 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Misi Gelap Draf Revisi
Kontroversi luas revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan yang menggelora dua pekan terakhir mendadak senyap di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat siang lalu. Padahal, tiga kubu yang "berseteru" tengah bertemu di lantai I Wisma Negara: pemerintah, pekerja, dan pengusaha. Pemerintah hadir dengan "skuad terbaik". Ada presiden, wakil presiden, tiga menko, Menteri Keuangan, Perindustrian, Komunikasi dan Informatika, Kepala Bappenas, Seskab, serta Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Erman Suparno. Ini menggambarkan pentingnya acara itu di mata pemerintah. Terasa kontras dengan ingar-bingar dua hari sebelumnya, ketika jalanan di Jakarta disesaki ribuan buruh. Mereka menggugat niat pemerintah merevisi aturan perburuhan itu. Tapi perkembangan Jumat siang di Wisma Negara telah mengembalikan bahasan revisi undang-undang ini lewat forum yang lebih jernih dan bisa menyerap kepentingan pekerja dan pengusaha. Pekerja tak merasa terancam bakal diperlakukan sebagai sapi perah. Pengusaha tidak terganggu mengembangankan usaha yang bisa menyerap angkatan kerja baru. Kuncinya, asal jangan ada dusta (lagi) di antara elemen triparti.
[Laporan Utama, Gatra Edisi 22 Beredar Senin, 10 April 2006] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Liga Premiership Inggris Sir Alex Prediksikan 29 April Sebagai Penentu Gelar Manchester, 10 April 2006 12:10 Sir Alex Ferguson yakin bahwa pertandingan Manchester United di Chelsea pada 29 April akan menjadi penentu hasil perburuan gelar juara Liga Premiership Inggris, setelah kehebatan Wayne Rooney membawa United menang 2-0 atas Arsenal di Old Trafford. [ Print | Email ]
WS Rendra Bicara RUU APP
Bandar Lampung, 10 April 2006 12:06 Rancangan Undang-Undang Anti Pornografi dan Pornoaksi (RUU APP) yang terus menimbulkan kontroversi sampai saat ini, menurut WS Rendra, seperti dalam draftnya menunjukkan sikap anti seksual (aseksual) dan anti gairah hidup manusia. [ Print | Email ]
Soal Klaim Rumbiak Wirajuda: Silakan Bermimpi di Siang Bolong Jakarta, 10 April 2006 12:04 Menlu Hassan Wirajuda, di Jakarta, Senin (10/4), berkomentar "Silakan bermimpi di siang bolong" tentang klaim Jacob Rumbiak yang mengaku sebagai Menlu Otoritas Nasional Papua Barat, bahwa beberapa negara di kawasan Pasifik mendukung upaya kemerdekaan Papua. [ Print | Email ]
Ricardo Gelael Juara Reli Nasional di Palembang
Pengamanan WNA di Kaltim Ditingkatkan
Aa Gym `Buka Kartu` Soal Pertemuannya dengan Blair
94 Gugatan Antri di Surabaya
Tolak Pose Playboy Nafa
|
|
Gunung Anak Krakatau Hampir Setahun, Status Masih `Waspada` Serang, 10 April 2006 12:00 Sejak 16 Mei 2005 sampai saat ini status Gunung Anak Krakatau masih tetap `waspada`, dikarenakan dari hasil data alat pemantau gunung berapi pada satu minggu terakhir masih menunjukkan adanya aktivitas pada level II. [ Print | Email ]
42 Warga Papua di Australia DPD Menilai Ada Ketikdakadilan Jayapura, 10 April 2006 10:20 Dewan Perwakilan Daerah (DPD) menilai kepergian 42 WNI asal Papua ke Australia, diduga karena mereka tidak merasa mendapat pemerataan dan keadilan dalam menikmati berbagai aspek pembangunan yang dilaksanakan melalui UU Otonomi Khusus (Otsus) Papua. [ Print | Email ]
Soal Pencari Suaka Downer Ragukan Australia Bisa Ubah Kebijakan Jakarta, 10 April 2006 10:12 Menlu Australia Alexander Downer menyatakan keraguannya bahwa Pemerintah Australia bisa mempengaruhi keputusan Imigrasi tentang pemberian visa perlindungan kepada para pencari suaka di Australia. [ Print | Email ]
Curhat Kencan Perdana Marcell
Habis Napas Bams Samsons
Lagu Rancak Siti
Fotogramistis Leo Lumanto
Nggak Kuat Serius Adul
|
|
 |
|
|