 |
 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Kendaraan Dewa Duet Taikonot
Sukses Cina mengirim dua antariksawan ke angkasa cuma batu loncatan. Kolonel Fei Junlong dan Kolonel Nie Haisheng, dua taikonot Cina, menjalani misi ke ruang angkasa dengan wahana Shenzhou 6 selama lima hari. Senin subuh 17 Oktober lalu, di tengah udara dingin sabana Mongolia Dalam, kapsul Fei dan Nie mendarat mulus. "Saya deklarasikan, misi ruang angkasa berawak Shenzhou 6 sukses besar," kata Chen Bingde, komandan misi ruang angkasa Cina, kepada para wartawan di Beijing, setelah menyaksikan duet taikonotnya menyeruput cokelat hangat dan mi instan. Fei dan Nie mencatat keberhasilan penerbangan dua awak pertama Cina. Ini menyusul prestasi Cina mengirim Yang Liwei ke orbit dalam misi Shenzhou 5. Ketua Parlemen Cina, Wu Banggua menyatakan, "Sukses misi ini merupakan lompatan besar untuk meningkatkan prestise di mata dunia dan mempromosikan kemajuan ekonomi, ilmu pengetahuan, dan kemampuan pertahanan." Keberhasilan misi Shenzhou 5, dua tahun lalu, mencatat Cina sebagai negara ketiga yang menempatkan warganya di orbit setelah Rusia dan Amerika Serikat. Kini, pemerintahan komunis Cina malah berencana membangun laboratorium ruang angkasa dan menempatkan satelit tanpa awak di bulan pada 2010. Misi berawak berikutnya, Shenzhou 7, bakal diluncurkan pada 2007.
[Ilmu dan Teknologi, Gatra Nomor 50, Beredar Senin, 24 Oktober 2005] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
tERe Inspirasi Orkestra tERe
Theresia Ebenna Ezeria Pardede (26) --atau biasa disapa tERe merasa lega setelah menyelesaikan album terbarunya, "Begitu Berharga" sebelum Idul Fitri 1426 H. Di album ketiganya ini, tERe mengaku terinspirasi dari lagu-lagu Metallica yang pernah diaransir menjadi musik orkestra, sehingga mudah baginya untuk bercerita dalam bentuk lagu. "Aku sangat enjoy di album ini karena aku menjadi story-teller," ujarnya. [ Print | Email ]
Surya Darma Warisan Umrah Surya Darma
Panggung selebriti bukan dunia baru bagi Surya Darma Nurhana Tirtaamijaya, 26 tahun. Awal 2005, ia memutuskan meninggalkan semua itu dan kembali ke bangku kuliah. Jurusan yang dipilihnya adalah hukum. Sambil menunggu pendaftaran universitas buka, iseng-iseng Surya mendaftar "Warisan", reality show di RCTI. Setelah mengikuti tetek-bengek seleksi, sejak Juni lalu, akhirnya ia dinyatakan sebagai penerima warisan. [ Print | Email ]
I Putu Gede Ary Suta Ayo Sekolah Ary Suta
Semangat belajar I Putu Gede Ary Suta tak pernah padam. "Sesibuk apa pun, saya selalu sempatkan baca buku," kata pria kelahiran Denpasar, 12 April 1958 ini. Hasilnya, mantan Kepala BPPN ini meraih gelar doktor dalam bidang ilmu manajemen strategik, setelah mempertahankan disertasinya di depan tim penguji Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Selain meraih indeks prestasi 3,85, Putu termasuk cepat menyelesaikan studinya, kurang dari dua tahun. [ Print | Email ]
Bila Reshuffle, PKB Tidak akan "Ngemis"
Probo Dapat Program Perlindungan Saksi KPK
Marquez Tak Bisa Minta Tambahan Bayaran
DPRD Manado Rela Tidak Dapat THR
Presiden Perintahkan Kapolri dan Kepala BIN Lakukan Pengusutan
|
|
Asti Ananta Pelajaran Lawak Asti Ananta
Selama Ramadan, Asti Ananta , 21 tahun, hampir tiap hari nongol dalam program sahur "Komedi Putar" di TPI. Penampilan dara cantik kelahiran Semarang ini ceplas-ceplos, bahkan cenderung cablak. Celotehannya kocak dan mengundang gelak. Ini jauh beda dengan kesehariannya. Penggemar berat pelawak senior Jojon ini terus-menerus belajar. Caranya, dengan mempelajari karakter lawan main dan tidak membatasi ide-ide lawakan yang keluar. [ Print | Email ]
Syahrial Oesman Tabuh Drum Syahrial Oesman
Gubernur Sumatera Selatan Syahrial Oesman kembali melakoni klangenan-nya dulu. Tiap hari di rumah dinasnya di Palembang, ia selalu menyempatkan diri memainkan drum, 30 menit hingga satu jam. "Hitung-hitung menghilangkan penat sehabis kerja," kata Syahrial. Selain mahir bermain drum, ia juga pandai bernyanyi dan memainkan piano. Dalam setiap acara ramah-tamah dengan pejabat daerah dan atau investor, Syahrial hampir selalu tampil. [ Print | Email ]
Alwi Shihab Senang Tulisan Tangan Alwi
Di tengah era digital ini, Menko Kesra Alwi Shihab, 59 tahun, mengaku lebih senang menulis dengan tangan, daripada menggunakan komputer. "Saya lebih senang tulis tangan. Bahkan teman saya ada yang sampai kini masih enggan menggunakan fasilitas SMS," ujar Alwi, yang mendirikan perpustakaan digital Al-Qur`an. Alwi yakin, anak-anak muda --yang senang buka internet-- pasti akan sangat terbantu dengan adanya perpustakaan digital yang baru dibuka tersebut. [ Print | Email ]
8 TKI Masih Ditahan di North Carolina
PAN: Tunjangan Rp 10 Juta Harus Dibagikan Rakyat Miskin
Newcastle Derita Kerugian Keuangan
Mendiknas: Penyaluran Dana BOS Telah Capai 100 Persen
Bagir: Adviesblaad Hanya untuk KPK
|
|
 |
|
|
|