spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
NASIONAL
spacer
 
FPI Desak DPR Segera Setujui UU Anti-Pornografi

Jakarta, 18 Januari 2006 09:48
Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Shihab mendesak DPR segera menyetujui Rancangan Undang-undang (UU) Anti-Pornografi menjadi Undang-undang .

"Selama Undang-undang Anti-Pornografi belum disahkan juga, maka akan banyak pihak yang memanfaatkannya," kata Habib Rizieq kepada Antara, Rabu.

Lebih lanjut Rizieq mengungkapkan beberapa waktu sebelumnya ia telah memenuhi undangan Komisi VIII DPR untuk memberikan masukan terkait RUU Anti-Pornografi yang sudah diajukan oleh pemerintah.

Pada prinsipnya , FPI menyetujui naskah RUU Anti-Pornografi tersebut, kecuali pasal yang mengatur tentang pengecualian-pengecualian, khususnya di bidang seni dan budaya.

Pasal pengecualian-pengecualian tersebut di antaranya bidang kesehatan, olahraga, kesenian dan budaya yang dicantumkan dalam rancangan undang-undang itu tidak bisa dikaitkan dengan masalah pornografi.

"Kalau dikaitkan dengan kesehatan dan olahraga mungkin kami bisa maklum. Tetapi kalau untuk dalih seni dan budaya sampai sekarang kami belum bisa menerima," ujarnya.

Menurut Rizieq , selama ini yang sering terjadi adalah tindakan pornografi dengan dalih seni dan budaya seperti aksi protes massa FPI terhadap majalah FHM yang memuat foto seorang wanita mengenakan pakaian transparan sampai terlihat lekuk-lekuk tubuhnya.

FPI juga pernah mengecam lukisan semi telanjang aktor ganteng Anjasmara yang dipamerkan di kantor pusat Bank Indonesia baru-baru ini.

"Oleh sebab itu, kami minta ada penegasan mengenai pengecualian itu karena bisa menjadi pasal karet yang dapat dengan mudah disiasati oleh pihak-pihak yang ingin memanfaatkan kelemahan UU Anti-Pornografi," ujar Rizieq.

Ia menambahkan dengan belum diberlakukannya UU Anti-Pornografi itu pula maka sekarang ini mulai banyak pihak yang memanfaatkan situasi kekosongan itu termasuk rencana penerbitan Majalah Playboy versi Indonesia.

Sampai sekarang masih terjadi tarik-menarik antara FPI dengan Komisi VIII DPR terutama pasal pengecualian sehingga menghambat pengesahan undang-undang tersebut. [TMA, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
  
spacer
KOMENTAR PEMBACA
spacer
  
  pornografi, ngerii.... (jundi_arrahman@ya..., 26/01/2006 05:50)
sangat wajar sekali jika sebagai kaum muslimin, kita sama-sama berkata dengan lantang "tolak pornografi dan pornoaksi". karena dengan adanya pornografi dan pornoaksi(yang akhir-akhir ini lebih cenderung diasumsikan sebagai kebebasan pers, seni atau istilah-istilah yang mengandung unsur kebebasan), menjadikan mental rakyat kita menjadi mental binatang. dengan adanya kebebasan mereka untuk mengumbar bagian-bagian tubuh mereka yang tidak layak untuk diperlihatkan, menjadikan manusia-manusia itu tak... <1315 huruf lagi>
 
 
spacer
  
  pornografi (bub_alwi@ya..., 26/01/2006 04:23)
pornografi, bagaimanapun juga tetap haram. mengapa karna pornografi itu menjijikkan, mengkotorkan, dan mencabulkan. oleh karena itu bagi siapa saja yang setuju dengan pornografi maka dia menjijikkan, mengkotorkan, dan mencabulkan karena porno artinya adalah jijik, jorok, kotor, dan cabul oke!
 
 
spacer
  
  sabar dulu dong.....!!!! (kuciumkamu@ya..., 19/01/2006 18:03)
habib rizieq berambisi banget sech menanggapi ttg uu anti pornografi ini,berikanlah kesempatan pd dewan kita untuk bermusyawarah biar hasilnya lebih nggak sia-sia.terus terang aku sendiri kurang sreg...bila uu ini jd diterbitkan.tentunya aku rasa banyak sekali problem2 setelah uu ini nanti ada.marilah kita tinjau lagi, apa sech tujuan di buatnya uu ini??? kalau ingin mengatisipasi biar praktek2 pemerkosaan dan pencabulan sech saya rasa bukan dg uu ini yg di buat, sbb sepertinya uu ini nanti meru... <1280 huruf lagi>
 
 
spacer
  
  Partai2 Politik Islam mendesak segera disetujui (muhammad696@ho..., 19/01/2006 10:53)
Kepada para pembaca yg pintar

Majalah Pornography banyak dijual di benua Eropa dan benua Amerika Utara (Mexico, Amerika Serikat dan Canada). Akibat majalah pornogrhaphy banyak pekorsaan, Homosexual dan Lesbian di Eropa. Kasus perkosaan yg dilakukan oleh para lelaki yg sakit jiwa bertambah banyak akibat majalah2 Pornography. Banyak lelaki yg sudah bosan melihat wanita telanjang dan banyak perempuan yg sudah bosan melihat lelaki telanjang; sehingga pernikahan antara sesama Lesbian dan pernikaha... <1117 huruf lagi>
 
 
spacer
  
  mudah saja... (iblis_dajal@ya..., 18/01/2006 23:58)
habib riziq.. . ente jangan bingung... apabila pelakunya orang islam, maka gunakanlah hukum islam.. tidak usah pake hukum negara... bangsa indonesia dijamin kebebasannya dalam memeluk agama dan menjalankan perintah agama, UUD 45 Pasal 29.

artinya, anda dapat menjalankan syariat islam untuk umat islam. kaga perlu DESAK DPR (Dewan Perwakilan Rampokkk)... faham antum....???
 
 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 18 January 2006 >>
SuMTW ThFSa
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer