 |
|
 |
|
BALI & NUSA TENGGARA |
 |
| |
Anggota DPR Terkejut, Banyak Penduduk NTB Miskin
Mataram, 7 Juli 2005 15:16 Anggota DPR RI H Bomer Pasaribu menyatakan terkejut melihat banyaknya penduduk miskin di Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Saya tidak menyangka di NTB banyak penduduk miskin, padahal daerah ini terkenal sebagai salah satu lumbung padi nasional," katanya kepada wartawan seusai diterima Wakil Gubernur NTB, Drs HB Thamrin Rayes di Mataram, Kamis.
Akibat kemiskinan itu timbul gizi buruk yang menyebabkan busung lapar. "Ini namanya kelaparan di tengah-tengah lumbung padi," ujarnya.
Menurut laporan Wakil Gubernur NTB, jumlah penduduk miskin mencapai 639.606 Kepala Keluarga (KK). Jumlah tersebut tidak sedikit, karena itu harus dikurangi.
Demikian juga dari sembilan kabupaten dan kota di NTB, diantaranya tujuh kabupaten termasuk miskin, sementara dua kota tergolong tidak miskin.
Dia menjelaskan, kemiskinan di daerah ini disebabkan kepemilikan lahan yang sangat sempit, yakni satu hektar yang harus menghidupi tiga KK.
Ini berarti petani di NTB hampir sebagian besar adalah petani `gurem` atau hanya sebagai buruh tani, sementara yang memiliki lahan adalah orang lain.
Apapun alasannya masyarakat NTB harus dibantu agar keluar dari kemiskinan, dan salah satu acaranya adalah memberikan bantuan kepada petani.
"Saya bersama empat orang anggota Komisi IV DPR datang ke NTB untuk melihat kantong-kantong kemiskinan sekaligus bagaimana penyaluran beras miskin (raskin) apakah benar-benar sampai kepada mereka yang berhak menerimanya atau tidak," katanya.
Dalam menyaluran raskin harus sesuai dengan ketentuan, misalnya setiap KK memperoleh 20 kg maka harus diberikan 20 kg. Namun diakui yang terjadi di lapangan beras raskin dibagi rata sehingga yang seharusnya mendapat 20 kg menjadi hanya 5 kg.
"Hal ini dilakukan berdasarkan hasil kesepakatan. Ini tetap tidak benar. Kalau yang miskin dapat 20 kg mengapa harus 5 kg. Cara ini harus diubah," katanya. [TMA, Ant]
|
|
| | |
 |
| KOMENTAR PEMBACA |
 |
| | |
| |
aigoo...(red,,korean) penduduk NTB kntutin bapak terkejutkah? (obeth24@ya..., 16/07/2005 21:56) Eee pak!! terkejutkah akan hal yang demikian ? bukankah bapak tahu yang miskin itu bapak sendiri karna bagaimana pun yang namanya rakyat itu ga mau pusing ..coba bapak mengusulkan kapada konco ne bapak yang berwenang menyediakn lapangan pekerjaan ! akan ada yang seperti ini | |
 |
| | |
| |
Kemana Aja Pak? (fastb03@ya..., 10/07/2005 07:42) Pak kemana aja selama ini? Katanya anda wakil rakyat, kok rakyatnya banyak yang miskin malah ga tahu??? Ini lah tipikal sebagian besar Para Anggota DPR Yang (katanya) Terhormat. Mungkin selama ini Bapak lebih banyak Studi Banding (baca : pelesir) ke luar negeri, kalaupun kunjungan ke daerah paling2 jalan2 wisata. Bapak tinggal di rumah yang mewah, makan selalu yang enak2, pake mobil berAC yang dingin, selalu dilayani sama semua orang.
Indonesia...Indonesia....mau jadi apa bangsa ini????????? | |
 |
| | |
| |
Efisienkah para wakil rakyat kita? (pingobonti@ho..., 09/07/2005 20:30) Seharusnya masalah2 yang menghimpit rakyat Indonesia yang sifatnya mendasar seperti pangan, sandang dan papan adalah merupakan prioritas daripada para wakil rakyat tersebut. Wakil rakyat seharusnyalah menjadi orang pertama yang mengetahui tentang informasi2 tersebut, kemudian merumuskan langkah2 yang akan ditempuh dalam menangani masalah tersebut. Akan tetapi sungguh menyedihkan yang terjadi saat ini, dimana wakil rakyat bersifat sangat pasif dalam menangani masalah2 kemanusiaan ini. Belum lagi ... <434 huruf lagi> | |
 |
| | |
| |
Terkejutlah kalau banyak yang kaya! (las032002@ya..., 09/07/2005 00:57) Saya terkejut membaca ada anggota DPR yang terkejut ketika mengetahui banyak penduduk NTB yang miskin.....
Apakah dia membayangkan rakyat NTB atau Indonesia ini pada kaya raya seperti alamnya?
Dimana anggota DPR ini selama ini?
Apakah masih satu tanah air dengan kita rakyat yang masih saja miskin walaupun sudah 60 tahun merdeka?
Ya beginilah mutunya anggota DPR kita, tidak heran... | |
 |
| | |
| |
Kenapa Terkejut? (kinana@gm..., 09/07/2005 00:52) Terkejut? Yang benar aja lah!! Banyak penduduk Indonesia yang miskin itu bukan hal baru. Aneh saja kalau sampai terkejut.. tapi mungkin bisa juga sih karena memang ngurus kepentingan sendiri dan kelompoknya saja. Itu yang buak bapak terkejut cuman yang baru muncul di koran. Masih banyak lagi yang miskin di pedalaman sana dan tidak pernah masuk koran. | |
 |
| | |
| |
Jangan jadi anggota DPR ! (gadisaf02@ho..., 08/07/2005 08:44) Seyogyanya para pemimpin kita berawal dari ketua RT yg jempolan lebih dulu !
Dari sekian masalah lingkungan TERDEKAT kita , rasanya posisi penting RT, RW perlu dicatat dan kalo perlu posisi terdekat dg masyarakat itu harusnya justru diberi tanggung jawab untuk mengawasi lingkungan kecilnya dan untuk itu dibayar ! harusnya malah mereka yg dibayar besar daripada anggota DPR yg kerjanya gak ada juntrungannya seperti pejabat lain ! | |
 |
| | |
| |
pejabat pantas terkejut (winart_win@ya..., 08/07/2005 07:05) kalau pejabat indonesia ga terkejut dengan rakyat nya banyak yg miskin, mungkin dia bukan pejabat, pejabat indonesia semua kan ga pernah melihat rakyatnya, yang dilihat hanya kolega dan dirinya sendiri, yang menguntungkan, mana ada pejabat indonesia yang mau memperhatikan rakyatnya, tapi pejabat kita selalu mengatasnamakan rakyat, padahal yakyat ga tau apa2 dan yg terjadi di masyarakan hanya penderitaan. banyak rakyat yg tidak makan dan banyak juga yang sakit tidak mampu untuk berobat. | |
 |