 |
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
| |
Gerilya Jual-Beli Pasal BI
Bank Indonesia diduga menyuap anggota DPR untuk memuluskan beberapa RUU menjadi undang-undang. ICW bergegas melaporkan dugaan suap itu ke KPK. "Saya kira, aliran dana ini upaya untuk mempengaruhi proses perundangan, khususnya RUU Lembaga Penjaminan Simpanan yang pada saat itu dibahas DPR," kata Teten Masduki, koordinator ICW. "Jadi, ada motif," ia menambahkan. Ketika melapor, Teten juga membawa dokumen yang isinya membuat kalangan petinggi BI gerah. Dokumen itu berupa lembar disposisi pejabat dan pertanggungjawaban pengeluaran dana dari BI kepada DPR. Teten Masduki menilai, "jual-beli" pasal di DPR sudah termasuk lazim terjadi dalam proses sebuah paket RUU atau anggaran. "Saya pikir, hal seperti itu bukan problem di BI saja, bisa terjadi di mana saja dengan lembaga siapa saja," katanya kepada Anthony dari Gatra. BI menilai dokumen yang dipakai sebagai acuan dugaan suap tidak otentik. BI secara resmi juga membantah isi dokumen yang diserahlan ICW ke KPK itu. "Itu merupakan isu semata. Sederhana pengertian saya, karena dokumen yang beredar bukan dokumen yang otentik. Berbeda dengan dokumen yang dimiliki BI.
[Laporan Utama, Gatra Nomor 39 Beredar Kamis, 10 Agustus 2007] [ Print | Email ]
|
|
| |
|
|
|
 |
 |
| YANG HANGAT |
 |
| |
Walhi: Indonesia Belum Merdeka dari Bencana Ekologis Padang, 15 Agustus 2007 15:52 Walhi menilai, bangsa Indonesia belum merdeka dari ancaman bencana ekologis, disebabkan kerusakan lingkungan, terutama akibat degradasi hutan secara terus menerus. [ Print | Email ]
Bagir: Jabatan Hakim Adalah "Jabatan Diam" Jakarta, 15 Agustus 2007 15:00 Ketua MA Bagir Manan mengingatkan kepada para hakim agung yang baru dilantik bahwa jabatan hakim adalah jabatan diam; tidak membicarakan pekerjaannya ke publik. [ Print | Email ]
FKI-1 Dukung Siti Nurbaya Jadi Mendagri Jakarta, 15 Agustus 2007 14:48 Front Komunitas Indonesia Satu (FKI-1) mengusulkan nama Doktor Siti Nurbaya, mantan Sekjen Depdagri, menjadi Mendagri, menggantikan M. Ma'ruf yang sakit. [ Print | Email ]
Yusril Syuting Film Cheng Ho di Bangkok
Rossi Bantah Hindari Pajak
Chelsea Kontrak Alves 36 Juta Euro
Susu Onta Berkhasiat untuk Kanker dan Jantung
Produksi Beras 2010 Terancam Defisit 12 Juta Ton
|
|
Polisi Gunakan GPS, Lacak Perampok ATM Yogyakarta Yogyakarta, 15 Agustus 2007 14:40 Poltabes Kota Yogyakarta menggunakan GPS, untuk melacak pelarian kawanan perampok empat ATM dan kantor biro perjalanan Satriavi di Happy Land Medical Center. [ Print | Email ]
Menarik Minat Baca Perpustakaan Nasional Siapkan Laptop bagi Pengunjung Jakarta, 15 Agustus 2007 14:32 Perpustakaan Nasional melengkapi sejumlah perpustakaan kelilingnya dengan laptop, guna menarik perhatian para pembacanya, terutama kaum muda. [ Print | Email ]
KaBin Mengaku Tak Tahu Menahu Bukti Baru Kasus Munir Jakarta, 15 Agustus 2007 14:00 Kepala BIN Syamsir Siregar mengaku tidak tahu menahu soal bukti baru, yang menyebut kemungkinan dugaan keterlibatan BIN dalam kasus tewasnya Munir. [ Print | Email ]
Wartawan Pelapor Korupsi Tak Dilindungi UU
Perampok ATM Gunakan Senjata Api, Linggis dan Las
Depok, Kota Pertama yang Dikunjungi Gubernur Fauzi
Warga Lebak Terpaksa Minum Air Sungai
DPD Usul Calon Perseorangan Dalam Pilpres
|
|
 |
|
|