 |
|
 |
|
NASIONAL |
 |
| |
Menag: Ormas Islam Anarkis Perlu Dipertanyakan
Jakarta, 9 Juni 2006 11:02 Menteri Agama (Menag) Maftuh Basyuni mempertanyakan organisasi massa (ormas) Islam yang anarkis, padahal agama Islam adalah agama bagi sekalian alam (rahmatan lil alamin).
"Kalau ormas Islam kemudian anarkis itu perlu dipertanyakan. Itu jelas orang yang tidak mengerti Islam," kata Menag dalam coffee morning bersama wartawan di Jakarta, Jumat (9/6).
Ia mengaku tidak tahu soal surat edaran yang ditujukan kepada para kepala daerah untuk menertibkan organisasi kemasyarakatan maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
"Saya sendiri belum tahu, tetapi ormas mana saja yang berbuat tidak benar harus ditindak. Jangan dibatasi pada ormas keagamaan saja, apalagi Islam," katanya.
Menteri Dalam Negeri M Ma`ruf akan mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada para kepala daerah untuk menertibkan organisasi kemasyarakatan maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan surat tersebut akan menjadi rujukan bagi kepala daerah untuk membekukan ormas maupun LSM yang mengganggu keamanan dan ketertiban umum.
Menurut Kepala Pusat Penerangan Departemen Dalam Negeri (Depdagri), Tarwanto, di Jakarta, Kamis, ormas maupun LSM yang mengancam integritas bangsa dan menumbuhkan permusuhan berbau SARA, dapat dibubarkan oleh kepala daerah.
Ditegaskannya, pemerintah akan menertibkan ormas maupun LSM yang tidak terdaftar dengan mengacu pada UU No 8 tahun 1985 dan PP No 18 tahun 1986 tentang Ormas.
Pemerintah juga dapat membekukan ormas yang menerima bantuan pihak asing tanpa persetujuan pemerintah pusat, dan memberi bantuan kepada pihak asing yang merugikan kepentingan bangsa dan negara.
Hingga sekarang tercatat sebanyak 800 ormas dan LSM di seluruh Indonesia, namun baru setengahnya yang terdaftar di Depdagri. [EL, Ant]
|
|
| | |
 |
| KOMENTAR PEMBACA |
 |
| | |
| |
Ormas harus intropeksi diri (antika66@co..., 10/06/2006 19:21) Banyaknya demo dari Ormas yg banyak mengandung aksi anarkis adalah meresahkan.
Negara kita adalah negara hukum, jadi janganlah berbuat seenaknya , dan menghakimi orang lain pengrusakan dan anarkis adalah kegiatan yg memalukan agama.
Tidak ada di dalam agama Islam kalau pengrusakan dan aksi anarkis dibenarkan.
Semakin berang dan menakutkan dgn adanya demo dari Ormas.
Agama itu harus selalu disertai ilmu yg tinggi, agar sifat main hakim itu tidak ada.
Maaf saya beragama Islam, tapi tidak suk... <59 huruf lagi> | |
 |
| | |
| |
KURANG MEMAHAMI ISLAM (syaidinsimbol@ya..., 10/06/2006 03:28) Salah satu latar belakang saya belajar agama adalah karena sering terjadinya salah paham (hingga bentrok seperti layaknya musuh dalam suatu peperangan) antara pemeluk agama Kristen dengan Islam.
Sebagai seorang Katolik saya belajar Al Kitab dan kemudian saya hubungkan dengan pelajaran/mata kuliah Hukum Islam karena kebetulan saya kuliah di fakultas Hukum.
Dari pelajaran itu saya dapat pelajaran, baik Kristen maupun Islam sama-sama mengajarkan (menyuruh umat manusia) berbuat kasih sayang.Ye... <3181 huruf lagi> | |
 |
| | |
| |
jangan terpancing isu!!! (zqdecoc@ya..., 10/06/2006 01:12) sebagai menteri agama seharusnya jangan gampang terpancing isu, buat data yang konkrit apakah betul anarkis, kalau bisa juga dilihat dari berbagai sisi, jangan dari satu sudut pandang saja, yang merasa bisnisnya terhalangi mungkin, contoh warung remang2. Isu inikan muncul akibat ada isu pengusiran Gus Dur, terus bagaimana yang melaporkan ada pengusiran termasuk media...apakah bisa masuk anarkis??? nah yang kayak begini juga harus ditindak. | |
 |