spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
HUKUM & KRIMINALITAS
spacer
 
Transaksi NCD Fiktif
Jusuf Hamka: Ini Menyangkut "Orang-orang Terhormat"

Jusuf Hamka (GATRA/Edward Luhukay)Jakarta, 2 Pebruari 2006 15:18
M Jusuf Hamka, mantan anggota komisaris PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) periode 1999-2004, enggan mengungkapkan siapa yang paling bertanggung jawab dalam kasus penjualan Negotiable Certificate of Deposit (NCD) fiktif, yang dilakukan oleh PT CMNP. "Ini harus perlu penelitian lebih lanjut, sebab maaf ini menyangkut nama-nama orang-orang terhormat," katanya.

Hal tersebut dinyatakan oleh Jusuf, usai pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (2/2), di kantor KPK, Jakarta, terkait jual beli NCD antara PT CMNP dan Drosophila Enterprise yang dijembatani PT Bhakti Investama, tanpa sepengetahuan komisaris dan RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) PT CMNP.

Berbeda dengan pernyataan sehari sebelumnya, Jusuf kali ini menyatakan bahwa transaksi yang juga melibatkan Hary Tanoesoedibjo, bos MNC Group, telah diketahui oleh jajaran komisaris PT CMNP melalui RUPS. Namun, ia mengaku lupa siapa yang menyetujui awal transaksi tersebut dengan alasan bahwa dirinya hanya sebatas komisaris.

"Transaksi itu sudah diketahui RUPS. Sekali lagi saya bilang sudah diketahui RUPS," tegasnya.

Selain itu, Jusuf juga mengaku lupa ketika ditanyakan siapa yang memiliki inisiatif awal transaksi tersebut. Namun, Jusuf mengaku baru tahu bahwa Hary Tanoesoedibjo, bos PT Bhakti Investama adalah orang dibalik transaksi jual-beli surat berharga yang dilakukan tahun 1999, tersebut dengan Drosophila Enterprise Pte. Ltd., sebuah perusahaan Singapura, yang juga adalah milik raja televisi tersebut.

"Bahwa pemiliknya sama saya nggak tahu. Setelah dilakukan financial audit saya baru tahu. Sebelum dilakukan financial audit, saya nggak tahu malah," ungkap Jusuf, yang telah diperiksa KPK terkait masalah ini sejak Senin (30/1).

Sebagaimana diberitakan Gatra.com, pada 27 April 1999, PT CMNP melakukan transaksi tukar menukar surat berharga senilai Rp 153,5 miliar dengan PT Bank CIC.

Selanjutnya, 12 Mei 1999, PT CMNP kembali melakukan transaksi dengan Drosophila, yang baru dibuat dua minggu setelah transaksi, yaitu pada 26 Mei 1999.

Dari transaksi tersebut, PT CMNP mengalami kerugian sebesar Rp 153,5 miliar dan kehilangan aset senilai 28 juta dolar AS, yang berdampak kerugian pada pemegang saham PT CMNP yang sebagian besar dimiliki oleh BUMN, yakni PT Krakatau Steel dan PT Jasa Marga (Persero).

Jusuf menilai bahwa jelas tidak ada pembagian dividen bagi jajaran komisaris PT CMNP karena kerugian transaksi ini. Namun, ia menolak jika PT CMNP telah ditipu oleh Drosophila dan Bhakti Investama, dua perusahaan yang dikomandoi oleh Harry Tanoesoedibjo tersebut. "Kalau kerugian kita ada, kalau soal penipuan, ini kan jelas namanya transaksi itu ada dan tertulis. Jadi saya pikir jauhlah dari penipuan," ujar Ketua Perhimpunan Muslim Tionghoa Indonesia ini.

Selain itu, Jusuf tidak bisa secara gamblang menyalahkan Hary Tanoesoedibjo, orang yang disebutnya sebagai sahabat dekat, bertanggung jawab secara penuh atas transaksi ini. Ia mengembalikan kepada pihak yang berwenang terkait masalah ini. "Ini menyangkut nama teman-teman saya. Saya pikir saya tidak berhak menentukan salah atau tidak salah. Nanti opini saya bermasalah," ungkap Jusuf.

"Doakan saja, saya tidak jadi tersangka," pungkasnya. [EL]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
  
spacer
KOMENTAR PEMBACA
spacer
  
  Siapa Pak Yusuf coba tanyalah kawan-2nya. (wahyu_advokat@ya..., 05/02/2006 02:07)
Kredibilitas nara sumber yang menamakan dirinya Pak Yusuf itu sangat diragukan, jadi istilah orang yang terhormat dalam kacamatanya dia adalah orang yang bisa memberi manfaat kepadanya, buka terhormat menurut perilaku ybs.

Jadi dengan mengetahui siapa nara sumbernya, kita bisa tahu yang dimaksud orang terhormat itu bukan seperti pendapat umum, bahwa orang terhormat itu terpuji perilakunya dan menjaga kehormatan pribadi dan keluarganya.

jadi pembaca jangan bingung, itulah isi dunia. kalau y... <164 huruf lagi>
 
 
spacer
  
  Menyangkut orang tak "terhormat".. (galuhs@pl..., 04/02/2006 00:22)
Lucu juga yaa.. kalau menyangkut orang tak"terhormat' selalu tak mau diungkapkan...tapi menyangkut orang yang selain yang tak"terhormat" selalu mulus dalam pengungkapan..payah..payah oyo Kapolri dan Kajagung jangan pandang bulu siapa ..
 
 
spacer
  
  Orang terhormat tapi bejat moral ??? (kangen_01@ya..., 03/02/2006 10:11)
Bukan lagi orang2 terhormat kalo moralnya bejat Pak Yusuf ! Katakan sejujurnya meskipun itu sakit rasanya, tidak ada lagi teman dekat dalam penegakan hukum, berani berbuat, berani bertanggung jawab, itulah orang terhormat ! saya pikir.
 
 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 02 February 2006 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdot1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer