 |
|
 |
|
KALIMANTAN |
 |
| |
Bulan Ramadhan, Produksi Sampah Samarinda Meningkat
Samarinda, 27 September 2006 11:18 Produksi sampah rumah tangga di Samarinda mengalami peningkatan sejak memasuki bulan Ramadhan, yakni sebesar 30 persen, akibat meningkatnya kegiatan masyarakat menyediakan kebutuhan makanan untuk berbuka puasa.
"Setiap bulan Ramadhan produksi sampah mengalami meningkat khususnya sampah rumah tangga," kata Kepala Dinas Kebersihan Dan Pertamanan (DKP) Samarinda, Syamsul Bachri di Samarinda, Rabu. Sampah di Samarinda pada hari biasa mencapai 1.200 ton perhari dan pada bulan ramadhan meningkat menjadi 1.500 ton per hari.
Peningkatan volume produksi sampah tersebut pada sejumlah pasar, kemudian ditambah pada pasar-pasar Ramadhan yang banyak bermunculan sejak hari pertama puasa.
Syamsul menjelaskan, meskipun terjadi peningkatan produksi sampah pihaknya tidak akan menambah armada, mengingat petugas masih bisa memanfaatkan truk-truk yang tersedia untuk mengatasi volume sampai sekitar 30 persen itu.
"Petugas pengangkut sampah tetap bekerja sesuai jadwal, tapi khusus pengangkutan sampah di Pasar Ramadhan dilakukan seusai kegiatan aktifitas pasar dadakan yang muncul hanya sekali satu tahun itu," ujarnya.
Dikemukakan bahwa produksi sampah masyarakat yang dibuang setiap hari di dua lokasi, yaitu di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bukit Pinang dan TPA Palaran dan jumlah armada yang digunakan sebanyak 21 unit truk dengan jumlah petugas pengangkut sampah sebanyak 45 orang.
Syamsul menambahkan bahwa Ramadhan tidak ada penambahan waktu lembur, namun saat malam Idul Fitri akan diturunkan petugas bekerja lembur khusus mengambil sampah di Pasar Ramadhan dan pada lokasi-lokasi yang belum terangkut.
"Pada hari Raya Idul Fitri tidak ada sampah yang menumpuk di TPS (tempat pembuangan sementara). Semua harus bersih dan warga diminta untuk membuang sampah pada jam-jam yang telah ditentukan," katanya. [TMA, Ant]
|
|
 |