 |
|
 |
|
NASIONAL |
 |
| |
Waspadai Ajaran Islam yang Aneh-aneh
Medan, 21 Agustus 2006 08:28 Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi meminta kepada ummat Islam agar selalu mewaspadai ajaran Islam yang "aneh-aneh" karena dapat meresahkan masyarakat.
Ajaran Islam seperti di Malang dimana suatu kelompok mengaku sebagai ummat Islam tapi imamnya menggunakan dua bahasa saat melaksanakan Shalat, katanya pada Peringatan Isra` Mi`raj Nabi Besar Muhammad SAW, di Medan, Minggu (20/8).
Selain itu di Purwokerto seorang ummat Islam mengaku sebagai Jibril, namun orang tersebut sudah diamankan oleh pihak berwajib.
Begitu pula di salah satu daerah di Jawa Tengah ada kelompok yang sedang Shalat menganjurkan jamaahnya agar tidak menggunakan busana.
Tindakan seperti ini tidak hanya aneh, melainkan juga tidak sesuai dengan ajaran Islam.
Sehubungan dengan itu, katanya, setiap ummat Islam perlu lebih hati-hati dan selalu waspada terhadap setiap ajaran Islam yang akan diajarkan oleh seseorang yang sering mengaku sebagai Ustadz.
Ummat Islam jangan sampai terpengaruh dengan ajaran yang menyesatkan, karena ajaran yang aneh-aneh itu tidak ada dalam Islam.
"Masyarakat jangan sampai terkecoh akan ajaran itu, karena selain bertentangan dengan Islam juga dilarang Pemerintah," katanya.
Selain itu, ia mengatakan, saat ini banyak orang yang pandai dan mempunyai ilmu tinggi, namun orang-orang yang seperti itu justru banyak mengakali atau membohongi orang lain.
Ia memberi contoh seorang yang mengetahui hukum justru mereka itu sering melakukan pelanggaran dan perbuatan tidak terpuji yang bertentangan dengan hukum tersebut.
Hal semacam itu terjadi karena ilmu tinggi yang dimilikinya tidak dibarengi keimanan, ketaqwaan serta hidayah pada Allah SWT, ujarnya. [EL, Ant]
|
|
 |