 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Obligasi Sakit Hati Disodok Korupsi
Penjualan obligasi Jawa Pos dituding bermasalah. Tudingan miring dialamatkan pada Dahlan Iskan. Tokoh pers nasional asal Surabaya yang juga CEO (chief executive officer) Grup Jawa Pos itu dituduh menggelapkan pajak dan menjual obligasi dengan jaminan perusahaan fiktif. Dahlan juga dituding tidak mengikutsertakan karyawannya dalam program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Sialnya, tuduhan itu justru dilontarkan bekas karyawannya, Widjojo Hartono alias Tony. Ia mantan Direktur Keuangan PT Jawa Pos Radar Timur, anak perusahaan Grup Jawa Pos. Tony dipecat oleh rapat umum pemegang saham luar biasa PT Jawa Pos Radar Timur, 28 Agustus lalu. Tony menyebut Dahlan Iskan berusaha mendapatkan dana murah dari masyarakat melalui penjualan obligasi PT Jawa Pos senilai Rp 200 milyar, Desember 2003. Semua tudingan Tony ditepis Dahlan Iskan. "Semua Itu bohong besar," kata Dahlan. Ia menyatakan, semua karyawan Jawa Pos sudah diikutkan dalam program Jamsostek. "Kalau Anda tidak percaya, silakan tanya karyawan apakah mendapatkan Jamsostek atau tidak," Dahlan menambahkan. "Ini benar-benar rekayasa Tony," kata Dahlan. Bursa Efek Surabaya pun tidak melakukan suspend. Mengapa?
[Ekonomi, Gatra Nomor 50 Beredar Senin, 24 Oktober 2005] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Pemilik Kartu Seluler Prabayar Wajib Didaftar Jakarta, 1 November 2005 22:02 Menteri Komunikasi dan Informasi telah mengeluarkan keputusan mengenai kewajiban mendaftar semua nomor kartu seluler prabayar dengan identitas yang jelas sehubungan dengan banyak beredarnya pesan-pesan singkat (SMS) yang tidak bertanggung jawab. [ Print | Email ]
Libur Lebaran Pejabat Pemkot Dilarang Matikan Ponsel Surabaya, 1 November 2005 21:28 Walikota Surabaya Drs Bambang Dwi Hartono meminta seluruh pejabat di lingkungan pemkot setempat tidak mematikan ponsel selama menjalani libur lebaran, 2-8 November 2005. [ Print | Email ]
Penggeledahan MA IKAHI Temukan Ketidaksesuaian Prosedur Jakarta, 1 November 2005 20:58 Ketua Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) Abdul Kadir Mappong mengatakan ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan KUHAP, terkait dengan penggeledahan yang dilakukan KPK di sejumlah ruangan di Gedung Mahkamah Agung (MA), termasuk ruang kerja Ketua MA Bagir Manan. [ Print | Email ]
Presiden Batal Gelar Open House di Cikeas
Konsumsi BBM Turun 30 Persen
Takuma Sato Dilirik Tim Baru Asal Jepang
Selama 6 Hari: 11 Orang Tewas di Jalan
Minardi Resmi Milik Red Bull
|
|
Yudhoyono Bertakbir Akbar dengan Puluhan Ribu Massa Jakarta, 1 November 2005 19:02 Presiden Yudhoyono dan Wakil Presiden, Jusuf Kalla dijadualkan akan menghadiri takbir akbar nasional bersama sedikitnya 10.000 massa di Istora Senayan, Jakarta, Rabu malam (2/10). [ Print | Email ]
Bentrok Palu Jumlah Tersangka Insiden Salena Jadi 11 Orang Jakarta, 1 November 2005 18:58 Jumlah tersangka kasus bentrokan di Desa Selena, Kota Palu, Sulteng, hingga Selasa ini menjadi 11 orang setelah penyidik menetapkan seorang pengikut Madi sebagai tersangka baru. [ Print | Email ]
Kasus Poso Mabes Polri Siapkan Empat Langkah Antisipasi Jakarta, 1 November 2005 15:50 Mabes Polri mempersiapkan empat langkah antisipasi peristiwa pembunuhan sadis terhadap tiga siswi, SMP Kristen Poso dengan melakukan kegiatan deteksi, langkah-langkah pencegahan, penggelaran pasukan dan penegakan hukum. [ Print | Email ]
Presiden Telah Selesai Evaluasi Kinerja Kabinet
Gagal Lamar Anaknya, Ibunya Pun Jadi
Penghuni 9 Lapas di Bali Melampaui Kapasitas
Tigana Latih Klub Turki Besiktas
Yudhoyono: Gila Kalau Presiden Ingin Buat Rakyat Sengsara
|
|
 |
|
|