalegawa. [ Print | Email ]


G8 Kutuk Serangan di London
Gleneagles, 7 Juli 2005 20:02
PM Inggris Tony Blair, Kamis mengatakan, para pemimpin negara kaya G8, Kamis, mengutuk gelombang serangan di London dan berjanji akan memberangus terorisme. [ Print | Email ]


 
spacer
sudut spacerspacer sudut spacer spacer spacer

sudut spacer spacer sudut
      diagonal GATRA MAJALAH   
  spacer spacer spacer
Cover GATRA Edisi 34/2005 (GATRA/Fritz Pelenkahu/Wisnu Prabowo)
Kafi KurniaKafi Kurnia
Jarak
Tapi, di zaman anti-marketing saat ini, bermunculan teori baru dan bertabrakan arahnya. Strategi pamungkas justru sering muncul dari arah kebalikannya. [ Print | Email ]
  Yudhistira MassardiYudhistira ANM Massardi
Ujian
"Memangnya, beda?" tanya MH. "Memangnya, Departemen Agama dan sarang penyamun, beda? Anggota DPR dan importir limbah beracun, beda?" [ Print | Email ]
  Iwan Qodar HimawanIwan Qodar Himawan
Subsidi
Lebih dari seperempat belanja negara dihabiskan untuk urusan bahan bakar, bukan untuk membuka daerah terpencil di Kalimantan atau mengobati busung lapar. [ Print | Email ]
 
sudut   sudut
spacer

sudut spacer spacer spacer sudut
spacerspacer   
spacer
spacer spacer
nusa
 
sudut     sudut
spacer spacer

sudut spacer sudut
search calendar
<< 07 July 2005 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdot12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer