 |
|
 |
|
NASIONAL |
 |
| |
Ba'asyir: Pelaku Bom Adalah Mujahid Salah Langkah
Sukoharjo, 15 Juni 2006 01:14 Ketua Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Ustad Abu Bakar Ba`asyir mengingatkan agar umat tidak takut dengan ujian dunia atau musibah.
"Bagi orang yang bener-benar Islam jangan takut dan kecil hati karena musibah," katanya di depan ratusan Santri Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Rabu malam, seusai melakukan pemeriksaan kesehatan di RS PKU Muhammadiyah.
Menurut dia, tidak adanya respon dari Pemerintah Amerika Serikat dan Australia atas pembebasan dirinya, merupakan suatu hal yang wajar.
Tentang banyaknya kasus bom di Indonesia, dia menilai para pelakunya sebagai mujahid yang salah langkah.
"Menggunakan senjata bom di wilayah yang aman tidak dibenarkan," ujarnya seraya menambahkan, tindakan mereka perlu dikaji lagi agar tidak terjadi lagi.
Sementara itu dalam pemeriksaan di rumah sakit PKU Muhamadiyah dokter menyatakan, tidak ada kelainan atupun penyakit di tubuh Ustad Ba`asyir. Menurut keterangan Direktur RS PKU Muhammadiyah, Rosnedy Ariswati, pemeriksaan kesehatan Ba`asyir dilakukan oleh dua orang dokter yang dahulu juga pernah merawatnya di tempat yang sama.
Ba`asyir dinyatakan sehat sehingga langsung diperbolehkan pergi meninggalkan RS PKU Muhamadiyah Solo. [EL, Ant]
|
|
 |
|
BERITA TERKAIT |
|
 |
| |
Kepala BIN: Ba`asyir Tak Akan Diawasi
Howard Minta Agar RI Awasi Ba`asyir
Jangan Kaitkan Pembebasan Ba`asyir dengan Terorisme
Pemerintah Tak Bisa Tangkap Ba`asyir Karena Pikirannya
Pers AS: Ulama Bom Bali 2002 Dibebaskan
|
|
 |
 |
|
 |