 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Wawancara Danjen Kopassus Mengukur Aksi Sat-81
Setelah 10 tahun vakum, Kopassus kembali go international. Februari mendatang, Kopassus bakal latihan bersama pasukan khusus Australia, Special Air Service (SAS). "Latihan bersama negara tetangga, seperti Kopassus, perlu dilakukan. Antara lain karena meningkatnya ancaman terorisme seperti bom Bali," kata Menteri Pertahanan Australia Robert Hill. Keinginan Hill berjalan mulus. Salah satunya lantaran Hill cukup akrab dengan figur Komandan Kopassus, Mayor Jenderal TNI Syaiful Rizal. Menurut Syaiful, aksi teror itu adalah salah satu teknik intelijen penggalangan. Dia harus dilawan dengan kontra-intelijen. Sebelum terjadi tahap pengusutan, intelijenlah yang berperan. Kopassus punya Sandi Yudha yang memiliki kemampuan intelijen penggalangan. "Menurut saya, sudah waktunya satuan ini mulai dimanfaatkan. Tapi posisi kami adalah salah satu komponen dalam gerakan melawan terorisme. Sebab sebetulnya terorisme adalah masalah bangsa. Semua komponen bangsa harus terlibat, bukan hanya TNI atau Polri," papar Syaiful, yang mengaku, peralatan Kopassus masih jauh tertinggal ketimbang pasukan khusus negara maju. Meski demikian, Kopassus perlu pengalaman perang global.
[Nasional, Gatra Nomor 7 Beredar Senin, 26 Desember 2005] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Pemerintah akan Berlakukan Sertifikasi Bebas Formalin Jakarta, 3 Januari 2006 16:16 Guna memberikan kepastian tentang keamanan produk makanan kepada konsumen, pemerintah akan menerapkan sistem sertifikasi bebas formalin bagi produsen atau pelaku industri makanan. [ Print | Email ]
Pemerintah akan Keluarkan Tata Niaga Formalin Jakarta, 3 Januari 2006 15:42 Departemen Perdagangan akan mengeluarkan aturan mengenai tata niaga formalin sisa produksi dalam negeri untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan. [ Print | Email ]
Penjarahan Mulai Terjadi di Lokasi Banjir Bandang
Jember, 3 Januari 2006 15:34 Beberapa orang mulai "memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan" di lokasi banjir bandang Jember, Jatim. Mereka menjarah barang milik para korban bencana. [ Print | Email ]
PKS Perkirakan Nur Mahmudi Dilantik Pertengahan Januari
PKB dan PBR Belum Bisa Terima Bantuan Dana Parpol
CBF akan Sesuaikan Jadwal Kompetisi dengan Eropa
Penumpang Mabuk Diturunkan di Pulau Terpencil
Souness: Owen Tidak akan Sembuh dengan Cepat
|
|
Anggota DPR Serahkan Bantuan bagi Balita Korban Kekerasan Jakarta, 3 Januari 2006 15:02 Yoyoh Yusroh, anggota Komisi VIII DPR-RI dari FPKS, menyerahkan bantuan bagi dua balita yang diduga dibakar ayah kandungnya. Ny. Murni, nenek kedua anak malang itu, tak kuasa menahan haru. [ Print | Email ]
Banjir Bandang Jember Bukan Bencana Alam Surabaya, 3 Januari 2006 14:30 Pakar hukum lingkungan Dr Suparto Wijoyo menilai, banjir bandang di Jember bukanlah bencana alam, melainkan bencana ekologi. Karena itu, kepala daerah harus dimintai pertanggungjawaban. [ Print | Email ]
Bom Palu Terkait Noordin M Top
Jakarta, 3 Januari 2006 13:02 Kepala Desk Poso pada Kementerian Polhukam Demak Lubis mengatakan ledakan bom di pasar tradisional Maesa, Jl. Pulau Sulawesi, Palu, Sabtu lalu (31/12), terkait dengan jaringan teroris Noordin M Top. [ Print | Email ]
Lennon "Tundukkan" The Beatles di Inggris
Pekerjaan Lama Pemerintah Belum Tuntas
Masuoka Urutan Kedua Reli Dakar
Pesantren Al-Hasan Hancur, 400 Santri Selamat
Pemeriksaan Bupati Sleman Tunggu Ijin Presiden
|
|
 |
|
|