 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Jusuf Anwar: Mana Patriot Mana Peot
Setahun Jusuf Anwar memimpin Departemen Keuangan, banyak kritik tertuju ke mantan Sekjen Departemen Keuangan dan Ketua Bapepam itu. Desakan agar ia diganti juga berdatangan. ''Tapi nggak saya pikirin,'' katanya. Ia memilih menyibukkan diri mempersiapkan laporan kinerja setahun kepada presiden. ''Keputusannya terserah kepada presiden. Status menteri cuma pakaian, di balik pakain itu tetap manusia,'' ujar pria yang suka bicara blak-blakan ini. Jusuf menganggap kritik itu bukanlah penilaian yang legitimate. "Kalau zaman dulu, government can do no wrong, sekarang ada tendensi government can do no right," ujar Jusuf. Ia menyadari, dampak kenaikan harga BBM itu menyebabkan kenaikan biaya hidup, inflasi mungkin lebih dari single digit. "Semua itu ditimpakan kepada kami. Padahal, banyak karya baru kabinet ini, terutama dalam manajemen fiskal," tangkis Jusuf. Menurutnya, pajak, bea cukai, jadi ujung tombak penerimaan negara. "Setiap potensi kami ambil. Yang memprotes kan kebanyakan dunia usaha. Mana ada pengusaha senang dipajaki. Tapi, mana tanggung jawab bernegaranya? Dalam keadaan sulit ini, kita bisa melihat, mana patriot mana yang peot. Jangankan berkorban nyawa, berkorban 5% saja untuk pajak ekspor sudah bengok-bengok," ujar Jusuf.
[Laporan Khusus, Gatra Nomor 50 Beredar Senin, 24 Oktober 2005] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Yudhoyono: Gila Kalau Presiden Ingin Buat Rakyat Sengsara Lombok Tengah, 31 Oktober 2005 16:50 Presiden Yudhoyono menyatakan kegeramannya jika ada pihak-pihak yang menganggap kebijakan pemerintahannya menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) hanya untuk menyengsarakan rakyat [ Print | Email ]
MA Periksa Dua Hakim PT DKI Jakarta, 31 Oktober 2005 16:30 Tim dari Mahkamah Agung (MA), Senin (31/10), memeriksa dua orang hakim Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta yang menangani perkara banding Probosutedjo. [ Print | Email ]
Jelang LI XII PSIS Perlukan Dana Rp 20 Miliar Semarang, 31 Oktober 2005 16:16 PSIS Semarang memerlukan dana sekitar Rp20 miliar untuk berlaga di Kompetisi Sepakbola Divisi Utama Liga Indonesia (LI) XII yang dijadwalkan mulai diputar bulan Januari 2006. [ Print | Email ]
Situasi Poso Masih Terkendali
Menlu Jerman Menikah Untuk Kelima Kalinya
Kim Clijsters Juara Belgia Terbuka
Roddick Juara Grand Prix Lyon
PKS Ingatkan Tiga Kadernya Untuk Siap Angkat Koper
|
|
Australia Deportasi 600 Nelayan Indonesia Kupang, 31 Oktober 2005 15:14 Pemerintah Australia selama Januari-Oktober 2005 mendeportasi 600 nelayan Indonesia melalui Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur setelah menjalani proses hukum di negeri Kanguru itu atas tuduhan memasuki wilayah perairan Australia secara ilegal. [ Print | Email ]
Anti Dumping Kertas Indonesia Menang Sengketa di WTO Jakarta, 31 Oktober 2005 15:08 Indonesia memenangkan sengketa anti dumping produk kertas yang digugat Korea di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), kata Menteri Perdagangan Mari Pangestu di Jakarta, Senin (31/10). [ Print | Email ]
Putri Spanyol Lahirkan Bayi Pertama Madrid, 31 Oktober 2005 12:42 Putri Letizia, istri Putra Mahkota Spanyol Felipe de Bourbon, melahirkan anak pertama mereka, seorang bayi perempuan, di klinik bersalin swasta, Senin pagi, demikian pengumuman bagian rumah tangga kerajaan. [ Print | Email ]
Sepeda Motor Dilarang Naik KA
Inspirasi Orkestra tERe
Warisan Umrah Surya Darma
Ayo Sekolah Ary Suta
Pelajaran Lawak Asti Ananta
|
|
 |
|
|