spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
HUKUM & KRIMINALITAS
spacer
 
Polisi Tetapkan Empat Tersangka Baru Kasus Poso

Palu, 13 Mei 2006 14:10
Kepolisian kembali menetapkan empat tersangka baru sejumlah aksi kekerasan di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Oknum berinisial D, I, R, dan H, yang resmi dijadikan tersangka merupakan bagian dari sembilan orang yang sebelumnya ditangkap secara terpisah di Tolitoli dan Palu.

Kapolda Sulteng Brigjen Pol Drs Oegroseno di Palu akhir pekan ini, menjelaskan keempat orang yang ditangkap dan dijadikan tersangka terkait beberapa aksi kekerasan di wilayah Poso sejak tahun 2002, termasuk di antaranya peristiwa pembunuhan dengan cara mutilasi di pinggiran kota Poso akhir tahun lalu.

"Proses hukum terhadap mereka ditangani langsung oleh Mabes Polri," tuturnya, dan menambahkan semua tersangka sudah diterbangkan ke Jakarta menggunakan pesawat khusus untuk menjalani pemeriksaan di sana.

Tiga siswi SMA Kristen Poso, yakni Theresia Morangki (17), Ida Lambuaga (15), dan Alfitha Poliwo (15), ditemukan tewas mengenaskan pada 29 Oktober 2005 yaitu beberapa menit setelah meninggalkan rumah mereka di Kelurahan Bukit Bambu menuju ke sekolahnya di kota Poso.

Tubuh jenazah ketiga siswi yang masih mengenakan seragam pramuka ini ditemukan di badan jalan pinggiran selatan kota Poso sekitar pukul 07:00 Wita, sementara penggalan kepala mereka ditemukan di dua lokasi berbeda kurang dari satu jam kemudian.

Ketiga korban sebelum tewas tengah menunggu angkutan umum untuk menuju kota Poso yang berjarak sekitar sembilan kilometer.

Selain korban tewas, seorang siswi SMU Kristen lainnya yakni Noviani Maleva berhasil selamat dari keberingasan pembunuh misterius yang mengenakan cadar, namun ia sempat terkena tebasan parang di bagian pelipis sehingga mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Mengenai peran masing-masing tersangka dalam beberapa kasus kriminal itu, Kapolda Oegroseno belum bersedia menjelaskan dengan alasan masih dalam proses penyidikan Mabes Polri, kecuali menduga motif dari perbuatan itu kemungkinan masalah dendam yang belum hilang di sebagian masyarakat Poso akibat kerusuhan lalu.

Sebelumnya, sumber dari kepolisian setempat menyatakan ada dari keempat tersangka yang diboyong ke Jakarta itu terlibat kasus pembunuhan terhadap seorang istri anggota Kodim Poso tahun 2002 di pinggiran kota Poso.

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri pada Sabtu pekan lalu (6/5) menangkap Aprianto alias Irwan, Arman alias Haris, Nano, Abdul Muis, dan Asrudin, karena dicurigai terlibat sejumlah aksi kekerasan di wilayah Poso beberapa waktu lalu.

Kelima orang ini ditangkap secara mendadak di dua terpisah di Tolitoli, kabupaten ujung utara Provinsi Sulteng, dan pada hari itu juga dibawa ke Mapolda Sulteng untuk menjalani pemeriksaan.

Dua hari berikutnya (8/5), tim khusus Polri ini kembali menciduk empat orang lagi di Kota Palu, dan belakangan diketahui bernama Hasanuddin, Mochtar, Ali, dan Ibrahim. Keempatnya adalah warga Poso yang bermukim sementara di Palu.

Ketua Forum Silaturrahmi Umat Islam (FKSUI) Poso, KH Adnan Arsal, membantah kalau empat dari sembilan orang yang ditangkap itu terlibat kasus pembunuhan terhadap tiga siswi di Kelurahan Bukit Bambu, dengan alasan mereka memiliki alibi cukup kuat sebagai bantahan atas tuduhan polisi.

Hasanuddin misalnya, menurut dia, "saat kejadian di Bukit Bambu pada pagi hari, ia sedang berada di rumahnya di Poso dan banyak saksi yang bisa dimintai keterangan". [TMA, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 13 May 2006 >>
SuMTW ThFSa
dot123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer