 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Pemburu Nazi Setengah Abad Mencari Keadilan
Simon Wiesenthal, pemburu pejahat perang Nazi Jerman, meninggal dalam usia 96 tahun. Kematiannya diumumkan oleh pengurus Pusat Simon Wiesenthal di Los Angeles, Amerika Serikat. Menurut Rabbi Marvin Hier, pendiri lembaga yang gandrung berkampanye melawan intoleransi itu, Wiesenthal meninggal ketika tengah terlelap tidur di rumahnya. "Simon Wiensenthal adalah kata hati untuk holocaust," kata Rabbi Hier. Ia berhasil menyeret 1.100 bekas Nazi ke meja hijau. Wiesenthal, yang sempat lolos dari pembantaian Nazi, telah mendedikasikan hidupnya untuk mengejar ribuan penjahat perang Nazi. Salah satu pengejarannya yang fenomenal berhasil membawa kaki tangan Hitler, Adolf Eichmann, dari tempat persembunyiannya di Argentina ke Israel. Ia juga sukses menangkap Karl Silberbauer, polisi Austria yang mengirim gadis Belanda, Anne Frank, ke kamp konsentrasi Bergen-Belsen. Ketika terjadi pembunuhan atas etnik Albania oleh orang-orang Serbia pada pertengahan 1990-an, Wiesenthal ikut mengecam pengabaian atas aksi jahat itu. Terasa sekali ada energi dalam diri Wiesenthal untuk mengingatkan orang zaman ini akan bahaya tindakan-tindakan rasis dan intoleransi yang dibarengi kekerasan.
[Internasional, Gatra, Nomor 46 Beredar Senin, 26 September 2005] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Muktamar PKB Alwi Dimulai Surabaya, 1 Oktober 2005 13:50 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pimpinan Alwi Shihab, Sabtu (1/10), memulai pelaksanaan Muktamar II PKB di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, yang dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (2/10). [ Print | Email ]
Bono Calon Kuat Terima Nobel Perdamaian
Oslo, 1 Oktober 2005 13:32 Bintang rock Irlandia, Bono, kini dijagokan sebagai calon kuat penerima Hadiah Nobel Perdamaian tahun ini, kantor berita Norwegia, NTB, melaporkan, sepekan sebelum pemenang diumumkan. [ Print | Email ]
Pencairan Dana Kompensasi BBM Sejumlah Kantor Pos Diserbu Masyarakat Semarang, 1 Oktober 2005 13:30 Antrean panjang masyarakat untuk mencairkan dana kompensasi BBM, di berbagai kantor Pos di Semarang terlihat tertib dan aman, kendati masyarakat miskin itu bersabar menunggu sejak pukul 08.00 WIB, Sabtu (1/10). [ Print | Email ]
5 Pegawai MA dan 1 Mantan Hakim Tinggi Ditahan KPK
Aburizal Bantah Rapat Kabinet Berlangsung Alot
Premium Rp 4.500, Solar Rp 4.300, Minyak Tanah Rp 2.000
Capirossi Pole Position di Qatar
Davids Kembali Perkuat Tim Oranje
|
|
Australia Menahan Empat Nelayan Asal Rote Kupang, 1 Oktober 2005 12:32 Petugas keamanan laut Australia menahan empat orang nelayan tradisional asal Pepela, Pulau Rote bagian timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) atas tuduhan memasuki wilayah perairan negeri itu secara ilegal. [ Print | Email ]
Pasca Kenaikan Harga BBM Sejumlah Angkutan Kota Mogok Tuntut Kenaikan Tarif Jakarta, 1 Oktober 2005 10:54 Beberapa angkutan kota (angkot) trayek tertentu mogok menuntut agar tarif angkutan segera dinaikkan menyusul naiknya harga BBM yang dinilai cukup tinggi. [ Print | Email ]
Peringatan Hapsak Tanpa Kunjungan ke Diorama G30S PKI Jakarta, 1 Oktober 2005 10:34 Presiden Yudhoyono menjadi Inspektur Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila (Hapsak) di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, Sabtu pagi tetapi Kepala Negara tidak meninjau diorama kekejaman Gerakan 30 September PKI (G30S PKI). [ Print | Email ]
Pepabri Dukung Kenaikan BBM
KPK Geledah Gedung Perencanaan MA
Mulyana Cabut Permohonan Banding
Anggota TNI Ditodong Mantan Anggota GAM
Mahasiswa Kembali Berdemo di Depan Istana Presiden
|
|
 |
|
|