 |
 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Paru Kota atau Paru Kita
Pasien penyakit paru-paru terus bertambah karena udara kian kotor. Di Indonesia, kata Hadiarto, radang paru-paru, TBC, dan bronkitis masuk dalam daftar 10 besar penyakit penyebab kematian. Dalam kelompok penyakit paru ini, menurut Profesor Hadiarto Mangunnegoro, ahli penyakit paru dari UI, musuh orang Indonesia yang lain adalah TBC. "Kira-kira 500.000 penderita TBC per tahun," ujar Hadiarto. Kanker paru-paru saat ini masih tidak terlalu besar. Namun, "Sepuluh tahun yang akan datang, mungkin kanker paru juga masuk dalam 10 besar," Hadiarto menambahkan. Tingginya angka itu, menurut dia, karena banyak orang yang kurang memperhatikan kesehatan paru-paru. Misalnya, ia tetap tinggal di lingkungan yang udaranya kotor, atau tidak menggunakan masker ketika berdiri atau tinggal di daerah berpolusi. Jakarta, ibu kota negeri kita tercinta ini, tampaknya masih harus berjuang keras untuk membersihkan atmosfernya. Maklum, jumlah kendaraan baru terus bertambah dengan pertumbuhan sekitar 5% per bulan. Belum lagi mobil-mobil lama yang masih berlalu lalang. Asal tahu saja, 70% polusi udara di Jakarta keluar dari knalpot kendaraan bermotor, sisanya (30%) berasal dari pencemaran industri. Karena itu, tak ada pilihan lain. Untuk meringankan kerja paru-paru kita, harus segera disehatkan paru-paru kota. Ya, "Sudah saatnya kita galakkan lagi kampanye langit biru," kata Winariani, dokter spesialis paru RS Soetomo, Surabaya.
[Medela, Gatra Nomor 10 Beredar Senin, 16 Januari 2006] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Djenar Maesa Ayu Keputusan Main Film Nai
Djenar Maesa Ayu, 33 tahun, tak bisa menyembunyikan wajah cerianya, saat peluncuran cerpen terbarunya, Cerita Pendek Tentang Cerita Cinta Pendek. Setelah bercerai dengan Edy Widjaya, Nai --begitu ia biasa disapa-- kini mengaku lebih bebas bereksplorasi dalam berkarya, termasuk bermain film Pemahat Borobudur. Tawaran yang sebelumnya tidak pernah mau diterima putri tunggal sutradara Sjumandjaja itu, kini disambarnya. [ Print | Email ]
Dewi Persik Adegan Mahal Dewi
Pedangdut Dewi Persik untuk pertama kalinya main sinetron berjudul Mimpi Manis. Namun job barunya itu harus dibayar mahal. Perempuan asal Jember ini ditantang untuk berhadapan dengan seekor anjing galak, berebut daging ayam di pinggir jalan. "Serem tau, udah anjing itu matanya melototin terus," ujarnya dengan genit. Tanpa sadar, ternyata lutut kiri dan siku kanannya berdarah terkena aspal. [ Print | Email ]
Danny Setiawan Ngibing Spontan Danny Setiawan
Pilkada umumnya berlangsung tegang. Aparat keamanan disiagakan di tiap sudut. Tapi lain yang terjadi di Kampung Naga, Kecamatan Salawu, Tasikmalaya. Sabtu pekan lalu, Pilkada diiringi lagu-lagu Sunda klasik. Lalu, Gubernur Jabar Danny Setiawan dan pejabat lainnya turut berbaur dengan warga, ikut "ngibing" ketuk tilu. "Ya, hitung-hitung menghilangkan stres sambil menghibur warga," kata A.M. Ruslan, Ketua DPRD Jabar. [ Print | Email ]
RI Berterima Kasih pada Finlandia
Mabes Polri Minta Bripda S Dihukum Berat
Pelaku Jahit Mulut Dibawa Pulang Keluarganya
Kegagalan Luluk/Alvent Sisakan Nova/Lilyana di Semifinal
Jakarta Bisa Kurangi Wilayah Banjir
|
|
Astrid Soedarmanto Kue Ultah Astrid Soedarmanto
Orang bawel biasanya dijauhi teman dan rezeki. Tapi itu tidak berlaku pada Astrid Soedarmanto. Dara kelahiran 21 Desember 1978 ini merasa kebawelannya malah menimba banyak hoki. "Mungkin karena aku bawel dan centil, aku diterima jadi presenter," kata Astrid. Karena padatnya acara, Astrid sering kelimpungan. Beberapa acara pribadi jadi korban. "Sampai-sampai yang potong kue ulang tahun bukannya aku, malah mamaku," katanya. [ Print | Email ]
Irfan Hakim Irfan Sang Pemburu Kondom
Irfan Hakim, 30 tahun, suka mengumpulkan kondom. Bagi pria lajang ini, kondom adalah barang unik dan lucu. Minat mengoleksi kondom muncul saat ia mengunjungi sebuah toko toko peralatan seks di Jerman, 1997. Di toko itulah ia kepincut pada berbagai bentuk kondom. Omong-omong, koleksinya pernah dipakai? "Ih, sayang banget," katanya. Tapi ia cepat menambahkan, "Bila terpaksa, kenapa tidak. Tapi kalau udah menikah dong!" [ Print | Email ]
Uthe, Titi DJ, & KD Panggung Opera Tiga Diva
Ruth Sahanaya, Titi Dwi Jayati, dan Krisdayanti pernah menggelar show tunggal. Namun pada 26 Januari mendatang, ketiga penyanyi wanita papan atas ini akan disatupanggungkan dalam sebuah pergelaran musik bertajuk "3 Diva". Jay Soebijakto dan Erwin Gutawa, yang menjadi langganan mereka, kembali ditunjuk sebagai penata artistik dan musik konser ini. Masing-masing mendapat perannya sendiri yang akan dibagi secara adil. [ Print | Email ]
Mila Rosa Tak Bisa Tinggalkan Musik
Netta Puspita: Musik Tak Miliki Batas
Ivanisevic Tolak Jadi Kapten Piala Davis Kroasia 2006
Seorang WN Arab Ditemukan Tewas di Vila
Dewan Pers Tak Larang Terbitnya Playboy Indonesia
|
|
 |
|
|
|