spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
JAWA
spacer
 
DKP Cirebon Akan Bagikan 1.000 Liter Biodiesel Jelantah

Cirebon, 27 Juli 2006 10:34
Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Cirebon akan membagikan 1.000 liter biodiesel produksi lokal dari bahan baku minyak goreng bekas atau jelantah, guna meringankan beban nelayan akibat naiknya harga solar bersubsidi sejak Oktober 2005.

"Perusahaan lokal di Cirebon ternyata mampu membuat biodiesel dari bahan baku minyak jelantah dan telah diujicoba di perahu nelayan dengan hasil baik, sehingga kita akan mempromosikan lebih luas ke nelayan yang lain," kata Kepala DKP Kabupaten Cirebon Ir Nunung Nurjanah, didampingi Kabid Perikanan Tangkap Ir Supriadi di Sumber, Kamis.

Menurut Nunung, akibat harga solar yang tinggi, yakni mencapai Rp4.300 per liter, kini sekitar 90 persen nelayan di Cirebon telah menggunakan bahan bakar minyak tanah campur oli mesin, sehingga jika dibiarkan maka mesin kapal akan cepat rusak dan pada akhirnya bisa menghancurkan usaha perikanan tangkap.

Dikatakannya, harga jual biodiesel produksi UKM Akashu, sebuah UKM di Lemah Abang Cirebon saat ini sekitar Rp3.200 per liter, jauh lebih murah dibanding solar subsidi, namun kualitas lebih baik dan lebih hemat dibanding solar.

"Bahkan jika diproduksi massal, harganya bisa turun sampai Rp3.000 per liter," katanya.

Sementara itu Kabid Perikanan Tangkap Ir Supriadi yang juga ikut membimbing UKM itu menjelaskan, solar hasil pengolahan minyak jelantah merupakan karya Aryanto (49), ahli kimia dari sebuah pabrik ban ternama di Bogor, dan telah diujicoba pada beberapa perahu nelayan di Kecamatan Gebang dan angkutan umum jurusan Sindang Laut-Cirebon.

"Hasil ujicoba di angkutan umum Izusu Elf menunjukkan adanya penghematan bahan bakar dari 1 liter untuk 6 kilometer menjadi 1 liter untuk 9 kilometer, demikian juga BBM perahu nelayan berkurang sekitar 20 persen," katanya.

Keunggulan lain, dari hasil ujicoba juga tampak bahwa mesin menjadi lebih dingin, tarikan lebih kuat serta derajat asap dan tingkat kebisingan rendah.

Supriadi juga mengungkapkan, UKM Akashu berniat mengadakan kerjasama dengan Pemkab Cirebon untuk memproduksi biodesel secara massal dengan nilai investasi Rp1 miliar untuk kapasitas produksi 18.000 liter per hari, dan semua produksinya akan diserap para nelayan di Kabupaten Cirebon.

"Jika kerjasama tersebut terlaksana, maka Pemkab Cirebon akan mendapat fee Rp50 per liter dari solar yang terjual, sehingga dua tujuan bisa tercapai, yakni membantu kebutuhan nelayan dan meningkatnya pendapatan asli daerah," katanya.

Menurut Supriadi, selain minyak jelantah dengan teknologi yang sama juga bisa digunakan bahan baku Crude Palm Oil (CPO) minyak sawit dan minyak jarak, namun saat ini yang lebih memungkinkan adalah minyak jelantah dan CPO karena minyak jarak masih belum tersedia dalam jumlah yang memadai.

Berkaitan dengan teknologi pengolahan, Supriadi mengemukakan bahwa teknologi itu relatif sederhana karena tidak melalui proses esterisasi seperti pengolahan minyak diesel dari bahan bakar nabati umumnya, karena telah ditemukannya sebuah campuran kimia yang bisa secara langsung bereaksi dengan minyak nabati.

Hasil pengolahan itu lebih baik dari minyak diesel nabati pada umumnya, karena tingkat kekentalan sudah mampu ditekan dan hasil produksi sampingan atau limbah produksinya jauh berkurang, bahkan hampir nol persen.

Sementara itu mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Prof Dr Ir Rohmin Dahuri berkesempatan mencoba biodisel hasil produksi perusahaan lokal pada beberapa kapal nelayan tradisional di Pantai Gebang, Kabupaten Cirebon pada 27 Januari 2006.

Dengan membawa miniplant biodiesel, saat itu dipraktekkan proses pembuatan biodiesel, kemudian hasilnya diujicoba sejumlah perahu nelayan, termasuk dengan membawa para wartawan berkeliling menaiki perahu sekitar 20 menit. [TMA, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 29 July 2006 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer