 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Musibah Sungai Pengangkut Sampah
Buruknya kualitas sungai, menyempitnya ruang terbuka hijau, raibnya sejumlah situ, dan tak tertatanya daerah penyangga menyebabkan banjir Jakarta makin ganas dari masa ke masa. Penanggulangan banjir Jakarta tak akan dilakukan secara menyeluruh. Tak bisa lagi diatasi hanya dengan penataan 13 aliran sungai yang menggerojok Jakarta atau membangun kanal. Namun program mesti didukung dengan penataan ruang dan wilayah, baik di Jakarta maupun daerah penyangganya di selatan, seperti Bogor dan Depok, serta sejumlah langkah lainnya. Segenap upaya ini bersifat segera, tak bisa ditunda-tunda lagi. Proyek Banjir Kanal Timur dipatok selesai dalam dua tahun. Sokongan dana pun siap digelontorkan. Tak tanggung-tanggung, pemerintah pusat menyediakan Rp 2,7 trilyun sebagai dana tambahan. Dana ini akan turun dua dalam tahap. Tahun pertama untuk ongkos pembebasan lahan, sedangkan tahun kedua untuk biaya pembangunan fisik kanal. Sebelumnya, proyek ini ditetapkan memakan anggaran Rp 4,9 trilyun. Kini tinggal pelaksanaannya. Kalau hanya terhenti di tahap rencana, suara genderang perang terhadap banjir lambat laun pelan terdengar, lalu hilang seiring surutnya genangan air Jakarta.
[Laporan Utama, Gatra Nomor 14 Beredar Kamis, 15 Februari 2007] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Banjir di Jabar Sebanyak 48.578 Hektar Sawah Terendam Bandung, 20 Pebruari 2007 17:20 Sebanyak 48.578 hektar sawah produktif di Jabar terendam banjir. Bahkan tercatat, 12.007 hektar sawah sudah puso (rusak), yang dikhawatirkan meluas, karena hujan masih terus turun. [ Print | Email ]
Rehabilitasi Pasca-Banjir Pemprov DKI Bisa Gunakan Dana Cadangan Rp 700 Miliar Jakarta, 20 Pebruari 2007 17:00 Pemprov DKI Jakarta akan gunakan dana cadangan Rp 700 miliar, untuk rehabilitasi sarana dan prasarana pascabanjir, bila anggaran dinas teknis tak mencukupi. [ Print | Email ]
Kasus Korupsi Alat Sidik Jari Yusril Pernah Temui Rekanan Depkehham Jakarta, 20 Pebruari 2007 16:54 KPK menemukan fakta, Yusril Ihza Mahendra pernah bertemu Direktur Utama PT Sentral Filindo Eman Rachman pada 2003, berkaitan dengan pengadaan alat sidik jari. [ Print | Email ]
Badak "Andalas" Akan Naik Kapal Fery
Polri Tahan 56 Tersangka Kekerasan Poso
Kontras Adukan Danrem Garuda Hitam ke Panglima TNI
Chelsea Bertemu Tottenham di Perempat Final
Polri Belum Akan Tarik Brimob dari Poso
|
|
Guruh Kritik Dokumentasi dan Arsip Sejarah RI Jakarta, 20 Pebruari 2007 15:46 Guruh Soekarnoputra menyatakan, salah satu kelemahan bangsa Indonesia adalah seringkali membuat terbengkalainya dokumentasi maupun arsip-arsip sejarah. [ Print | Email ]
Pemain Sepak Bola Irak Tewas Kena Ledakan Bom Singapura, 20 Pebruari 2007 14:00 Pemain divisi utama sepak bola Irak, Ihab Kareem, tewas akibat cedera terkena ledakan bom di Al Shourjah, Baghdad, pekan lalu, bersama 79 korban lainnya. [ Print | Email ]
DPR Desak Pemerintah Pulangkan Dubes di Singapura Jakarta, 20 Pebruari 2007 12:44 Anggota Komisi I DPR mendesak pemerintah memulangkan sementara waktu Dubes RI di Singapura. Dipicu ulah negara itu yang mengubah batas teritori, yang merugikan RI. [ Print | Email ]
Kate Moss Masuk dalam Museum Lilin Madame Tussauds
Polda Kaltim Belum Terima Izin Penahanan Bupati PPU
Bank Indonesia Diancam Bom
Petani Tambak Pantura Jabar Rugi Rp97 Miliar
DPR Desak Pemerintah Rebut Kembali Aset Strategis
|
|
 |
|
|